JOURNAL GABSJOURNAL GABS

Global Advances in Business StudiesGlobal Advances in Business Studies

Studi ini menganalisis pengaruh aliran wisatawan terhadap efisiensi teknis murni infrastruktur kesehatan dan energi kritis di Angola dari 2013 hingga 2023. Model DEA-VRS (Data Envelopment Analysis-Variable Returns of Scale) dan koefisien Spearman digunakan sebagai alat analisis pendukung. Setiap tahun dianggap sebagai unit pengambilan keputusan (DMU) yang berbeda untuk meningkatkan kekuatan diskresioner dalam garis efisien yang dihasilkan. Variabel yang dianalisis meliputi: rumah sakit publik dan produksi energi (input), penginapan semalam oleh wisatawan asing dan pekerjaan di sektor pariwisata (output), serta aliran wisatawan sebagai variabel kontrol utama dalam seluruh analisis. Temuan utama menunjukkan bahwa antara 2013 dan 2023, tidak ada korelasi signifikan antara aliran pariwisata internasional dan efisiensi teknis murni infrastruktur kesehatan dan energi kritis di Angola, menunjukkan bahwa kinerja teknis terutama ditentukan oleh skala operasional, bukan intensitas permintaan pariwisata. Dengan demikian, disimpulkan bahwa pariwisata bukan merupakan penentu langsung efisiensi teknis infrastruktur yang dianalisis, menunjukkan kebutuhan untuk mengeksplorasi mekanisme tidak langsung yang memengaruhi kinerjanya, seperti investasi komplementer atau ekonomi skala.

Studi ini menemukan bahwa tidak ada korelasi signifikan antara aliran wisatawan internasional dan efisiensi teknis murni infrastruktur kesehatan dan energi kritis di Angola selama periode 2013-2023.Hasil ini menunjukkan bahwa kinerja teknis terutama dipengaruhi oleh skala operasional, bukan intensitas permintaan pariwisata.Selain itu, temuan ini menegaskan bahwa perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk memahami mekanisme tidak langsung yang memengaruhi efisiensi infrastruktur, seperti investasi tambahan atau skala ekonomi.Rekomendasi untuk meningkatkan efisiensi infrastruktur pariwisata dapat mencakup strategi integrasi sektoral dan kebijakan koordinasi antara pariwisata dan layanan publik.

Berdasarkan temuan studi ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat dikembangkan. Pertama, penelitian dapat mengeksplorasi pengaruh faktor eksternal seperti kebijakan promosi pariwisata dan ketersediaan infrastruktur terhadap efisiensi teknis infrastruktur kritis di berbagai provinsi Angola. Kedua, penelitian dapat mengkaji hubungan antara investasi komplementer, seperti pengembangan energi terbarukan, dengan peningkatan efisiensi infrastruktur kesehatan dan energi. Ketiga, analisis perbandingan antara Angola dengan negara-negara lain yang memiliki struktur pariwisata serupa dapat dilakukan untuk mengidentifikasi praktik terbaik yang dapat diterapkan. Penelitian-penelitian ini akan membantu memperluas pemahaman tentang dinamika efisiensi infrastruktur pariwisata dan memberikan dasar untuk kebijakan yang lebih efektif.

  1. Tourist flow and pure technical efficiency of critical infrastructure in Angola: A data envelopment approach... doi.org/10.55584/Gabs.005.02.1Tourist flow and pure technical efficiency of critical infrastructure in Angola A data envelopment approach doi 10 55584 Gabs 005 02 1
Read online
File size185.74 KB
Pages11
DMCAReport

Related /

ads-block-test