IAINPTKIAINPTK
Journal of Islamic LawJournal of Islamic LawArtikel ini menganalisis hukum negara yang mengatur ketentuan filiasi anak dan implikasinya terhadap hak pemeliharaan dan waris anak di Indonesia, Malaysia, dan Turki. Hal ini dipicu oleh fakta bahwa penetapan filiasi anak di ketiga negara tersebut tidak hanya mengadopsi ketentuan fikih secara tunggal, seperti beberapa negara Muslim di Timur Tengah, tetapi juga memperhitungkan nilai-nilai budaya dan hak asasi manusia. Oleh karena itu, artikel ini menggunakan pendekatan normatif-yuridis dengan melakukan analisis perbandingan terhadap hukum di ketiga negara tersebut. Penelitian ini menunjukkan bahwa hukum di ketiga negara tersebut membedakan filiasi anak berdasarkan status perkawinan orang tua: maternitas, paternitas biologis, dan paternitas nasab. Ketiga tipologi filiasi anak ini memiliki implikasi terhadap hak pemeliharaan dan waris. Hukum di ketiga negara menetapkan bahwa anak yang lahir dari perkawinan yang sah memiliki hak pemeliharaan dan waris dari kedua orang tua, sedangkan anak yang lahir dari perkawinan yang tidak tercatat atau tanpa ikatan perkawinan hanya memperoleh hak tersebut dari ibunya. Meskipun hukum di ketiga negara memberikan hak pemeliharaan dan waris anak tanpa ikatan perkawinan dari jalur ibu, beberapa keputusan yudisial di Indonesia dan Turki memberikan hak-hak tersebut dari kedua orang tua. Perbedaan dalam praktik peradilan di ketiga negara ini disebabkan oleh perbedaan sistem hukum dan mazhab fikih yang dianut. Dari ketiga negara yang diteliti, artikel ini menemukan bahwa hukum dan praktik peradilan di Indonesia dan Turki lebih akomodatif terhadap hak anak dibandingkan dengan di Malaysia.
Hukum nasional di Indonesia, Malaysia, dan Turki mengatur status filiasi anak berdasarkan tiga kondisi perkawinan.perkawinan sah (terdaftar), perkawinan tidak terdaftar, dan persatuan non-perkawinan.Kondisi ini menimbulkan perbedaan dalam filiasi anak (maternitas, paternitas biologis, dan paternitas nasab), yang pada gilirannya memiliki implikasi terhadap hak pemeliharaan dan waris yang diperoleh anak dari kedua orang tuanya.Hukum negara-negara tersebut menetapkan bahwa anak yang lahir dari perkawinan sah berhak atas pemeliharaan dan waris dari kedua orang tuanya.Sebaliknya, anak yang lahir dari perkawinan tidak terdaftar atau persatuan non-perkawinan hanya menerima hak-hak ini dari ibunya.Ada mekanisme dalam dua kondisi perkawinan terakhir bagi anak untuk memperoleh hak pemeliharaan dan waris dari ayahnya melalui proses hukum.Dalam ketiga negara tersebut, anak dari perkawinan tidak terdaftar dapat mengamankan hak pemeliharaan dan warisnya dari kedua orang tuanya melalui putusan pengadilan.Namun, terdapat disparitas yang signifikan dalam hak pemeliharaan dan waris anak dari persatuan non-perkawinan.Di Indonesia dan Turki, kedua orang tua diadili oleh pengadilan untuk memastikan hak anak, sedangkan di Malaysia tanggung jawab pemeliharaan dan waris hanya diberikan kepada ibu.Disparitas ini muncul dari praktik yudisial yang beragam di negara-negara tersebut, yang mengikuti sistem hukum dan mazhab fikih yang berbeda, yang mempengaruhi penentuan hak pemeliharaan dan waris anak.
Saran Penelitian Lanjutan:. . 1. Mengkaji lebih lanjut implikasi hukum dan sosial dari perbedaan dalam hak pemeliharaan dan waris anak di Indonesia, Malaysia, dan Turki, dengan mempertimbangkan faktor-faktor seperti budaya, agama, dan hak asasi manusia.. . 2. Melakukan studi komparatif tentang praktik yudisial dalam kasus filiasi anak di negara-negara tersebut, termasuk analisis mendalam tentang bagaimana perbedaan sistem hukum dan mazhab fikih mempengaruhi keputusan pengadilan.. . 3. Meneliti dan menganalisis dampak dari fatwa dan keputusan pengadilan yang memberikan hak pemeliharaan dan waris kepada anak dari persatuan non-perkawinan, serta implikasinya terhadap hak-hak anak dan peran negara dalam melindungi hak-hak tersebut.
- Child Filiation and Its Implications on Maintenance and Inheritance Rights: A Comparative Study of Regulations... doi.org/10.24260/jil.v5i1.2326Child Filiation and Its Implications on Maintenance and Inheritance Rights A Comparative Study of Regulations doi 10 24260 jil v5i1 2326
- Reconstruction of Different Religion Inheritance through Wajibah Testament | Jurnal Ilmiah Peuradeun.... journal.scadindependent.org/index.php/jipeuradeun/article/view/466Reconstruction of Different Religion Inheritance through Wajibah Testament Jurnal Ilmiah Peuradeun journal scadindependent index php jipeuradeun article view 466
- A COMPARATIVE STUDY OF THE ILLEGITIMATE CHILD TERM FROM SHARIAH AND MALAYSIA LEGAL PERSPECTIVE | Humanities... doi.org/10.18510/hssr.2020.8412A COMPARATIVE STUDY OF THE ILLEGITIMATE CHILD TERM FROM SHARIAH AND MALAYSIA LEGAL PERSPECTIVE Humanities doi 10 18510 hssr 2020 8412
| File size | 664.07 KB |
| Pages | 24 |
| DMCA | Report |
Related /
UIN WALISONGOUIN WALISONGO The results revealed that tapa is depicted as a systematic approach to self-discipline and moral refinement, with the objectives of attaining sastra cethaThe results revealed that tapa is depicted as a systematic approach to self-discipline and moral refinement, with the objectives of attaining sastra cetha
STIBASTIBA Penelitian ini menggunakan metode kepustakaan. Pengumpulan data dilakukan dengan menyusun sumber-sumber data primer dan data sekunder, selanjutnya mendiskusikannyaPenelitian ini menggunakan metode kepustakaan. Pengumpulan data dilakukan dengan menyusun sumber-sumber data primer dan data sekunder, selanjutnya mendiskusikannya
STIEBALIKPAPANSTIEBALIKPAPAN Penelitian ini mengungkap bahwa dalam pandangan Qutb, negara memiliki peran yang lebih dari sekadar pengawas, yaitu sebagai entitas yang bertanggung jawabPenelitian ini mengungkap bahwa dalam pandangan Qutb, negara memiliki peran yang lebih dari sekadar pengawas, yaitu sebagai entitas yang bertanggung jawab
UNIVET BANTARAUNIVET BANTARA Profil Pelajar Pancasila dalam hal ini berkaitan dengan enam indikator sesuai dengan Kurikulum Merdeka yakni beriman, bertakwa kepada Tuhan YME, dan berakhlakProfil Pelajar Pancasila dalam hal ini berkaitan dengan enam indikator sesuai dengan Kurikulum Merdeka yakni beriman, bertakwa kepada Tuhan YME, dan berakhlak
UMPOUMPO Hasil penelitian menunjukkan bahwa makna konsep negara Pancasila sebagai Darul Ahdi Wa Syahadah adalah sebagai pedoman pemikiran dan perilaku mengenaiHasil penelitian menunjukkan bahwa makna konsep negara Pancasila sebagai Darul Ahdi Wa Syahadah adalah sebagai pedoman pemikiran dan perilaku mengenai
IAINPTKIAINPTK Kewajiban memberi nafkah tetap menjadi tanggung jawab laki-laki sesuai kodrat penciptaannya, sehingga pembagian waris 2. Alternatif yang dapat diterapkanKewajiban memberi nafkah tetap menjadi tanggung jawab laki-laki sesuai kodrat penciptaannya, sehingga pembagian waris 2. Alternatif yang dapat diterapkan
IAIN LANGSAIAIN LANGSA Alasan diberlakukannya sistem kekeluargaan karena mayoritas masyarakat tidak memahami hukum mewaris secara totalitas dalam Islam. Kedua, Penerapan hukumAlasan diberlakukannya sistem kekeluargaan karena mayoritas masyarakat tidak memahami hukum mewaris secara totalitas dalam Islam. Kedua, Penerapan hukum
SCADINDEPENDENTSCADINDEPENDENT Agama dan hak asasi manusia dapat berdampingan jika prinsip hak asasi diterapkan secara universal. Penelitian ini menunjukkan pentingnya toleransi danAgama dan hak asasi manusia dapat berdampingan jika prinsip hak asasi diterapkan secara universal. Penelitian ini menunjukkan pentingnya toleransi dan
Useful /
POLINELAPOLINELA Kesimpulan penelitian adalah tepung daun belimbing wuluh dan enkapsulasi belimbing wuluh dapat digunakan di dalam pakan sebagai feed additive antibiotikKesimpulan penelitian adalah tepung daun belimbing wuluh dan enkapsulasi belimbing wuluh dapat digunakan di dalam pakan sebagai feed additive antibiotik
SCADINDEPENDENTSCADINDEPENDENT Seni Islam perlu ditingkatkan untuk memulihkan semangat keislaman masyarakat Aceh. Motivasi seni Islam seperti rebana, nasyid, dan tari Saman bisa mengurangiSeni Islam perlu ditingkatkan untuk memulihkan semangat keislaman masyarakat Aceh. Motivasi seni Islam seperti rebana, nasyid, dan tari Saman bisa mengurangi
SCADINDEPENDENTSCADINDEPENDENT Dalam beberapa dekade terakhir, proses (pasca)modernisasi telah meningkatkan pentingnya isu kualitas hidup dan kebijakan terkait, yang mengakibatkan semakinDalam beberapa dekade terakhir, proses (pasca)modernisasi telah meningkatkan pentingnya isu kualitas hidup dan kebijakan terkait, yang mengakibatkan semakin
SCADINDEPENDENTSCADINDEPENDENT Reformasi pendidikan Islam sangat diperlukan untuk mengatasi kelemahan filosofis dan operasional. Penerapan epistemologi Islam yang theo-anthropocentrik,Reformasi pendidikan Islam sangat diperlukan untuk mengatasi kelemahan filosofis dan operasional. Penerapan epistemologi Islam yang theo-anthropocentrik,