USUUSU

Indonesian Journal of Pharmaceutical and Clinical Research (Indonesian Journal of Pharmaceutical and Clinical Research (

Demam tifoid, infeksi akibat Salmonella typhi, merupakan masalah kesehatan endemik di Indonesia dengan estimasi 11-20 juta kasus global per tahun. Pengobatan primer melibatkan antibiotik, namun penggunaan irasional dapat menyebabkan resistansi bakteri dan komplikasi. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi kerasionalan penggunaan antibiotik pada pasien demam tifoid di Rumah Sakit TK IV 02.07.04 Bandar Lampung tahun 2023 menggunakan metode Gyssens. Studi observasional analitik dengan desain cross-sectional ini menggunakan sampel 121 rekam medik pasien demam tifoid tahun 2023, dipilih melalui purposive sampling berdasarkan kriteria inklusi. Data dianalisis secara deskriptif dengan metode Gyssens untuk mengkategorikan kerasionalan antibiotik (kategori 0-VI), diolah menggunakan Microsoft Excel. Sebanyak 71% pasien laki-laki, 83% berusia 20-35 tahun, dan 69% berat badan 61-90 kg. Antibiotik seftriakson diberikan pada 100% pasien, dengan dosis 1 gram setiap 12 jam (98%) dan durasi 5-6 hari (76%). Evaluasi Gyssens menunjukkan 75% penggunaan rasional (kategori 0), sementara 25% tidak rasional, termasuk 24% durasi terlalu singkat (kategori IIIB) dan 1% dosis tidak tepat (kategori IIA). Penggunaan seftriakson selaras dengan Pedoman PMK No. 28 Tahun 2021, tetapi penyimpangan pada durasi <5 hari dan frekuensi dosis rendah menimbulkan irasionalitas. Faktor risiko lebih tinggi pada laki-laki akibat aktivitas luar ruangan dan higiene rendah. Temuan ini menekankan perlunya pengawasan ketat untuk mengurangi resistansi dan optimalisasi terapi. Mayoritas penggunaan antibiotik pada pasien demam tifoid rasional (75%), tetapi 25% tidak rasional karena durasi dan dosis tidak sesuai pedoman. Rekomendasi termasuk peningkatan kepatuhan terhadap PMK No. 28 Tahun 2021 serta edukasi higiene untuk pencegahan dan pengendalian resistansi bakteri.

Mayoritas penggunaan antibiotik pada pasien demam tifoid rasional (75%), tetapi 25% tidak rasional karena durasi dan dosis tidak sesuai pedoman.Penggunaan seftriakson umumnya sesuai dengan pedoman Kementerian Kesehatan, namun penyimpangan pada durasi pengobatan kurang dari lima hari dan frekuensi dosis rendah menyebabkan irasionalitas.Peningkatan kepatuhan terhadap pedoman nasional dan edukasi higiene diperlukan untuk meminimalkan resistansi antimikroba dan meningkatkan hasil terapi.

Penelitian lanjutan dapat fokus pada dampak pendidikan masyarakat terhadap kepatuhan penggunaan antibiotik sesuai pedoman. Selain itu, studi perbandingan efektivitas regimen antibiotik alternatif (seperti cefotaxime) pada pasien demam tifoid juga relevan. Terakhir, penelitian tentang faktor genetik atau biomarker yang memengaruhi respons pasien terhadap ceftriaxone bisa menjadi arah studi baru untuk memperbaiki pengelolaan terapi.

  1. Article Review : Relationship of Age With Tyfoid Fever | Journal of Pharmaceutical and Sciences. article... journal-jps.com/new/index.php/jps/article/view/11Article Review Relationship of Age With Tyfoid Fever Journal of Pharmaceutical and Sciences article journal jps new index php jps article view 11
  2. EVALUASI PENGGUNAAN ANTIBIOTIK PADA PASIEN DEMAM TIFOID DI RUMAH SAKIT X SWASTA BEKASI PADA TAHUN 2020... jmk.stikesmitrakeluarga.ac.id/index.php/jmk/article/view/138EVALUASI PENGGUNAAN ANTIBIOTIK PADA PASIEN DEMAM TIFOID DI RUMAH SAKIT X SWASTA BEKASI PADA TAHUN 2020 jmk stikesmitrakeluarga ac index php jmk article view 138
  3. Karakteristik Pasien Demam Tifoid Di Rumah Sakit Ibnu Sina Makassar | Wal'afiat Hospital Journal.... whj.umi.ac.id/index.php/whj/article/view/82Karakteristik Pasien Demam Tifoid Di Rumah Sakit Ibnu Sina Makassar Walafiat Hospital Journal whj umi ac index php whj article view 82
  4. EVALUASI PENGGUNAAN ANTIBIOTIK PADA PASIEN DEMAM TIFOID DENGAN METODE ATC/DDD DI RSI PKU MUHAMMADIYAH... journal.admi.or.id/index.php/JUKEKE/article/view/885EVALUASI PENGGUNAAN ANTIBIOTIK PADA PASIEN DEMAM TIFOID DENGAN METODE ATC DDD DI RSI PKU MUHAMMADIYAH journal admi index php JUKEKE article view 885
Read online
File size573.07 KB
Pages6
DMCAReport

Related /

ads-block-test