UNJAUNJA

Jurnal Tonggak Pendidikan Dasar : Jurnal Kajian Teori dan Hasil Pendidikan DasarJurnal Tonggak Pendidikan Dasar : Jurnal Kajian Teori dan Hasil Pendidikan Dasar

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya penerapan pembelajaran berdiferensiasi dalam Kurikulum Merdeka yang memperhatikan minat, kebutuhan, dan karakteristik belajar siswa sekolah dasar. Proses pembelajaran yang masih cenderung seragam dapat membuat siswa kurang memiliki ruang untuk memilih aktivitas belajar sesuai dengan ketertarikannya. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model pengembangan 4D yang terdiri atas tahap define, design, develop, dan disseminate. Penelitian dilaksanakan di kelas VA MIS Al Quba dengan subjek penelitian sebanyak 20 siswa. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi dan dokumentasi. Data dianalisis secara deskriptif kualitatif dan kuantitatif sederhana melalui persentase pilihan aktivitas siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media choice board memberi kesempatan kepada siswa untuk memilih aktivitas belajar sesuai dengan minat dan karakteristik masing-masing. Aktivitas menari dipilih oleh 8 siswa atau 40%, bernyanyi dipilih oleh 7 siswa atau 35%, dan mewarnai dipilih oleh 5 siswa atau 25%. Perbedaan pilihan aktivitas tersebut menunjukkan adanya keberagaman minat belajar siswa. Selain itu, keterlibatan siswa terlihat dari keaktifan, antusiasme, rasa percaya diri, dan partisipasi siswa selama mengikuti kegiatan pembelajaran. Dengan demikian, media choice board dapat digunakan sebagai alternatif pembelajaran berdiferensiasi ramah anak untuk menumbuhkan minat dan keterlibatan belajar siswa sekolah dasar.

Implementasi Kurikulum Berdiferensiasi Ramah Anak (KUBERA) berbasis choice board efektif dalam menumbuhkan minat dan keterlibatan belajar siswa sekolah dasar.Choice board memberikan ruang bagi siswa untuk memilih aktivitas belajar sesuai minat dan karakteristiknya.Hasil penelitian menunjukkan adanya keberagaman minat belajar siswa, dengan aktivitas menari dipilih oleh 40% siswa, bernyanyi oleh 35%, dan mewarnai oleh 25%.Keterlibatan siswa terlihat dari antusiasme, keaktifan, dan partisipasi selama proses pembelajaran.Media choice board dapat menjadi inovasi pembelajaran yang mendukung prinsip pembelajaran berdiferensiasi ramah anak.

1. Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi dampak jangka panjang penggunaan KUBERA terhadap perkembangan keterampilan sosial siswa. 2. Studi lebih lanjut diperlukan untuk mengkaji efektivitas choice board dalam berbagai mata pelajaran selain pendidikan dasar. 3. Penelitian dapat mengembangkan model pembelajaran berdiferensiasi yang mengintegrasikan teknologi digital untuk meningkatkan partisipasi siswa di lingkungan belajar yang heterogen.

Read online
File size1 MB
Pages20
DMCAReport

Related /

ads-block-test