STIPERAMUNTAISTIPERAMUNTAI
Rawa Sains: Jurnal Sains STIPER AmuntaiRawa Sains: Jurnal Sains STIPER AmuntaiPenyakit virus pada tanaman padi merupakan ancaman serius bagi ketahanan pangan di berbagai wilayah, termasuk Desa Penggalaman Kalimantan Selatan. Program pengabdian ini bertujuan untuk memberikan pelatihan kepada petani dalam pembuatan pestisida nabati dan Plant Growth Promoting Rhizobacteria (PGPR) sebagai solusi yang ramah lingkungan untuk mengendalikan penyakit tanaman. Pelatihan dilaksanakan secara partisipatif di Desa Penggalaman, melibatkan penyampaian teori, demonstrasi, dan praktik langsung oleh para peserta. Fokus pelatihan adalah pada pembuatan pestisida nabati dari bahan-bahan lokal yang mudah diperoleh di lingkungan desa serta produksi dan aplikasi PGPR untuk meningkatkan ketahanan tanaman padi terhadap serangan virus. Hasil pelatihan menunjukkan bahwa peningkatan pemahaman dan keterampilan praktis petani dalam pembuatan pestisida nabati dan penerapan PGPR meningkat. Evaluasi dilakukan melalui tes pengetahuan, observasi praktik, dan umpan balik dari peserta, yang menunjukkan tingginya tingkat partisipasi dan kepuasan peserta terhadap metode pelatihan. Penerapan pestisida nabati dan PGPR pada tanaman padi di Desa Penggalaman diharapkan dapat mengurangi risiko serangan penyakit virus dan dampak negatif penggunaan pestisida kimia.
Kegiatan ini berhasil meningkatkan pengetahuan peserta terkait alternatif penggunaan pestisida nabati dan PGPR.Keterlibatan aktif dalam sesi pelatihan memberikan keterampilan praktis yang dapat mereka terapkan di lahan pertanian.Kegiatan ini mendapatkan dukungan kuat dari masyarakat, terlihat dari partisipasi aktif dan peran pemerintah desa dan masyarakat dalam menyebarkan informasi.
Penelitian lanjutan dapat mengkaji efek jangka panjang penggunaan pestisida nabati dan PGPR terhadap kesehatan tanah dan ekosistem pertanian. Selain itu, studi perbandingan antara berbagai jenis PGPR untuk menentukan keefektifan masing-masing dalam menangani penyakit virus pada tanaman padi. Penelitian juga perlu menggali potensi ekonomi dari pemanfaatan pestisida nabati secara komersial, termasuk analisis biaya-manfaat dan pemasaran produk lokal.
| File size | 575.17 KB |
| Pages | 8 |
| DMCA | Report |
Related /
STIPERAMUNTAISTIPERAMUNTAI Faktor yang diteliti adalah macam bahan PGPR (P) sebanyak 4 taraf yaitu: PGPR akar bambu (p1), PGPR akar rumput gajah (p2), PGPR akar putri malu (p3) danFaktor yang diteliti adalah macam bahan PGPR (P) sebanyak 4 taraf yaitu: PGPR akar bambu (p1), PGPR akar rumput gajah (p2), PGPR akar putri malu (p3) dan
STIPERAMUNTAISTIPERAMUNTAI Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dampak bauran pemasaran 4P pada Usaha Tahu Kecamatan Long Kali Kabupaten Paser. Metode penelitian menggunakanPenelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dampak bauran pemasaran 4P pada Usaha Tahu Kecamatan Long Kali Kabupaten Paser. Metode penelitian menggunakan
InstiperInstiper Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan teknik pengumpulan data melalui kuesioner dan wawancara. Penelitian dilaksanakanMetode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan teknik pengumpulan data melalui kuesioner dan wawancara. Penelitian dilaksanakan
LP3KAMANDANULP3KAMANDANU Dampak kegiatan tercermin dari meningkatnya visibilitas produk dan pertumbuhan penjualan selama masa pendampingan. Pembentukan komunitas Ungga DigitalDampak kegiatan tercermin dari meningkatnya visibilitas produk dan pertumbuhan penjualan selama masa pendampingan. Pembentukan komunitas Ungga Digital
UNIKUUNIKU Pola jati, pepaya dan serai gagal total. Pola tumpang sari jati dan cabai rawit layak secara finansial dengan R/C 1,66 serta memberi kontribusi 37% pendapatanPola jati, pepaya dan serai gagal total. Pola tumpang sari jati dan cabai rawit layak secara finansial dengan R/C 1,66 serta memberi kontribusi 37% pendapatan
LP3KAMANDANULP3KAMANDANU Permasalahan utama yang dihadapi organisasi meliputi pencatatan keuangan yang belum terstruktur, rendahnya transparansi, serta lemahnya akuntabilitas dalamPermasalahan utama yang dihadapi organisasi meliputi pencatatan keuangan yang belum terstruktur, rendahnya transparansi, serta lemahnya akuntabilitas dalam
LP3KAMANDANULP3KAMANDANU Pengembangan kreativitas anak di wilayah pedesaan menghadapi tantangan, terutama keterbatasan fasilitas dan minimnya wadah kegiatan produktif yang terstruktur.Pengembangan kreativitas anak di wilayah pedesaan menghadapi tantangan, terutama keterbatasan fasilitas dan minimnya wadah kegiatan produktif yang terstruktur.
UNTAG SMDUNTAG SMD Keanekaragaman fauna di kawasan konservasi penting untuk diperhatikan karena fauna dapat menjaga keseimbangan ekosistem alam. Selain itu, jenis fauna tanahKeanekaragaman fauna di kawasan konservasi penting untuk diperhatikan karena fauna dapat menjaga keseimbangan ekosistem alam. Selain itu, jenis fauna tanah
Useful /
STIPERAMUNTAISTIPERAMUNTAI Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan antara pola asuh ibu dalam pemberian makan dengan kejadian stunting pada balita di Desa Manarap, KecamatanPenelitian ini bertujuan menganalisis hubungan antara pola asuh ibu dalam pemberian makan dengan kejadian stunting pada balita di Desa Manarap, Kecamatan
STIPERAMUNTAISTIPERAMUNTAI Cabai rawit merupakan komoditi unggulan di Indonesia. Oleh karena itu, jumlah produksi cabai rawit perlu dikaji dengan baik termasuk bagaimana mengoptimalkanCabai rawit merupakan komoditi unggulan di Indonesia. Oleh karena itu, jumlah produksi cabai rawit perlu dikaji dengan baik termasuk bagaimana mengoptimalkan
UNIKUUNIKU Daun bambu memiliki serat yang cukup keras sehingga daun bambu relatif sulit untuk terdekomposisi. Dengan tambahan MOL (mikroorganisme lokal) yang didapatkanDaun bambu memiliki serat yang cukup keras sehingga daun bambu relatif sulit untuk terdekomposisi. Dengan tambahan MOL (mikroorganisme lokal) yang didapatkan
UNIKUUNIKU Jadi besarnya sampel pada penelitian ini 30 orang yang diambil secara sensus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendapatan Ekowisata Hutan Pinus RombengJadi besarnya sampel pada penelitian ini 30 orang yang diambil secara sensus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendapatan Ekowisata Hutan Pinus Rombeng