TRISAKTITRISAKTI

Jurnal Magister Akuntansi TrisaktiJurnal Magister Akuntansi Trisakti

Penelitian ini secara sistematis menelaah kontribusi akuntansi forensik terhadap pencegahan dan deteksi kecurangan, dengan fokus khusus pada perannya dalam memperkuat mekanisme anti-kecurangan di Indonesia. Penelitian ini menggunakan pendekatan tinjauan pustaka sistematis (SLR) untuk menganalisis 26 artikel jurnal yang diterbitkan antara tahun 2015 dan 2025. Studi yang dipilih terdiri dari jurnal nasional yang terindeks di SINTA (tingkat 1–6) dan jurnal internasional yang terindeks di Emerald Insight, memastikan integrasi yang seimbang antara perspektif lokal dan global. Temuan menunjukkan bahwa akuntansi forensik memainkan peran reaktif dan proaktif dalam menangani penipuan. Dalam kapasitas reaktifnya, akuntansi forensik mendukung penyelidikan pasca-penipuan, pengumpulan bukti, dan proses litigasi. Sementara itu, peran proaktifnya tercermin dalam pemanfaatan teknologi canggih, seperti analisis big data, kecerdasan buatan, dan forensik digital, serta penerapan audit forensik untuk meningkatkan mekanisme deteksi dini dan pencegahan. Studi ini juga mengidentifikasi pergeseran signifikan dari pendekatan investigasi pasca-penipuan tradisional menuju orientasi yang lebih strategis dan preventif dalam kerangka kerja anti-penipuan organisasi. Secara teoritis, studi ini berkontribusi dalam mengisi celah dalam literatur akuntansi forensik Indonesia dengan memberikan analisis komprehensif dan integratif terhadap penelitian yang ada. Secara praktis, temuan-temuan ini menekankan pentingnya memperkuat kompetensi auditor, meningkatkan kerangka regulasi, dan mendorong kolaborasi lintas fungsi di antara unit-unit organisasi. Namun, studi ini terbatas pada sumber data sekunder; oleh karena itu, penelitian di masa depan disarankan untuk mengintegrasikan metode empiris, terutama di sektor-sektor berisiko tinggi dan praktik audit digital, guna meningkatkan ketahanan dan keterapan temuan-temuan tersebut.

Berdasarkan tinjauan literatur sistematis terhadap 26 artikel, akuntansi forensik memainkan peran strategis signifikan dalam pencegahan dan manajemen kecurangan di sektor publik maupun swasta, bergeser dari reaktif ke proaktif melalui penguatan sistem kontrol internal dan penggunaan teknologi deteksi dini.Efektivitasnya sangat bergantung pada kompetensi auditor, integrasi ke dalam kerangka tata kelola, ketersediaan teknologi data analitik canggih, dukungan regulasi yang jelas, serta kolaborasi lintas fungsi yang kuat.Pergeseran orientasi ini menegaskan posisi akuntansi forensik sebagai komponen esensial dalam membangun ekosistem tata kelola keuangan yang tangguh, memprioritaskan akuntabilitas, transparansi, dan integritas untuk meningkatkan ketahanan organisasi terhadap risiko kecurangan secara berkelanjutan.

Mengingat bahwa studi ini merupakan tinjauan literatur sistematis, penelitian lanjutan sangat dianjurkan untuk beralih ke metode empiris guna memvalidasi temuan di lapangan dan menggali aspek praktis yang belum terjangkau. Salah satu arah studi yang menarik adalah meneliti secara mendalam bagaimana efektivitas dan tantangan implementasi teknologi audit forensik canggih seperti kecerdasan buatan (AI) dan analitik big data dalam mendeteksi serta mencegah kecurangan di sektor-sektor berisiko tinggi di Indonesia. Penelitian ini dapat membandingkan kinerja teknologi tersebut dengan metode konvensional, serta mengidentifikasi faktor-faktor yang mempercepat atau menghambat adopsinya dalam praktik nyata. Selain itu, penting juga untuk mengeksplorasi model pelatihan dan pengembangan kompetensi akuntan forensik yang paling efektif, terutama untuk mendukung pergeseran paradigma dari pendekatan reaktif ke proaktif. Bagaimana kerangka regulasi yang ada di Indonesia dapat diperkuat untuk secara optimal mendukung peran proaktif akuntansi forensik, termasuk memfasilitasi kolaborasi lintas fungsi antara auditor internal, tim manajemen risiko, dan unit kepatuhan, adalah pertanyaan krusial yang perlu dijawab. Terakhir, dengan mempertimbangkan tingginya insiden kecurangan di sektor publik Indonesia yang disorot dalam pendahuluan, studi lanjutan dapat berfokus pada analisis kebijakan dan praktik akuntansi forensik di lembaga pemerintah. Penelitian ini dapat mengidentifikasi rekomendasi kebijakan yang lebih spesifik dan aplikatif guna memperkuat sistem anti-kecurangan di sektor publik, mendorong transparansi, akuntabilitas, dan tata kelola yang baik secara berkelanjutan. Pendekatan ini akan menghasilkan wawasan yang lebih konkret dan dapat ditindaklanjuti bagi pembuat kebijakan dan praktisi di Indonesia.

  1. Peran Akuntansi Forensik Dalam Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi | Jurnal Relasi Publik. peran akuntansi... ifrelresearch.org/index.php/jrp-widyakarya/article/view/1085Peran Akuntansi Forensik Dalam Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Jurnal Relasi Publik peran akuntansi ifrelresearch index php jrp widyakarya article view 1085
  2. Efektifkah Audit Forensik dengan Dukungan Whistleblowing Digunakan untuk Mendeteksi Suap? | Integritas:... doi.org/10.32697/integritas.v7i2.795Efektifkah Audit Forensik dengan Dukungan Whistleblowing Digunakan untuk Mendeteksi Suap Integritas doi 10 32697 integritas v7i2 795
  3. Akuntansi Forensik dan Audit Investigatif dalam Pengungkapan Fraud | Journal of Economic, Bussines and... journal.ipm2kpe.or.id/index.php/COSTING/article/view/708Akuntansi Forensik dan Audit Investigatif dalam Pengungkapan Fraud Journal of Economic Bussines and journal ipm2kpe index php COSTING article view 708
Read online
File size419.08 KB
Pages22
DMCAReport

Related /

ads-block-test