SARI MUTIARASARI MUTIARA
JURNAL HEALTH REPRODUCTIVEJURNAL HEALTH REPRODUCTIVELatar belakang: Hubungan seksual pranikah merupakan persoalan serius karena kecenderungannya terus meningkat seiring dengan bertambahnya toleransi masyarakat terhadap perilaku tersebut. Tujuan: Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh pendidikan kesehatan dengan metode peer group terhadap pengetahuan dan sikap remaja mengenai kesehatan reproduksi. Metode: Penelitian menggunakan desain eksperimental dengan rancangan pretest-posttest control group design. Analisis menggunakan uji Wilcoxon menunjukkan adanya pengaruh pendidikan kesehatan metode peer group terhadap pengetahuan (p-value = 0,000 < α = 0,05) dan sikap (p-value = 0,017 < α = 0,05) remaja mengenai kesehatan reproduksi. Pendekatan kelompok sebaya memperkuat interaksi kelompok, memperlancar komunikasi, dan mendorong perubahan sikap siswa terkait kesehatan reproduksi. Pertukaran pendapat juga berlangsung lebih terbuka karena peserta merasa lebih nyaman dan tidak terlalu malu untuk bertanya.
Sebelum pendidikan kesehatan diberikan, sebagian besar responden memiliki pengetahuan dalam kategori kurang, yaitu 23 responden (47,9%), dan sikap dalam kategori negatif, yaitu 28 responden (58,3%).Setelah pendidikan kesehatan dengan metode peer group, proporsi terbesar responden memiliki pengetahuan kategori cukup, sebanyak 27 responden (56,3%), serta sikap positif, sebanyak 26 responden (54,2%).Hasil penelitian menunjukkan adanya pengaruh pendidikan kesehatan metode peer group terhadap pengetahuan (p = 0,000 < α = 0,05) dan sikap (p-value = 0,017 < α = 0,05) remaja mengenai kesehatan reproduksi.
Penelitian ini menunjukkan potensi besar metode peer group dalam meningkatkan pengetahuan dan sikap remaja putri mengenai kesehatan reproduksi, membuka jalan bagi studi lanjutan yang lebih mendalam. Pertama, untuk menguatkan bukti efektivitas, disarankan agar penelitian mendatang mengadopsi desain eksperimental murni dengan menyertakan kelompok kontrol, sehingga perbandingan dampak dapat dilakukan secara lebih akurat, sekaligus menyelidiki keberlanjutan perubahan pengetahuan dan sikap dalam jangka panjang melalui pengukuran ulang beberapa bulan pasca-intervensi. Kedua, sangat penting untuk memahami secara spesifik faktor-faktor dalam dinamika kelompok sebaya yang berkontribusi paling signifikan terhadap perubahan positif ini, seperti peran fasilitator, pengaruh pemimpin informal, atau pola komunikasi yang paling efektif dalam membahas topik sensitif. Studi kualitatif atau metode campuran bisa memberikan wawasan mendalam tentang mekanisme internal yang membuat pendekatan ini berhasil, termasuk bagaimana norma sosial dan lingkungan yang nyaman memfasilitasi pertukaran informasi yang akurat. Ketiga, karena penelitian ini terbatas pada remaja putri di satu lokasi, ekspansi cakupan populasi sangat direkomendasikan, dengan melibatkan remaja putra atau kelompok campuran dari berbagai latar belakang sosio-ekonomi dan geografis. Ini akan membantu menguji generalisasi metode peer group dan mengidentifikasi potensi adaptasi yang diperlukan agar pendidikan kesehatan reproduksi dapat diimplementasikan secara lebih luas dan efektif di seluruh spektrum masyarakat Indonesia.
| File size | 260.59 KB |
| Pages | 7 |
| DMCA | Report |
Related /
SANAGUSTINSANAGUSTIN banyak mahasiswa mampu mengidentifikasi konsep dan rumus yang benar tetapi masih menghasilkan jawaban akhir yang salah karena kesalahan konversi unit.banyak mahasiswa mampu mengidentifikasi konsep dan rumus yang benar tetapi masih menghasilkan jawaban akhir yang salah karena kesalahan konversi unit.
SARI MUTIARASARI MUTIARA Tummy time exercise merupakan sebuah latihan penumpuan berat badan dengan memposisikan bayi dalam posisi tengkurap. Tujuan penelitian ini adalah untukTummy time exercise merupakan sebuah latihan penumpuan berat badan dengan memposisikan bayi dalam posisi tengkurap. Tujuan penelitian ini adalah untuk
SARI MUTIARASARI MUTIARA Kualitas konseling yang baik dapat meningkatkan pemahaman akseptor tentang kelebihan dan kekurangan alat kontrasepsi yang digunakan. Hal ini penting untukKualitas konseling yang baik dapat meningkatkan pemahaman akseptor tentang kelebihan dan kekurangan alat kontrasepsi yang digunakan. Hal ini penting untuk
KALBISKALBIS Namun, masyarakat belum banyak yang mengenal produk JHC. Untuk mengatasi masalah ini, diterapkan strategi manajemen public relations dengan tujuan membangunNamun, masyarakat belum banyak yang mengenal produk JHC. Untuk mengatasi masalah ini, diterapkan strategi manajemen public relations dengan tujuan membangun
OPENCOMSERVOPENCOMSERV Pengembangan wisata halal di Kampung Wisata Purbayan mengintegrasikan struktur, aturan, norma, dan rutinitas yang membentuk identitas pariwisata berbasisPengembangan wisata halal di Kampung Wisata Purbayan mengintegrasikan struktur, aturan, norma, dan rutinitas yang membentuk identitas pariwisata berbasis
AKESRUSTIDAAKESRUSTIDA Metode penelitian ini adalah studi observasional cross-sectional, teknik pengambilan sampel total sampling, responden sebesar 52 pasien kanker serviksMetode penelitian ini adalah studi observasional cross-sectional, teknik pengambilan sampel total sampling, responden sebesar 52 pasien kanker serviks
RENACIPTAMANDIRIRENACIPTAMANDIRI Analisis statistik dengan tingkat signifikansi 95% menunjukkan nilai p (0,000) < α (0,05), sehingga H0 ditolak. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa adaAnalisis statistik dengan tingkat signifikansi 95% menunjukkan nilai p (0,000) < α (0,05), sehingga H0 ditolak. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa ada
POLTEKKES JOGJAPOLTEKKES JOGJA Kebiasaan masyarakat Indonesia dalam mencuci tangan pakai sabun (CTPS) masih tergolong rendah. Padahal CTPS adalah salah satu cara paling efektif untukKebiasaan masyarakat Indonesia dalam mencuci tangan pakai sabun (CTPS) masih tergolong rendah. Padahal CTPS adalah salah satu cara paling efektif untuk
Useful /
SARI MUTIARASARI MUTIARA Upaya pencegahan stunting sangat dipengaruhi oleh keberhasilan edukasi gizi. Keberhasilan edukasi tersebut sangat bergantung pada media yang digunakan.Upaya pencegahan stunting sangat dipengaruhi oleh keberhasilan edukasi gizi. Keberhasilan edukasi tersebut sangat bergantung pada media yang digunakan.
SARI MUTIARASARI MUTIARA Ada hubungan antara usia, paritas, pengetahuan, dan sikap pada ibu hamil di Puskesmas Kecamatan Kalideres terhadap anemia gravidarum. Faktor yang palingAda hubungan antara usia, paritas, pengetahuan, dan sikap pada ibu hamil di Puskesmas Kecamatan Kalideres terhadap anemia gravidarum. Faktor yang paling
UGPUGP Ciri‑ciri reproduksi udang jantan yaitu petasma berada di antara kaki jalan dengan memiliki DKP,URP,BTO, PPS, CPS, PRP dan DTS lebih besar dan reproduksiCiri‑ciri reproduksi udang jantan yaitu petasma berada di antara kaki jalan dengan memiliki DKP,URP,BTO, PPS, CPS, PRP dan DTS lebih besar dan reproduksi
SARI MUTIARASARI MUTIARA Tujuan: menganalisis hubungan antara faktor-faktor yang mempengaruhi ketidakpatuhan ibu hamil dalam mengonsumsi tablet besi dan hubungannya dengan kejadianTujuan: menganalisis hubungan antara faktor-faktor yang mempengaruhi ketidakpatuhan ibu hamil dalam mengonsumsi tablet besi dan hubungannya dengan kejadian