MULIADARMAMULIADARMA

Jurnal Ekonomi, Manajemen, Bisnis, Auditing dan AkuntansiJurnal Ekonomi, Manajemen, Bisnis, Auditing dan Akuntansi

Struktur pendanaan merupakan faktor penting bagi keberlangsungan dan pertumbuhan perusahaan. Dalam praktiknya, perusahaan dapat menggunakan modal internal maupun eksternal. Perbedaan kebijakan utang antar perusahaan dipengaruhi oleh faktor internal seperti kepemilikan institusional, struktur aset, dan pertumbuhan perusahaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perkembangan kepemilikan institusional, struktur aset, pertumbuhan perusahaan, dan kebijakan utang pada perusahaan tekstil dan garmen periode 2021–2024. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan analisis deskriptif dan analisis verifikatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial kepemilikan Institusional berpengaruh signifikan terhadap kebijakan hutang, struktur aset berpengaruh signifikan terhadap kebijakan hutang, dan pertumbuhan perusahaan berpengaruh signifikan terhadap kebijakan hutang. Secara simultan, kepemilikan institusional, struktur aset, dan pertumbuhan perusahaan berpengaruh signifikan terhadap kebijakan hutang dengan nilai koefisien determinasi sebesar 43,3%.

Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan yang telah dilakukan, dapat ditarik kesimpulan sebagai berikut.Perkembangan kepemilikan institusional pada 8 perusahaan sampel menunjukkan bahwa perusahaan dengan tingkat kepemilikan institusional tertinggi adalah PT Trisula Textile Industries Tbk pada tahun 2024, yaitu sebesar 96,878%.Perusahaan dengan tingkat kepemilikan institusional terendah adalah PT Golden Flower Tbk, yang hanya mencatatkan kepemilikan sebesar 8,275%.Perkembangan struktur aset pada 8 perusahaan sampel selalu mengalami fluktuasi.Perusahaan dengan Struktur Aset tertinggi adalah PT Ever Shine Tex Tbk pada tahun 2023, yaitu sebesar 1,082.Perusahaan dengan nilai Struktur Aset terendah adalah PT.Hartadinata Abadi Tbk yang hanya mencatatkan kepemilikan sebesar 0,040.Perkembangan pertumbuhan perusahaan yang diukur menggunakan proksi total aset pada 8 perusahaan sampel selalu mengalami fluktuasi.Perusahaan dengan tingkat pertumbuhan tertinggi adalah PT Primarindo Asia Infrastructure Tbk pada tahun 2022, yaitu sebesar 1,72.Sementara itu, tingkat pertumbuhan terendah adalah PT.Sunson Textile Manufacture Tbk dan PT Inocycle Technology Group Tbk, yang masing-masing hanya mencatatkan pertumbuhan sebesar 0,05 pada tahun 2024.Hasil pengujian secara parsial (uji t) menunjukkan bahwa kepemilikan Institusional berpengaruh signifikan terhadap kebijakan hutang pada perusahaan tekstil dan garmen yang terdaftar di BEI tahun 2021-2024, hal ini ditunjukan oleh nilai thitung sebesar 2,803 dengan nilai signifikan sebesar 0,009.Struktur Aset berpengaruh signifikan terhadap kebijakan hutang pada perusahaan tekstil dan garmen yang terdaftar di BEI tahun 2021-2024, hal ini ditunjukan oleh nilai thitung sebesar 4,940 dengan nilai signifikan sebesar 0,000.Pertumbuhan Perusahaan berpengaruh terhadap kebijakan hutang pada perusahaan tekstil dan garmen yang terdaftar di BEI tahun 2021-2024, hal ini ditunjukan oleh nilai thitung sebesar 2,140 dengan nilai signifikan sebesar 0,041.Hasil pengujian secara simultan (uji F) untuk variabel Kepemilikan Institusional, Struktur Aset, Pertumbuhan Perusahaan dapat dilihat dari output didapat nilai Fhitung sebesar 8,898 dan Ftabel adalah sebesar 3,32 dengan demikian dapat disimpul.kan bahwa πΉβ„Žπ‘–π‘‘π‘’π‘›π‘” >πΉπ‘‘π‘Žπ‘π‘’π‘™ atau 8,898 > 2, 87 dengan Tingkat signifikasi sebesar 0,000 < 0,05, sehingga dapat disimpulkan bahwa minimal ada satu variabel X yaitu kepemilikan institusional (π‘₯1) struktur aset (π‘₯2) dan pertumbuhan perusahaan (π‘₯3) berpengaruh terhadap kebijakan hutang (Y) pada perusahaan Tekstil dan Garmen yang terdaftar di BEI Tahun 2020-2024.

Berdasarkan hasil penelitian dan saran yang diberikan, berikut adalah beberapa ide penelitian lanjutan:. 1. Bagi perusahaan, disarankan untuk mempertimbangkan kepemilikan institusional, struktur aset, dan pertumbuhan perusahaan dalam menentukan kebijakan hutang. Kepemilikan institusional dapat membantu dan mengawasi manajemen agar penggunaan utang lebih terkontrol dan efisien. Selain itu, perusahaan perlu mengelola struktur aset dalam mengoptimalkan aset tetap sebagai jaminan utang. Pertumbuhan perusahaan yang stabil juga penting untuk mendukung kemampuan perusahaan dalam memenuhi kewajiban hutangnya di masa mendatang.. 2. Bagi investor, terutama investor institusional, kepemilikan institusional, struktur aset, dan pertumbuhan perusahaan dapat dijadikan indikator penting dalam menilai kebijakan hutang suatu perusahaan. Tingginya kepemilikan institusional bisa menjadi sinyal bahwa perusahaan dikelola dengan baik dan lebih berhati-hati dalam mengambil utang. Struktur aset yang kuat dan pertumbuhan yang positif juga menunjukkan bahwa perusahaan berada dalam kondisi keuangan yang sehat dan mampu mengelola kewajiban jangka panjang dengan baik.. 3. Bagi peneliti berikutnya, disarankan untuk menambahkan variabel lain yang juga dapat memengaruhi kebijakan hutang, seperti profitabilitas, likuiditas, ukuran perusahaan, atau good corporate governance, agar hasil penelitian menjadi lebih komprehensif. Selain itu, ruang lingkup penelitian dapat diperluas ke sektor industri lain atau menggunakan periode waktu yang lebih panjang untuk mendapatkan hasil yang lebih representatif dan dapat digeneralisasi.

  1. PENGARUH STRUKTUR ASET, STRUKTUR MODAL DAN KEPEMILIKAN MANAJERIAL TERHADAP KEBIJAKAN HUTANG | Jurnal... journal.univpancasila.ac.id/index.php/JIAP/article/view/3992PENGARUH STRUKTUR ASET STRUKTUR MODAL DAN KEPEMILIKAN MANAJERIAL TERHADAP KEBIJAKAN HUTANG Jurnal journal univpancasila ac index php JIAP article view 3992
  2. Does Institutional Ownership and Bank Monitoring Affect Agency Conflicts? Evidence from an Emerging Market... journal.ugm.ac.id/jieb/article/view/53110Does Institutional Ownership and Bank Monitoring Affect Agency Conflicts Evidence from an Emerging Market journal ugm ac jieb article view 53110
Read online
File size537.66 KB
Pages14
DMCAReport

Related /

ads-block-test