PURIFIKASIPURIFIKASI

Jurnal PurifikasiJurnal Purifikasi

Evaluasi unit operasi dan unir proses IPLT Keputih perlu dilakukan, guna menunjang tingkat pelayanan IPLT Keputih. Pengujian karakteristik lumpur yang masuk ke IPLT dilakukan dengan melakukan pengujian di laboratorium terkait parameter pH, BOD, COD, TSS, TVS, TFS, N, P, minyak, lemak serta uji SVI. Sampel yang diambil dari beberapa tempat, yaitu berasal dari non tinja seperti Sentra Wisata Kuliner, Rusunawa, Sentra Pasar Ikan, Fasilitas Kesehatan, Mall dan Restoran. Sedangkan untuk lumpur tinja diambil dari masing-masing unit pengolahan di IPLT Keputih. Berdasarkan karakteristik masing-masing beban pencemar, yaitu berasal lumpur non tinja dan tinja mengindikasikan beban yang cukup besar. Beban lumpur sendiri yang didapatkan dari Rusunawa mengindikasikan bahwa lumpur masih tergolong segar, belum ada degradasi yang terjadi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa karakteristik lumpur tinja dari masing-masing unit pengolahan IPLT Keputih masih melebihi baku mutu yang berlaku, seperti TSS, COD, BOD, minyak dan lemak, total N, dan total P. Besarnya beban pencemar yang masuk ke IPLT Keputih yang bukan hanya dari lumpur tinja, namun juga lumpur non tinja mengakibatkan beban pengolahan yang tidak sesuai idle capacity unit pengolahan di IPLT Keputih.

- IPLT Keputih menerima lumpur tinja dan lumpur non tinja yang terdiri dari beberapa jenis lumpur.Lumpur tersebut berasal dari IPAL restoran, IPAL Restoran IPAL SWK, IPAL rumah sakit/ fasilitas kesehatan, IPAL pasar ikan, IPAL mall/ pusat perbelanjaan, lainnya.Berdasarkan uji dan karakteristik lumpur cair yang dilakukan pada 5 jenis lumpur cair yang masuk ke IPLT Keputih dalam kurun waktu terdekat setelah pencatatan debit menunjukkan bahwa paremeter lumpur menunjukkan nilai yang cenderung tinggi.Beban pencemar yang masuk ke IPLT Keputih menjadi beban lebih berat.Sehingga perhitungan pengolahan di setiap unit proses IPLT Keputih menjadi penting guna untuk mengevalusi performa unit pengolahan.

Untuk meningkatkan kinerja IPLT Keputih, perlu dilakukan evaluasi dan perhitungan beban pengolahan di setiap unit proses. Hal ini penting untuk memastikan bahwa kapasitas unit pengolahan sesuai dengan beban pencemar yang masuk. Selain itu, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengoptimalkan proses pengolahan lumpur tinja dan non tinja, serta mengevaluasi performa unit pengolahan secara berkala. Dengan demikian, IPLT Keputih dapat memberikan pelayanan yang lebih baik dan efisien dalam menangani masalah sanitasi di Kota Surabaya.

Read online
File size218.01 KB
Pages8
DMCAReport

Related /

ads-block-test