DHSJOURNALDHSJOURNAL

Indonesian Journal of Sustainability Policy and TechnologyIndonesian Journal of Sustainability Policy and Technology

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengevaluasi prosedur pembelian tunai di ArfapuriMart, sebuah usaha kecil menengah (UKM) di Indonesia, serta menilai sejauh mana elemen pengendalian internal diterapkan. Penelitian ini juga bertujuan mengungkap kelemahan yang muncul akibat ketiadaan dokumen resmi dan sentralisasi otoritas. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara dengan staf dan manajemen, didukung oleh tinjauan dokumen. Evaluasi dilakukan menggunakan teori pengendalian internal dari Mulyadi dan literatur sistem informasi akuntansi lainnya untuk menilai efektivitas pengendalian internal dalam praktik. Analisis menunjukkan bahwa meskipun proses manual dan elektronik digunakan dalam pembelian, elemen pengendalian kritis masih kurang. Dokumen penting seperti surat permintaan pembelian dan laporan penerimaan barang tidak digunakan. Otoritas pembelian sentralisasi di tangan pemilik, dan peran tidak jelas terpisah, meningkatkan risiko kesalahan atau penipuan. Sistem digital yang ada membantu pencatatan transaksi dan pelacakan inventaris tetapi tidak memiliki fitur seperti pembatasan akses dan pemantauan aktivitas, sehingga membatasi keandalannya dan transparansi. Implikasi penelitian ini menekankan pentingnya bagi UKM untuk mengenalkan dokumentasi terstruktur, prosedur formal, dan distribusi peran yang jelas. Dengan demikian, akan meningkatkan pengendalian internal, mengurangi risiko, dan mendukung operasi yang lebih bertanggung jawab dan efisien.

Berdasarkan hasil penelitian di ArfapuriMart dan analisis teori serta praktik sistem akuntansi pembelian tunai, dapat disimpulkan bahwa prosedur pembelian tunai telah dilakukan secara operasional, meskipun belum sepenuhnya sesuai dengan standar sistem informasi akuntansi yang terdokumentasi dan terstruktur.Pertama, sistem informasi akuntansi pembelian yang digunakan bersifat elektronik dan memberikan kemudahan dalam mencatat transaksi dan memantau stok.Namun, ketiadaan formulir resmi seperti surat permintaan pembelian dan laporan penerimaan barang menunjukkan kurangnya dokumentasi formal yang dapat memengaruhi akurasi dan transparansi data.Kedua, proses pembelian sepenuhnya dikontrol oleh pemilik, termasuk pemesanan, pemilihan pemasok, dan pemberian otorisasi pembelian, sehingga sistem menjadi sangat sentralisasi dan berisiko jika pemilik tidak dapat mengawasi langsung.Ketiga, pengendalian internal telah dilakukan melalui pemeriksaan langsung oleh pemilik, tetapi tidak ada pemisahan fungsi yang jelas antara penerimaan dan pencatatan barang, sehingga dapat membuka peluang kesalahan atau penyimpangan.

Penelitian lanjutan dapat fokus pada tiga aspek utama. Pertama, mengeksplorasi dampak implementasi dokumentasi formal terhadap efektivitas pengendalian internal di UKM, terutama dalam konteks penggunaan teknologi digital. Kedua, meneliti efektivitas model desentralisasi otoritas dalam mengurangi risiko penipuan dan kesalahan, dengan membandingkan pendekatan sentralisasi dan desentralisasi. Ketiga, mengkaji peran alat digital modern seperti AI atau blockchain dalam meningkatkan transparansi dan akurasi sistem pembelian tunai di lingkungan ritel kecil. Penelitian-penelitian ini dapat mengisi celah kebijakan dan praktik yang masih terbatas dalam pengembangan sistem pengendalian internal bagi UKM di Indonesia.

  1. The convergence of edge computing and supply chain resilience in retail marketing. convergence edge computing... doi.org/10.30574/ijsra.2024.12.2.1574The convergence of edge computing and supply chain resilience in retail marketing convergence edge computing doi 10 30574 ijsra 2024 12 2 1574
  2. The Influence of Blueprints on Internal Audit Monitoring System (IAMS) Application Development | Sustainable... doi.org/10.61656/sbamr.v5i3.111The Influence of Blueprints on Internal Audit Monitoring System IAMS Application Development Sustainable doi 10 61656 sbamr v5i3 111
  3. Perancangan Sistem Pembelian dan Analisis Barang Dagang Pada Divisi Household PT Puncak Prima Lestari... doi.org/10.47233/jteksis.v6i2.1284Perancangan Sistem Pembelian dan Analisis Barang Dagang Pada Divisi Household PT Puncak Prima Lestari doi 10 47233 jteksis v6i2 1284
  4. Financial accounts reconciliation system using enhanced mapping algorithm | International Journal of... inderscienceonline.com/doi/abs/10.1504/IJBIDM.2022.124843Financial accounts reconciliation system using enhanced mapping algorithm International Journal of inderscienceonline doi abs 10 1504 IJBIDM 2022 124843
Read online
File size875.15 KB
Pages14
DMCAReport

Related /

ads-block-test