UTPUTP

Jurnal Teknik Sipil LATERALJurnal Teknik Sipil LATERAL

Proyek Pembangunan Jalan Akses Camping Ground Gandus dituntut selesai tepat waktu agar kepercayaan konsumen tetap terjaga. Untuk mencapai hal tersebut diperlukan pengendalian yang harus diketahui terlebih dahulu melalui kinerja proyek yang sedang berjalan. Salah satu cara untuk mengetahui kinerja proyek adalah dengan metode Earned Value yang mengintegrasikan aspek biaya, waktu dan prestasi kerja. Oleh karena itu, analisis Earned Value ini diterapkan pada Proyek Pembangunan Jalan Akses Bumi Perkemahan Gandus. Kinerja proyek dianalisis berdasarkan indeks kinerja biaya (Cost Performance Index) dan waktu (Schedule Performance Index). Perhitungan didasarkan pada nilai yang direncanakan, nilai yang diperoleh, dan biaya aktual. Pengendalian kinerja ditinjau selama 8 minggu yaitu minggu ke 12 sampai minggu ke 19. Hasil analisa pada minggu ke 12 sampai dengan 19 menunjukkan bahwa biaya yang dikeluarkan lebih besar dari rencana dan waktu pelaksanaan lebih lama dari rencana yang ditunjukkan dengan nilai rata-rata CPI = 0,976 (CPI<1) dan nilai rata-rata SPI = 0,999 (<1). Hasil perkiraan biaya proyek akhir sebesar Rp3.740.377.358,49 dengan waktu pelaksanaan selama 24 minggu yang berarti proyek akan sesuai dengan rencana.

Berdasarkan analisa perhitungan yang telah dilakukan, maka hal-hal yang dapat disimpulkan dari penelitian ini adalah.1) Kinerja biaya Cost Performance Index (CPI) dari minggu ke-12 sampai ke-19 secara keseluruhan mendapatkan nilai rata-rata <1 yang berarti biaya proyek lebih besar dari yang dianggarkan.Dan kinerja waktu Schedule Performance Index (SPI) dari minggu ke-12 sampai ke-19 secara keseluruhan mendapatkan nilai rata-rata <1 yang berarti proyek terlambat.2) Untuk Biaya akhir proyek Estimate At Completion (EAC) bila kondisi kinerja proyek sama seperti pada akhir peninjauan yaitu minggu ke-19 dengan nilai Rp 3.358,49, Nilai EAC tersebut tidak melebihi dari biaya total proyek (BAC) sebesar 3.Dan untuk waktu akhir proyek Estimate At Completion (ETC) bila kecendrungan kondisi kinerja proyek sama seperti pada akhir peninjauan yaitu minggu ke-19 didapatkan ETC sebesar 24 yang berarti proyek akan selesai sesuai yang direncanakan yaitu 24 minggu.

Berdasarkan hasil penelitian, dapat disarankan untuk melakukan studi lanjutan dengan fokus pada identifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi kinerja biaya dan waktu dalam proyek pembangunan jalan. Studi ini dapat menyelidiki berbagai aspek seperti manajemen kontrak, koordinasi antara pihak-pihak terkait, dan penggunaan teknologi dalam proses konstruksi. Selain itu, penelitian lanjutan juga dapat mengeksplorasi strategi-strategi pengendalian biaya dan waktu yang efektif, serta mengidentifikasi metode-metode alternatif untuk meningkatkan kinerja proyek. Dengan demikian, studi lanjutan ini dapat memberikan kontribusi dalam meningkatkan efisiensi dan efektivitas proyek pembangunan jalan di masa depan.

Read online
File size424.19 KB
Pages10
DMCAReport

Related /

ads-block-test