UNRAMUNRAM

ALEXANDRIA (Journal of Economics, Business, & Entrepreneurship)ALEXANDRIA (Journal of Economics, Business, & Entrepreneurship)

Pakaian bekas adalah produk yang sangat populer di kalangan konsumen Indonesia. Dengan meningkatnya konsumsi pakaian bekas, perhatian banyak akademisi dan pengusaha terhadap fenomena ini semakin besar. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi keputusan pembelian konsumen terhadap pakaian bekas. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif, di mana pengumpulan data dilakukan melalui observasi dan wawancara dengan enam konsumen. Data dianalisis menggunakan metode analisis konten. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa setidaknya ada tiga aspek yang mendorong konsumen untuk melakukan pembelian, yaitu aspek produk (harga, kualitas, dan ketersediaan produk), aspek pribadi (selera mode, harapan harga, dan kemampuan untuk meminimalkan risiko), dan aspek sosial (rekomendasi). Hasil penelitian ini dapat menjadi dasar bagi pengusaha pakaian bekas untuk membuat strategi pemasaran yang lebih berorientasi pada konsumen; misalnya, jika konsumen sebagian besar adalah mahasiswa yang lebih sensitif terhadap harga, maka strategi dapat difokuskan pada harga daripada aspek lainnya. Demikian pula, dengan temuan dari aspek-aspek lain, strategi lain dapat dikembangkan berdasarkan temuan tersebut.

Pembelian pakaian bekas semakin populer dan menjadi tren yang diminati banyak orang, terutama di Mataram.Thrifting merupakan alternatif pakaian yang terkait dengan produk bekas yang menawarkan kualitas tinggi dengan harga yang lebih terjangkau.Ketika konsumen membeli produk thrifting, mereka mengabaikan paradigma kata bekas atau secondhand.Jadi, konsumen yang membeli pakaian bekas masih merasa mereka membeli pakaian baru, terutama mereka yang membeli di Pasar Karang Sukun.Keputusan umum untuk membeli pakaian bekas didasarkan pada beberapa pertimbangan utama, yaitu harga, kualitas, ketersediaan, dan selera.Sementara itu, aspek produk, pribadi, dan sosial memengaruhi proses pengambilan keputusan pembelian.Sehingga konsumen merasa kebutuhan mereka terpenuhi dan puas dengan keputusan pembelian mereka.

Penelitian lanjutan dapat fokus pada faktor psikologis seperti kebiasaan belanja atau kecenderungan konsumen untuk menghindari risiko dalam membeli pakaian bekas. Selain itu, penting untuk mengeksplorasi bagaimana keberlanjutan lingkungan memengaruhi keputusan pembelian, terutama di kalangan generasi muda yang semakin peduli dengan isu ekologis. Penelitian juga bisa menggabungkan teknologi, seperti penggunaan aplikasi atau platform digital untuk meningkatkan efisiensi dan keamanan dalam proses pembelian pakaian bekas.

  1. PENGARUH PENGETAHUAN LABEL HALAL DAN KESADARAN MEREK TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN KOSMETIK MELALUI REKOMENDASI... doi.org/10.37567/shar-e.v7i1.402PENGARUH PENGETAHUAN LABEL HALAL DAN KESADARAN MEREK TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN KOSMETIK MELALUI REKOMENDASI doi 10 37567 shar e v7i1 402
Read online
File size409.61 KB
Pages5
DMCAReport

Related /

ads-block-test