POLSRIPOLSRI

TEKNIKATEKNIKA

Pelayanan kesehatan di Puskesmas membutuhkan sistem yang dapat mengelola data pasien secara cepat, tepat, dan terhubung antar bagian. Namun, proses pencatatan rekam medis di Puskesmas Brabasan masih dilakukan secara manual, sehingga sering menimbulkan kesulitan dalam pencarian data, adanya duplikasi dokumen, serta keterlambatan dalam pelayanan. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mengembangkan Sistem Informasi Rekam Medis Elektronik berbasis web sebagai upaya meningkatkan efisiensi serta ketepatan pengelolaan data pasien di Puskesmas Brabasan. Metode pengembangan yang digunakan adalah model Waterfall, yang mencakup tahapan analisis kebutuhan, perancangan, implementasi, pengujian, dan pemeliharaan. Sistem dirancang menggunakan bahasa pemrograman PHP dan MySQL sebagai basis data, dengan antar muka web yang memungkinkan akses melalui jaringan lokal maupun internet. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem yang dibangun dapat mengolah data pasien, data pemeriksaan, informasi dokter, serta laporan medis secara terpadu. Pengujian menggunakan metode Black Box Testing membuktikan bahwa seluruh fitur berfungsi sesuai dengan kebutuhan pengguna. Dengan demikian, penerapan sistem informasi rekam medis elektronik ini mampu meningkatkan efektivitas pelayanan kesehatan dan mendukung proses digitalisasi administrasi di Puskesmas Brabasan.

Berdasarkan hasil perancangan dan implementasi Sistem Informasi Rekam Medis Elektronik Berbasis Web di Puskesmas Brabasan, diperoleh kesimpulan bahwa sistem ini mampu menyimpan dan mengelola data rekam medis secara terintegrasi melalui enam tabel utama.Fitur inti seperti pengelolaan data pasien, pencatatan rekam medis, dan autentikasi pengguna berjalan sesuai kebutuhan operasional.Sistem meningkatkan efisiensi pelayanan dengan mempercepat akses informasi dan mengurangi ketergantungan pada arsip fisik.Namun, beberapa fitur lanjutan seperti backup otomatis, keamanan data yang lebih kuat, dan integrasi dengan layanan lain masih perlu dikembangkan.

Penelitian lanjutan dapat mengembangkan sistem dengan menambahkan mekanisme backup otomatis, peningkatan keamanan data berbasis enkripsi, serta integrasi dengan layanan lain seperti farmasi atau BPJS untuk memperluas fungsi pelayanan. Selain itu, pengujian pada skala pengguna yang lebih besar dan pengembangan antarmuka yang lebih responsif perlu dilakukan agar sistem dapat diimplementasikan secara optimal di berbagai unit layanan kesehatan. Peneliti juga dapat mengeksplorasi pemanfaatan teknologi AI untuk otomatisasi analisis data rekam medis dan prediksi kebutuhan pasien, serta mengintegrasikan sistem dengan platform telemedicine untuk meningkatkan akses layanan kesehatan di daerah terpencil.

Read online
File size935.09 KB
Pages14
DMCAReport

Related /

ads-block-test