STAIDHISTAIDHI

Dharma: Jurnal Pengabdian MasyarakatDharma: Jurnal Pengabdian Masyarakat

Pembangunan infrastruktur di Indonesia terus mengalami peningkatan mulai dari skala desa hingga skala nasional bahkan internasional. Banyak sekali kawasan yang biasa kita sebut sebagai “kampung juga harus dilakukan perubahan, pembangunan dan pengelolaan untuk memberikan peningkatan nilai estetika dilingkungan tersebut. Keberadaan kampung Asem Payung fasilitas sebagai penunjang aktivitas kegiatan warga harus punya di lingkungan tersebut. Kampung ini secara eksisting masih sangat kurang dalam hal pengelolaan lingkungannya agar terlihat baik dalam hal estetika. Dinding pembatas wilayah yang kurang enak dipandang dan terkesan kumuh sehingga perlu pembenahan lebih jauh. Tujuan dari pengabdian masyarakat ini untuk menonjolkan estetika kampung asem payung ini, agar memiliki spot berfoto yang “instagramable dan juga membagi sebuah pengalaman kampung yang bersih. Metode yang digunakan dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah metode deskriptif kualitatif. Lingkungan yang kurang bersih dan terkesan kumuh menjadi masalah utama yang ada dilingkungan ini. Selain itu perlu monitoring dan evaluasi serta pendampingan bagi masyarakat sekitar dalam konsep gotong royong untuk memperbaiki estetika lingkungan tersebut agar terlihat lebih baik lagi. Hasil yang diharapkan di wilayah kampung Asem Payung agar kampung memiliki estetika yang menarik dengan adanya spot dengan mural yang bertema edukasi. Sehingga, kampung ini menjadi kampung yang terlihat lebih bersih, tertata rapi, tidak lagi kumuh.

Pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan di kampung Asem Payung Kelurahan Gebang Putih Kecamatan Sukolilo oleh tim prodi Arsitektur UKDC ini hanya untuk membuat lingkungan yang semula kurang baik, tidak memiliki area publik dan spot menarik untuk melakukan aktivitas bersama, sekarang menjadi memiliki tempat yang lebih bersih, rapi dan bisa digunakan untuk aktivitas bersama warga.Pembenahan lingkungan diharapkan memberikan edukasi yang baik ditingkat kampung tekait kerja bakti gotong royong yang dilakukan oleh tim pengabdian kepada masyarakat dari Universitas Katolik Darma Cendika dengan warga sekitar.Lingkungan yang baik dan bagus menjadikan semangat bagi warganya untuk menciptakan kreasi.Masyarakat lingkungan Asem Payung diharapkan mampu melahirkan kreativitas UMKM yang dapat mendorong dan meningkatkan perekonomian sekitar.Pengelolaan estetika lingkungan ini didominasi dengan pembenahan dinding batas wilayah yang semula terlihat kusam dan kurang menarik menjadi dapat elok dipandang dengan suasana yang instagramabble.Pembenahan secara estetika ini diharapkan tidak hanya dapat dinikmati di siang hari tapi juga di malam hari.Sehingga kesan kumuh, sepi dan suram menjadi hilang dan lingkungan menjadi asri kembali dan dapat ikut serta dalam kegiatan perlombaan yang diadakan oleh pemerintah kota Surabaya.

Penelitian lanjutan dapat fokus pada studi tentang dampak jangka panjang dari mural terhadap partisipasi masyarakat dan pertumbuhan pariwisata lokal. Selain itu, penelitian bisa mengkaji pengembangan infrastruktur berkelanjutan yang menggabungkan seni lokal dan budaya setempat untuk meningkatkan daya tarik lingkungan. Penelitian ketiga dapat mengeksplorasi cara memperluas konsep gotong royong ke wilayah lain untuk menciptakan kampung-kampung model yang lebih luas. Penelitian juga bisa mengevaluasi efektivitas pendekatan kolaboratif antara universitas dan komunitas dalam membangun identitas kampung. Selain itu, penting untuk meneliti potensi ekonomi kreatif yang muncul dari peningkatan estetika lingkungan, seperti pengembangan UMKM berbasis seni dan kerajinan. Penelitian juga dapat mengkaji peran teknologi digital dalam promosi kampung estetika melalui media sosial. Selain itu, perlu penelitian tentang partisipasi generasi muda dalam kegiatan pengelolaan lingkungan. Penelitian juga bisa mengeksplorasi penggunaan material daur ulang dalam proyek estetika lingkungan. Penelitian lanjutan juga dapat mengevaluasi keberlanjutan program gotong royong dalam jangka waktu yang lebih panjang. Terakhir, penelitian bisa mengeksplorasi keterlibatan pemerintah daerah dalam mendukung pengembangan kampung estetika secara sistematis.

  1. PERAN MURAL DALAM PEMBENTUKAN SENSE OF PLACE KAMPUNG CODE YOGYAKARTA | KURVATEK. peran mural pembentukan... doi.org/10.33579/krvtk.v3i2.739PERAN MURAL DALAM PEMBENTUKAN SENSE OF PLACE KAMPUNG CODE YOGYAKARTA KURVATEK peran mural pembentukan doi 10 33579 krvtk v3i2 739
  2. Pengungkapan Estetika Fotografi “Instagramable” Di Era Pariwisata Destinasi... doi.org/10.31091/mudra.v34i3.787Pengungkapan Estetika Fotografi yCeInstagramableyCAy Di Era Pariwisata Destinasi doi 10 31091 mudra v34i3 787
  3. Peremajaan "Brandgang" Sebagai Akses Penunjang Sirkulasi Antar Gang Di Lingkungan Perumahan... doi.org/10.30739/loyal.v4i1.886Peremajaan Brandgang Sebagai Akses Penunjang Sirkulasi Antar Gang Di Lingkungan Perumahan doi 10 30739 loyal v4i1 886
  4. One moment, please.... one moment please wait request verified doi.org/10.24071/aa.v5i2.4782One moment please one moment please wait request verified doi 10 24071 aa v5i2 4782
Read online
File size662 KB
Pages19
DMCAReport

Related /

ads-block-test