UINMYBATUSANGKARUINMYBATUSANGKAR

Alfuad: Jurnal Sosial KeagamaanAlfuad: Jurnal Sosial Keagamaan

Dakwah digital telah menjadi salah satu fenomena penting dalam dunia dakwah Islam di era modern. Artikel ini mengeksplorasi tren penelitian dakwah digital di Indonesia melalui pendekatan historis, menggunakan basis data garuda.kemdikbud.go.id untuk periode 2019-2024. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan dalam jumlah artikel yang membahas dakwah digital, terutama selama pandemi COVID-19, yang memaksa transisi dari dakwah konvensional ke platform digital. Media sosial seperti TikTok dan Instagram, serta format podcast, telah menjadi sarana populer untuk menyebarkan nilai-nilai Islam, khususnya di kalangan generasi milenial. Studi ini juga menyoroti tantangan seperti persaingan dengan konten non-keagamaan dan terbatasnya literasi digital di kalangan praktisi dakwah. Meskipun demikian, peluang dakwah digital sangat luas, memungkinkan pesan yang dipersonalisasi dan jangkauan audiens yang luas. Dengan kemajuan teknologi seperti realitas tertambah (AR) dan realitas virtual (VR), masa depan dakwah digital diharapkan akan semakin cerah. Artikel ini memberikan kontribusi penting untuk memahami transformasi dakwah digital dan membuka jalan bagi penelitian lebih lanjut.

Dakwah digital telah berkembang menjadi fenomena gerakan sosial keagamaan baru yang mencerminkan transformasi mendalam dalam penyebaran ajaran Islam, beradaptasi dari mimbar fisik ke platform digital seperti TikTok, Instagram, dan podcast untuk membentuk identitas keagamaan serta menyampaikan pesan kepada khalayak luas, terutama generasi muda.Peningkatan signifikan dalam penelitian antara tahun 2019 dan 2024, serta munculnya aktor baru seperti penceramah digital, menegaskan relevansinya sebagai gerakan sosial terdesentralisasi yang terhubung luas melalui teknologi jaringan.Dengan demikian, dakwah digital berfungsi sebagai instrumen perubahan sosial, pendidikan agama, dan penciptaan ruang publik keagamaan baru yang lebih inklusif dan responsif terhadap dinamika zaman, sehingga pemahamannya harus ditempatkan dalam kerangka analisis gerakan sosial keagamaan di masyarakat digital kontemporer.

Penelitian dakwah digital menunjukkan potensi besar untuk terus berkembang, terutama dengan laju inovasi teknologi yang pesat. Untuk penelitian selanjutnya, ada beberapa arah menarik yang bisa dieksplorasi. Pertama, bagaimana kita bisa memanfaatkan teknologi realitas tertambah (AR) dan realitas virtual (VR) tidak hanya untuk simulasi pengalaman keagamaan seperti ibadah haji atau suasana masjid, tetapi juga untuk menciptakan pengalaman belajar interaktif yang mendalam bagi umat? Misalnya, dapatkah AR/VR digunakan untuk memvisualisasikan narasi sejarah Islam secara imersif, atau untuk memahami konsep-konsep fikih yang kompleks melalui simulasi praktis, sehingga pesan dakwah menjadi lebih mudah dipahami dan dihayati? Kedua, mengingat pengaruh media digital yang kuat pada generasi muda, penting untuk meneliti lebih lanjut tentang bagaimana konsumsi dakwah digital ini benar-benar membentuk identitas keagamaan mereka. Apakah ada perbedaan dalam pemahaman nilai-nilai Islam, praktik ibadah, atau sikap sosial antara generasi yang tumbuh dengan dakwah digital dibandingkan dengan generasi sebelumnya? Penelitian ini bisa menggali bagaimana penceramah digital mempengaruhi interpretasi ajaran agama dan bagaimana otentisitas pesan tetap terjaga di tengah dinamika tren media sosial. Ketiga, mengingat tantangan literasi digital di kalangan para dai dan dominasi algoritma media sosial, bagaimana kita dapat merancang program pelatihan dan kurikulum yang efektif untuk membekali para penceramah dengan keterampilan yang diperlukan? Ini bukan hanya tentang menggunakan platform, tetapi juga memahami etika penyebaran konten keagamaan, mengelola interaksi digital, dan memanfaatkan algoritma secara strategis untuk menjangkau audiens yang tepat tanpa mengorbankan kedalaman ajaran. Hal ini penting untuk memastikan dakwah digital tidak hanya populer tetapi juga substansial dan bertanggung jawab.

Read online
File size302.74 KB
Pages13
DMCAReport

Related /

ads-block-test