UMNUUMNU

Jurnal Moderasi OlahragaJurnal Moderasi Olahraga

Kegiatan ekstrakurikuler memiliki peran strategis dalam pengembangan karakter dan penguatan kompetensi siswa, terutama di sekolah Muhammadiyah yang memprioritaskan kegiatan ini sebagai bagian dari misi pendidikan dan pengembangan kader. Namun, implementasi Tapak Suci di berbagai sekolah masih menghadapi tantangan, termasuk kurangnya kurikulum standar, yang menyebabkan variasi kualitas pelatihan, hasil yang tidak konsisten, dan evaluasi terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk merumuskan arah dalam merekonstruksi kurikulum Tapak Suci Pencak Silat sebagai bagian dari kegiatan ekstrakurikuler di sekolah Muhammadiyah. Metode yang digunakan adalah tinjauan literatur sistematis dengan pelaporan sesuai PRISMA 2020. Pencarian dilakukan melalui Google Scholar, PubMed, Garuda, dan SINTA, serta tambahan pencarian di Semantic Scholar. Hasil analisis menunjukkan bahwa merekonstruksi kurikulum Tapak Suci memerlukan penguatan secara sistematis fondasi filosofis, sosial, psikologis, sejarah, dan hukumnya. Rekonstruksi juga perlu menekankan integrasi nilai-nilai Islam dan prinsip pendidikan Muhammadiyah ke dalam tujuan, struktur materi bertingkat, strategi pembelajaran, dan evaluasi pencapaian. Penelitian ini merekomendasikan pengembangan kurikulum Tapak Suci yang terdokumentasi untuk mendukung implementasi yang konsisten, memperkuat identitas Muhammadiyah, dan mengoptimalkan pengembangan karakter siswa.

Penelitian ini memastikan bahwa kegiatan ekstrakurikuler di sekolah diatur secara hukum dalam kerangka sistem pendidikan nasional.Tapak Suci, sebagai kegiatan ekstrakurikuler di sekolah Muhammadiyah, berfungsi sebagai program pendidikan karakter yang selaras dengan tujuan pendidikan nasional, khususnya dalam memperkuat sikap, pengetahuan, dan keterampilan siswa.Namun, implementasi Tapak Suci masih menunjukkan variasi di antara sekolah dan daerah karena kurangnya kurikulum standar yang terdokumentasi, yang menyebabkan hasil program dan mekanisme evaluasi yang tidak konsisten.Oleh karena itu, rekonstruksi kurikulum Tapak Suci sebagai bagian dari kegiatan ekstrakurikuler di sekolah Muhammadiyah diperlukan untuk menetapkan standar kurikulum yang seragam dan terintegrasi dalam sistem pendidikan.Rekonstruksi ini dirancang menggunakan pendekatan filosofis, sosial, psikologis, sejarah, dan hukum untuk secara jelas dan terukur mendefinisikan tujuan, materi bertingkat, strategi pembelajaran, dan evaluasi pencapaian.Dengan kerangka ini, kurikulum Tapak Suci diharapkan dapat memperkuat identitas Muhammadiyah sekaligus mengoptimalkan pengembangan karakter siswa secara lebih konsisten dan bertanggung jawab.

Penelitian lanjutan dapat fokus pada pengembangan kurikulum Tapak Suci yang terstandarisasi dengan mempertimbangkan perbedaan kebutuhan regional dan budaya. Selain itu, pentingnya pelatihan pedagogis untuk pelatih Tapak Suci perlu dijelaskan lebih lanjut, termasuk penggunaan teknologi digital dalam penyampaian materi. Terakhir, penelitian dapat mengkaji dampak jangka panjang dari integrasi nilai-nilai Islam dan Muhammadiyah dalam kegiatan ekstrakurikuler terhadap perkembangan karakter siswa secara nasional.

Read online
File size330.46 KB
Pages10
DMCAReport

Related /

ads-block-test