SARI MUTIARASARI MUTIARA
JURNAL HEALTH REPRODUCTIVEJURNAL HEALTH REPRODUCTIVEArtikel ini bertujuan untuk memahami berbagai faktor yang mempengaruhi keputusan wanita menikah yang tidak melakukan tes Pap Smear di SMPN 20 Pontianak Utara, Kalimantan Barat. Penelitian ini menggunakan pendekatan studi kasus kualitatif dengan lima informan yang menikah tetapi tidak melakukan Pap Smear. Hasil penelitian menunjukkan bahwa alasan utama wanita tidak melakukan Pap Smear adalah rasa malu. Alasan lainnya termasuk trauma atau ketakutan, kurangnya dukungan dari lingkungan, biaya mahal, dan kurangnya pengetahuan tentang prosedur Pap Smear. Penelitian ini menekankan pentingnya pendidikan kesehatan yang rutin oleh tenaga kesehatan untuk meningkatkan kesadaran tentang Pap Smear, terutama di kalangan wanita menikah.
Pemeriksaan Pap Smear adalah deteksi dini kanker serviks yang disebabkan oleh virus HPV.Fakta di masyarakat menunjukkan bahwa insiden tinggi kanker serviks disebabkan oleh tingkat kesadaran wanita yang tidak ingin melakukan tes Pap Smear.Pemeriksaan Pap Smear sangat penting bagi kesehatan pribadi wanita menikah.Dukungan dari kerabat dekat, lingkungan sehari-hari, dan tempat kerja sangat diperlukan untuk mendorong wanita menikah melakukan Pap Smear.Penelitian ini menyimpulkan bahwa untuk meningkatkan kesadaran tentang Pap Smear, diperlukan pendidikan kesehatan yang rutin dan pendekatan personal yang membangun kepercayaan diri wanita menikah.
Untuk meningkatkan kesadaran tentang Pap Smear, diperlukan pendekatan personal yang membangun kepercayaan diri wanita menikah. Selain itu, penting untuk menyediakan informasi yang akurat dan lengkap tentang prosedur Pap Smear, termasuk lokasi dan biaya yang diperlukan. Kampanye kesehatan yang lebih intensif dan melibatkan tenaga kesehatan dapat membantu meningkatkan kesadaran dan motivasi wanita menikah untuk melakukan Pap Smear. Penelitian lanjutan dapat fokus pada pengembangan strategi intervensi yang efektif untuk mengatasi hambatan psikologis dan sosial yang dihadapi wanita menikah dalam melakukan Pap Smear.
| File size | 275.73 KB |
| Pages | 10 |
| DMCA | Report |
Related /
SARI MUTIARASARI MUTIARA Hasil ini menerangkan adanya perbedaan signifikan antara skor pengetahuan dan efikasi diri pada pretest dan posttest. Kesimpulan: ada pengaruh ELANA (EdukasiHasil ini menerangkan adanya perbedaan signifikan antara skor pengetahuan dan efikasi diri pada pretest dan posttest. Kesimpulan: ada pengaruh ELANA (Edukasi
UNISKA BJMUNISKA BJM Populasi penelitian adalah seluruh wanita usia subur di wilayah kerja UPTD Puskesmas Martapura Timur sebanyak 6. 826 orang dengan sampel sebanyak 99 respondenPopulasi penelitian adalah seluruh wanita usia subur di wilayah kerja UPTD Puskesmas Martapura Timur sebanyak 6. 826 orang dengan sampel sebanyak 99 responden
STIESTIE Analisis statistik mendukung adanya korelasi signifikan antara pengetahuan, sikap, dan upaya pencegahan gangguan pernapasan. Disarankan penelitian lanjutanAnalisis statistik mendukung adanya korelasi signifikan antara pengetahuan, sikap, dan upaya pencegahan gangguan pernapasan. Disarankan penelitian lanjutan
STIESTIE Ada hubungan antara ventilasi rumah dengan risiko kejadian penyakit ISPA pada balita di sekitar wilayah tempat pembuangan akhir sampah (TPA) TamangapaAda hubungan antara ventilasi rumah dengan risiko kejadian penyakit ISPA pada balita di sekitar wilayah tempat pembuangan akhir sampah (TPA) Tamangapa
STIESTIE Besar sampel 40 WUS di Perumahan Rawa Indah Penajam. Hasil: sebagian besar responden memiliki tingkat pengetahuan tentang pemeriksaan pap smear dalam kategoriBesar sampel 40 WUS di Perumahan Rawa Indah Penajam. Hasil: sebagian besar responden memiliki tingkat pengetahuan tentang pemeriksaan pap smear dalam kategori
STIESTIE Hubungan kedua metode pembelajaran simulasi dan belajar mandiri dengan hasil evaluasi belajar Asuhan Intranatal Care (INC) sebesar 0,796 (kuat). PenelitianHubungan kedua metode pembelajaran simulasi dan belajar mandiri dengan hasil evaluasi belajar Asuhan Intranatal Care (INC) sebesar 0,796 (kuat). Penelitian
STIESTIE Terdapat pengaruh antara patient experience pada variabel kontrol rasa nyeri terhadap pelaksanaan patient safety di Ruang Rawat Inap Rumah Sakit BhayangkaraTerdapat pengaruh antara patient experience pada variabel kontrol rasa nyeri terhadap pelaksanaan patient safety di Ruang Rawat Inap Rumah Sakit Bhayangkara
PANCABHAKTIPANCABHAKTI Program KB bertujuan untuk memenuhi keperluan masyarakt akan pelayanan KB dan kesehatan reproduksi dalam rangka membengun keluarga kecil berkualitas. TujuanProgram KB bertujuan untuk memenuhi keperluan masyarakt akan pelayanan KB dan kesehatan reproduksi dalam rangka membengun keluarga kecil berkualitas. Tujuan
Useful /
SARI MUTIARASARI MUTIARA Pendidikan kesehatan tidak cukup hanya melalui informasi tertulis atau ceramah, tetapi memerlukan metode dan media yang tepat agar pengetahuan masyarakatPendidikan kesehatan tidak cukup hanya melalui informasi tertulis atau ceramah, tetapi memerlukan metode dan media yang tepat agar pengetahuan masyarakat
SARI MUTIARASARI MUTIARA Latar belakang: Terapi komplementer yang diberikan pada ibu hamil dalam penelitian ini yaitu gabungan dari Pilates dan Hipnoterapi, penggunaan terapi komplementerLatar belakang: Terapi komplementer yang diberikan pada ibu hamil dalam penelitian ini yaitu gabungan dari Pilates dan Hipnoterapi, penggunaan terapi komplementer
UNISKA BJMUNISKA BJM Di Puskesmas Padurenan terdapat 25 RW, dengan jumlah ibu hamil 994. Angka rujukan di Puskesmas Padurenan sebesar 120 orang, diagnosa hiperemisis menjadiDi Puskesmas Padurenan terdapat 25 RW, dengan jumlah ibu hamil 994. Angka rujukan di Puskesmas Padurenan sebesar 120 orang, diagnosa hiperemisis menjadi
UNWIRUNWIR Fungsi dari adanya penuturan paribasa Sunda (pangjurung laku hadé) yang dilakukan oleh masyarakat, khususnya masyarakat Sunda, adalah sebagai sistem proyeksiFungsi dari adanya penuturan paribasa Sunda (pangjurung laku hadé) yang dilakukan oleh masyarakat, khususnya masyarakat Sunda, adalah sebagai sistem proyeksi