AKADEMITNIALAKADEMITNIAL

Electronic Sea and Defence JournalElectronic Sea and Defence Journal

Kemajuan teknologi digital telah memberikan dampak besar terhadap sistem komunikasi pertahanan, termasuk di lingkungan TNI AL. Sistem komunikasi terpadu memungkinkan koordinasi operasi laut yang cepat dan efisien, namun pada saat yang sama membuka celah terhadap ancaman keamanan siber. Artikel ini membahas urgensi peningkatan keamanan siber dalam sistem TNI AL, jenis-jenis ancaman yang dihadapi, serta strategi teknis dan organisasi yang dapat diterapkan untuk memitigasi risiko. Dengan pendekatan literatur dan studi komparatif, makalah ini memberikan rekomendasi penguatan sistem pertahanan siber untuk menjamin keberlanjutan operasi maritim dan menjaga superioritas informasi di medan laut.

Tantangan utama mencakup standar keamanan yang tidak konsisten dan kurangnya pelatihan personel.Solusi yang direkomendasikan meliputi enkripsi end-to-end, arsitektur zero trust, dan peningkatan kapasitas SDM melalui pelatihan berkala.

Penelitian lanjutan dapat mengkaji penerapan teknologi AI untuk deteksi ancaman siber real-time di sistem komunikasi TNI AL. Selain itu, penelitian tentang dampak komputasi kuantum terhadap keamanan enkripsi data militer juga penting. Selain itu, penelitian tentang kolaborasi antar lembaga dalam menyusun standar keamanan siber yang konsisten untuk sistem komunikasi TNI AL dapat menjadi arah baru. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi metode inovatif untuk meningkatkan respons terhadap ancaman siber yang semakin kompleks. Pengembangan sistem deteksi dini berbasis AI juga menjadi fokus penting. Selain itu, studi tentang adaptasi teknologi blockchain untuk meningkatkan integritas komunikasi militer dapat menjadi alternatif solusi. Penelitian ini diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata dalam memperkuat pertahanan siber TNI AL.

Read online
File size424.75 KB
Pages5
DMCAReport

Related /

ads-block-test