UMIUMI

METHOSIKA: Jurnal Akuntansi dan Keuangan MethodistMETHOSIKA: Jurnal Akuntansi dan Keuangan Methodist

Penelitian ini dilakukan untuk menguji dan menganalisis pengaruh Good Corporate Governance terhadap pengungkapan manajemen risiko pada perusahaan BUMN yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Metode penentuan sampel menggunakan purposive sampling dari populasi seluruhnya sebanyak 24 perusahaan BUMN, dimana seluruh 24 perusahaan tersebut menjadi sampel penelitian dengan data dikumpulkan melalui www.idx.co.id. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan analisis regresi linear berganda sebagai teknik analisis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial, dewan komisaris memiliki pengaruh positif namun tidak signifikan terhadap pengungkapan manajemen risiko. Sebaliknya, komite audit menunjukkan pengaruh positif dan signifikan terhadap pengungkapan manajemen risiko. Sementara itu, kepemilikan institusional menunjukkan pengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap pengungkapan manajemen risiko. Secara bersama-sama, ketiga variabel independen yaitu dewan komisaris, komite audit, dan kepemilikan institusional menunjukkan pengaruh yang signifikan terhadap pengungkapan manajemen risiko. Berdasarkan koefisien determinasi, variabel dewan komisaris, komite audit, dan kepemilikan institusional menjelaskan 31,5% variasi dalam pengungkapan manajemen risiko, sedangkan sisanya 68,5% disebabkan oleh variabel lain yang tidak dimasukkan dalam kerangka regresi penelitian ini.

Berdasarkan hasil pengujian hipotesis dan pembahasan, kesimpulan dari penelitian ini adalah sebagai berikut.Dewan Komisaris memiliki pengaruh positif tetapi tidak signifikan terhadap Pengungkapan Manajemen Risiko.Komite Audit memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap Pengungkapan Manajemen Risiko.Oleh karena itu, H2 dalam penelitian ini diterima.Kepemilikan Institusional memiliki pengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap Pengungkapan Manajemen Risiko.Dewan Komisaris, Komite Audit, dan Kepemilikan Institusional secara bersama-sama memiliki pengaruh yang signifikan terhadap Pengungkapan Manajemen Risiko.Koefisien determinasi (R²) bernilai 31,5%, yang menunjukkan bahwa Dewan Komisaris, Komite Audit, dan Kepemilikan Institusional menjelaskan 31,5% variasi dalam Pengungkapan Manajemen Risiko.

Berdasarkan hasil penelitian, berikut adalah saran penelitian lanjutan: 1. Untuk investor, disarankan mempertimbangkan pengungkapan manajemen risiko serta faktor-faktor seperti Dewan Komisaris, Komite Audit, dan Kepemilikan Institusional dalam pengambilan keputusan investasi. 2. Untuk peneliti selanjutnya, disarankan memperluas cakupan penelitian dengan tidak hanya fokus pada perusahaan BUMN, tetapi juga termasuk jenis perusahaan lain, memperpanjang periode observasi, dan memasukkan variabel tambahan ke dalam model penelitian. 3. Untuk publik, disarankan meningkatkan pemahaman dan kesadaran mengenai pentingnya penerapan Good Corporate Governance dan pengungkapan manajemen risiko yang komprehensif pada perusahaan BUMN.

  1. Vol. 8 No. 3 (2025): COSTING : Journal of Economic, Bussines and Accounting | Journal of Economic, Bussines... journal.ipm2kpe.or.id/index.php/COSTING/issue/view/372Vol 8 No 3 2025 COSTING Journal of Economic Bussines and Accounting Journal of Economic Bussines journal ipm2kpe index php COSTING issue view 372
Read online
File size447.9 KB
Pages13
DMCAReport

Related /

ads-block-test