PUBLINEPUBLINE

Primary Journal of Multidisciplinary ResearchPrimary Journal of Multidisciplinary Research

Daya saing produk pertanian lokal merupakan faktor kunci dalam mendukung keberlanjutan sektor agribisnis, terutama di daerah pedesaan yang mayoritas masyarakatnya bergantung pada aktivitas pertanian. Penelitian ini bertujuan menganalisis daya saing produk pertanian lokal dan mengidentifikasi faktor yang memengaruhi peningkatan daya saing dalam mendukung pengembangan agribisnis berkelanjutan. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan analisis kualitatif untuk memahami kondisi lapangan. Hasil menunjukkan bahwa daya saing dipengaruhi oleh kualitas produk, efisiensi produksi, akses pasar, dan infrastruktur pertanian. Produk dengan kualitas tinggi lebih kompetitif, tetapi tantangan seperti adopsi teknologi modern, modal pertanian, dan sistem distribusi yang lemah mengurangi daya saing. Institusi petani seperti koperasi dan kelompok tani berkontribusi signifikan dalam meningkatkan posisi tawar, sementara integrasi teknologi digital meningkatkan efisiensi rantai pasok. Dalam konteks keberlanjutan, pengembangan agribisnis lokal harus mempertimbangkan aspek lingkungan, sosial, dan ekonomi. Kesimpulan menyatakan bahwa peningkatan daya saing tidak hanya bergantung pada aspek produksi tetapi juga penguatan institusi, inovasi teknologi, dan kebijakan pemerintah yang mendukung petani skala kecil.

Daya saing produk pertanian lokal sangat penting untuk mendukung agribisnis berkelanjutan di pedesaan.Produk yang memenuhi standar kualitas, memiliki konsistensi produksi, dan didukung sistem distribusi yang baik lebih mudah bersaing.Faktor seperti akses pasar, infrastruktur, dan adopsi teknologi modern sangat berpengaruh.Keterbatasan modal, teknologi, dan sistem pemasaran masih menjadi kendala utama.Peran lembaga petani seperti koperasi dan kelompok tani membantu meningkatkan posisi tawar.Pemanfaatan teknologi digital meningkatkan efisiensi dan perluasan jaringan distribusi.Peningkatan daya saing tidak hanya bergantung pada produksi tetapi juga penguatan institusi, inovasi teknologi, dan kebijakan pemerintah yang berkelanjutan.

Penelitian lanjutan dapat mengembangkan program pelatihan digital untuk meningkatkan adopsi teknologi oleh petani kecil, yang berpotensi meningkatkan efisiensi dan akses pasar. Selain itu, studi tentang dampak praktik pertanian berkelanjutan terhadap daya saing produk lokal di berbagai wilayah dapat memberikan wawasan baru untuk kebijakan pengembangan agribisnis. Terakhir, penelitian tentang peran organisasi petani dalam memperkuat kemitraan dengan pihak swasta untuk meningkatkan kapasitas pasar dan distribusi produk pertanian dapat menjadi arah studi yang relevan.

Read online
File size804.29 KB
Pages5
DMCAReport

Related /

ads-block-test