SINERGISSINERGIS

ARTERI : Jurnal Ilmu KesehatanARTERI : Jurnal Ilmu Kesehatan

Kegemukan adalah penyakit yang ditandai dengan penumpukan jaringan lemak tubuh yang berlebihan. Kegemukan adalah masalah yang harus ditangani karena dapat menyebabkan penyakit dengan morbiditas dan mortalitas degeneratif, diantaranya yaitu dislipidemia. Analisis dilakukan untuk menganalisis hubungan antara aktivitas fisik dan vitamin C dengan kadar HDL dan LDL pada remaja yang kegemukan. Subjek penelitian ini adalah mahasiswi overweight dengan usia 17-25 tahun yang dipilih menggunakan purposive sampling sebanyak 50 responden. Lokasi penelitian bertempat di UNIDA Gontor dan Laboratorium Widodo Medika. Instrumen yang digunakan adalah clinical chemistry analyzer, reagenesia, timbangan berat badan, dan microtoise tinggi badan. Studi potong lintang dengan uji Korelasi peringkat Spearman digunakan dalam penelitian ini. Uji analisis menunjukkan bahwa aktivitas fisik dan kadar HDL tidak memiliki hubungan yang bermakna dengan nilai p 0,49, dan untuk aktivitas fisik dengan kadar LDL tidak memiliki hubungan yang bermakna dengan nilai p 0,619. Hasil uji analisis menunjukan ada hubungan yang bermakna antara asupan vitamin C dengan kadar HDL pada mahasiswi overweight dengan p-value 0,020 dan kekuatan korelasi yang cukup yaitu r = 0,327. Sedangkan asupan vitamin C dengan kadar LDL pada mahasiswi overweight tidak memiliki hubungan yang signifikan dengan p-value 0,744 dan kekuatan korelasi yang sangat lemah yaitu r = 0,047. Hasil dari studi ini menunjukkan hubungan signifikan antara asupan vitamin C dan kadar HDL pada mahasiswi yang kegemukan. Sedangkan asupan vitamin C dengan kadar LDL pada mahasiswi yang kegemukan tidak memiliki hubungan yang signifikan. Serta tidak ada hubungan antara aktifitas fisik dengan kadar HDL maupun LDL.

Terdapat hubungan signifikan antara asupan vitamin C dengan kadar HDL pada mahasiswi overweight.Namun, tidak ada hubungan signifikan antara asupan vitamin C dengan kadar LDL, serta tidak ada hubungan antara aktivitas fisik dengan kadar HDL maupun LDL.

Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi pengaruh kombinasi asupan vitamin C dengan aktivitas fisik terhadap profil lipid pada populasi yang berbeda. Selain itu, studi longitudinal dapat dilakukan untuk memahami dinamika perubahan kadar HDL dan LDL dalam jangka panjang. Riset juga diperlukan untuk mengidentifikasi faktor-faktor lain yang berkontribusi terhadap dislipidemia, seperti pola makan khusus atau interaksi genetik dengan lingkungan.

Read online
File size402.75 KB
Pages6
DMCAReport

Related /

ads-block-test