UWGUWG
Widya Gama Intellectual Property RightsWidya Gama Intellectual Property RightsPerubahan iklim menimbulkan tantangan mendasar bagi kerangka hukum Indikasi Geografis (IG) di Indonesia, yang secara tradisional didasarkan pada asumsi stabilitas terroir. Artikel ini menyelidiki (1) validitas hukum, pelanggaran, dan potensi pencabutan IG di bawah Undang-Undang Indikasi Geografis Indonesia ketika perubahan iklim mengubah atau melemahkan kondisi lingkungan yang mendasari IG terdaftar, dan (2) mengusulkan strategi adaptasi hukum untuk tata kelola IG Indonesia di masa depan sebagai respons terhadap perubahan iklim. Studi ini menggunakan desain penelitian yuridis normatif dengan pendekatan hukum perundang-undangan dan perbandingan. Temuan menunjukkan bahwa (1) kerangka hukum yang mengatur validitas, pelanggaran, dan pencabutan IG menunjukkan defisit dalam aturan pengakuan, sebagaimana dikemukakan dalam teori hukum Hart, khususnya dalam menangani transformasi lingkungan yang disebabkan oleh perubahan iklim; dan (2) adaptasi hukum terhadap perubahan iklim dapat ditingkatkan dengan mengadopsi beberapa elemen regulasi dari rezim IG Prancis, termasuk (a) ketentuan yang memungkinkan revisi spesifikasi produk, (b) pengakuan terhadap organisasi manajemen IG (Masyarakat Perlindungan Indikasi Geografis / MPIG) sebagai aktor kepentingan publik, dan (c) perluasan otoritas dialogis Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI).
Konsep terroir dalam perlindungan IG Indonesia di bawah perubahan iklim memerlukan pemeriksaan kembali, karena saat ini menunjukkan defisit dalam aturan pengakuan, sesuai dengan teori Hart.Aturan sekunder, khususnya aturan perubahan, harus memungkinkan adaptasi terhadap kondisi iklim yang berubah.Dokumen deskripsi IG di bawah Undang-Undang Indikasi Geografis Indonesia (UU MIG), yang saat ini bersifat statis, harus dianggap sebagai dokumen hidup.
Untuk mengatasi tantangan yang timbul dari perubahan iklim terhadap kerangka hukum Indikasi Geografis (IG) di Indonesia, perlu dilakukan adaptasi hukum yang komprehensif. Pertama, perlu ada mekanisme revisi dokumen deskripsi IG yang memungkinkan perubahan spesifikasi produk ketika kondisi alam berubah, termasuk akibat perubahan iklim. Kedua, organisasi manajemen IG (MPIG) harus diakui sebagai mitra kepentingan publik dalam upaya pelestarian wilayah, warisan budaya, dan keahlian tradisional. Hal ini akan memperkuat posisi hukum MPIG dalam mengusulkan revisi dan mengakses dukungan teknis dan keuangan negara untuk implementasi adaptasi. Ketiga, perlu memperkuat otoritas substantif DJKI dalam mengelola spesifikasi IG. DJKI harus memiliki wewenang untuk menyetujui, menolak, atau memodifikasi permintaan revisi yang diajukan oleh MPIG. Selain itu, DJKI juga harus memiliki wewenang untuk mencabut persetujuan IG jika hubungan geografis yang menjadi dasar perlindungan tidak lagi terpenuhi dan tidak dapat dipulihkan melalui revisi dokumen deskripsi IG. Dengan demikian, Indonesia dapat mengadopsi pendekatan yang lebih adaptif dan responsif dalam mengelola IG di tengah perubahan iklim.
- Client Challenge. client challenge javascript disabled browser please enable proceed required part site... link.springer.com/10.1007/s10460-022-10364-9Client Challenge client challenge javascript disabled browser please enable proceed required part site link springer 10 1007 s10460 022 10364 9
- Farmers coping strategies to climate change in sustainable Arabica coffee production - IOPscience. farmers... doi.org/10.1088/1755-1315/1183/1/012097Farmers coping strategies to climate change in sustainable Arabica coffee production IOPscience farmers doi 10 1088 1755 1315 1183 1 012097
- How to Change Law in Classical India: Hermeneutics in the Service of the Legal Profession | Religions... journal.equinoxpub.com/ROSA/article/view/25453How to Change Law in Classical India Hermeneutics in the Service of the Legal Profession Religions journal equinoxpub ROSA article view 25453
- . 0 doi.org/10.3390/horticulturae10080870A 0 doi 10 3390 horticulturae10080870
| File size | 465.99 KB |
| Pages | 31 |
| DMCA | Report |
Related /
UMIUMI Kinerja keuangan memberikan dampak yang fantastis dan besar pada nilai perusahaan. Setiap variabel secara bersamaan memberikan dampak yang besar pada nilaiKinerja keuangan memberikan dampak yang fantastis dan besar pada nilai perusahaan. Setiap variabel secara bersamaan memberikan dampak yang besar pada nilai
UWGUWG Kopi Gunung Kawi telah memenuhi sebagian besar persyaratan substansial untuk Indikasi Geografis tetapi masih menghadapi hambatan di aspek institusional,Kopi Gunung Kawi telah memenuhi sebagian besar persyaratan substansial untuk Indikasi Geografis tetapi masih menghadapi hambatan di aspek institusional,
UWGUWG Untuk mengatasi hal ini, konsep lisensi ideal yang diusulkan adalah model lisensi kolektif yang dioperasikan oleh Lembaga Manajemen Kolektif (LMK) yangUntuk mengatasi hal ini, konsep lisensi ideal yang diusulkan adalah model lisensi kolektif yang dioperasikan oleh Lembaga Manajemen Kolektif (LMK) yang
RAYYANJURNALRAYYANJURNAL Kondisi keuangan perusahaan berpengaruh terhadap opini audit going concern pada perusahaan property & real estate pada periode tahun 2020-2024. ReputasiKondisi keuangan perusahaan berpengaruh terhadap opini audit going concern pada perusahaan property & real estate pada periode tahun 2020-2024. Reputasi
OPENCOMSERVOPENCOMSERV Tujuan: Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) berjudul Edukasi Interaktif Ekosistem Terumbu Karang bagi Siswa SMP Kristen Rehoboth Kota Ambon bertujuanTujuan: Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) berjudul Edukasi Interaktif Ekosistem Terumbu Karang bagi Siswa SMP Kristen Rehoboth Kota Ambon bertujuan
STAIMA ALHIKAMSTAIMA ALHIKAM Pengumpulan data melibatkan informasi dari berbagai sumber literatur, tidak hanya terbatas pada buku, tetapi juga mencakup majalah, materi, dan penelitianPengumpulan data melibatkan informasi dari berbagai sumber literatur, tidak hanya terbatas pada buku, tetapi juga mencakup majalah, materi, dan penelitian
ITNYITNY Dimensi saluran dan gorong‑gorong dirancang berdasarkan debit air limpasan masing-masing DTH. Kolam pengendapan terdiri dari tiga kompartemen denganDimensi saluran dan gorong‑gorong dirancang berdasarkan debit air limpasan masing-masing DTH. Kolam pengendapan terdiri dari tiga kompartemen dengan
ITNYITNY Artikel ini mencoba menggali kebaruan dengan cara mengukur keterkaitan elemen-elemen kunci dalam rantai pasok beras. Metode yang digunakan adalah NetworkArtikel ini mencoba menggali kebaruan dengan cara mengukur keterkaitan elemen-elemen kunci dalam rantai pasok beras. Metode yang digunakan adalah Network
Useful /
UWGUWG Penyelesaian sengketa dilakukan melalui mekanisme pembagian harta bersama di Pengadilan Agama, dengan mempertimbangkan waktu pengacuan merek, kontribusiPenyelesaian sengketa dilakukan melalui mekanisme pembagian harta bersama di Pengadilan Agama, dengan mempertimbangkan waktu pengacuan merek, kontribusi
OPENCOMSERVOPENCOMSERV Berdasarkan hasil pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan, dapat disimpulkan bahwa pendidikan kesehatan reproduksi dan seksual pada remaja dengan mediaBerdasarkan hasil pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan, dapat disimpulkan bahwa pendidikan kesehatan reproduksi dan seksual pada remaja dengan media
OPENCOMSERVOPENCOMSERV Metode: Pengabdian ini menerapkan pendekatan Participatory Action Research dengan desain pra–pasca. Survei pengetahuan-sikap melibatkan 49 respondenMetode: Pengabdian ini menerapkan pendekatan Participatory Action Research dengan desain pra–pasca. Survei pengetahuan-sikap melibatkan 49 responden
UBAYAUBAYA Sebanyak 220 partisipan studi diperoleh dengan convenience sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan Online Fear of Missing Out Inventory (ON-FOMO; 20Sebanyak 220 partisipan studi diperoleh dengan convenience sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan Online Fear of Missing Out Inventory (ON-FOMO; 20