JOURNALSJOURNALS

Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Indonesia (JISHI)Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Indonesia (JISHI)

Penelitian ini bertujuan untuk menggali sejarah masuknya Islam di Indonesia khususnya Ponorogo dan peninggalannya yaitu makam Bathoro Katong. Makam Bathoro Katong digunakan dalam rangka mengembangkan sejarah lokal di Kabupaten Ponorogo. Pengembangan sejarah lokal dan peninggalannya berupa makam Bathoro Katong digunakan sebagai sumber belajar sejarah dan kearifan lokal. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui kajian pustaka, observasi lapangan, dan wawancara dengan pihak terkait. Hasil yang diperoleh Makam Bathoro Katong Ponorogo dapat digunakan sebagai sumber sejarah dalam materi pembelajaran pada Kompetensi Dasar (KD) 3.8 yaitu Menganalisis perkembangan kehidupan masyarakat, pemerintahan, dan budaya pada masa kerajaan-kerajaan Islam di Indonesia serta menunjukkan contoh bukti-bukti yang masih berlaku pada kehidupan masyarakat Indonesia masa kini. Nilai-nilai kearifan lokal yang patut diajarkan untuk pembelajaran sejarah dan kearifan lokal dari Makam Bathoro Katong ini adalah, pertama toleransi, kerjasama, perjuangan, religi dan kesenian atau budaya.

Ponorogo dahulunya adalah Wengker yang dipimpin oleh Ki Ageng Kutu Suryangalam yang beragama Hindu-Budha.Kemudian datanglah Bathoro Katong ke Ponorogo dan menyebarkan agama Islam.Bathoro Katong menyebarkan agama Islam dengan beberapa cara diantaranya adalah, menggunakan kesenian Reog, kemudian Melakukan Perkawinan dengan putri Ki Ageng Kutu Suryangalam yaitu Niken Gandini, serta membangun masjid.Bathoro Katong dalam mengislamkan Ponorogo dibantu oleh Ki Ageng Mirah dan Patih Seloaji.Setelah Bathoro Katong wafat dibangunlah makam Bathoro Katong di Ponorogo.Makam ini sangat berpotensi untuk sumber pembelajaran sejarah dan kearifan lokal.Kaitannya sebagai sumber belajar sejarah, Makam Bathoro Katong Ponorogo dapat digunakan sebagai sumber pembelajaran sejarah dalam materi pembelajaran pada Kompetensi Dasar (KD) 3.8 yaitu Menganalisis perkembangan kehidupan masyarakat, pemerintahan, dan budaya pada masa kerajaan-kerajaan Islam di Indonesia serta menunjukkan contoh bukti-bukti yang masih berlaku pada kehidupan masyarakat Indonesia masa kini.Nilai-nilai kearifan lokal yang patut diajarkan untuk pembelajaran sejarah dan kearifan lokal dari Makam Bathoro Katong ini adalah, pertama toleransi, kerjasama, perjuangan, religi dan kesenian atau budaya.

Penelitian lanjutan dapat menggali lebih dalam tentang peran tokoh lokal lain dalam proses islamisasi di wilayah Jawa Timur, khususnya melalui media budaya tradisional selain Reog. Selain itu, penting untuk mengeksplorasi bagaimana makam Bathoro Katong dapat diintegrasikan secara lebih efektif ke dalam kurikulum sekolah, termasuk pengembangan modul pembelajaran berbasis situs sejarah. Terakhir, penelitian juga bisa fokus pada upaya pelestarian kesenian Reog Ponorogo dalam konteks modern, seperti adaptasi nilai-nilai islam ke dalam bentuk seni kontemporer yang tetap mempertahankan esensi budaya lokal.

  1. Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Indonesia (JISHI). makam bathoro katong ponorogo sumber belajar sejarah... ojs.journals.id/index.php/jishi/article/view/21Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Indonesia JISHI makam bathoro katong ponorogo sumber belajar sejarah ojs journals index php jishi article view 21
Read online
File size234.74 KB
Pages8
DMCAReport

Related /

ads-block-test