DJOURNALSDJOURNALS

JPM: Jurnal Pengabdian MasyarakatJPM: Jurnal Pengabdian Masyarakat

Abstrak−Ibu hamil di wilayah Kevikepan Ende menghadapi berbagai tantangan, antara lain keterbatasan akses terhadap fasilitas kesehatan, jarak geografis yang jauh, serta minimnya dukungan psikologis dan spiritual selama masa kehamilan. Kondisi tersebut berpotensi meningkatkan kecemasan dan kerentanan emosional ibu hamil, khususnya di komunitas basis gerejani. Menanggapi situasi ini, dilaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat melalui Gerakan Komunitas Umat Basis (KUB) Peduli Ibu Hamil sebagai bentuk pendampingan psiko-spiritual berbasis komunitas. Kegiatan pengabdian ini bertujuan memberikan pendampingan holistik bagi ibu hamil melalui keterlibatan aktif KUB dan pastoral paroki. Pendampingan dilakukan melalui kunjungan pastoral, doa bersama, pemberkatan, dukungan solidaritas, serta fasilitasi pemeriksaan kesehatan bekerja sama dengan tenaga medis setempat. Metode pelaksanaan meliputi pendampingan langsung di komunitas, observasi partisipatif, serta wawancara dengan ibu hamil, ketua KUB, dan pastor paroki sebagai bahan refleksi dan evaluasi kegiatan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa Gerakan KUB Peduli Ibu Hamil mampu menciptakan ruang aman dan inklusif bagi ibu hamil, menurunkan tingkat kecemasan, serta meningkatkan kesejahteraan psiko-spiritual dan rasa dimaknai dalam komunitas. Namun demikian, pelaksanaan kegiatan belum merata di seluruh lingkungan KUB, sehingga diperlukan penguatan pendampingan berkelanjutan, peningkatan kapasitas anggota KUB, serta dukungan struktural dari paroki. Kegiatan pengabdian ini menegaskan bahwa pendampingan psiko-spiritual berbasis komunitas merupakan model pelayanan pastoral yang kontekstual, partisipatif, dan relevan untuk mendukung kelompok rentan, khususnya ibu hamil, serta layak diintegrasikan ke dalam kebijakan pastoral keuskupan guna menjamin keberlanjutan program.

Gerakan KUB Peduli Ibu Hamil memberikan kontribusi positif terhadap pemenuhan kebutuhan psiko-spiritual ibu hamil, khususnya di wilayah paroki yang telah mengimplementasikan kegiatan secara konkret dan berkelanjutan.Namun, pelaksanaan gerakan ini belum merata di seluruh lingkungan KUB, disebabkan oleh kurangnya pemahaman teknis pengurus KUB dan koordinasi struktural.Diperlukan penguatan struktur organisasi, pendampingan berkelanjutan, serta edukasi pastoral untuk memastikan keberlanjutan program.

Penelitian lanjutan dapat fokus pada evaluasi efektivitas pelatihan untuk anggota KUB dalam memberikan dukungan psiko-spiritual. Selain itu, studi tentang dampak koordinasi antara KUB dan paroki dalam meningkatkan kesejahteraan ibu hamil. Terakhir, penelitian tentang peran pendampingan komunitas dalam mengurangi risiko depresi pasca-persalinan dapat menjadi arah baru yang relevan.

  1. Brasil - Quality of life, depression and anxiety among pregnant women with previous adverse pregnancy... doi.org/10.1590/S1516-31802009000400002Brasil Quality of life depression and anxiety among pregnant women with previous adverse pregnancy doi 10 1590 S1516 31802009000400002
  2. Brazil - Anxiety in pregnancy: prevalence and associated factors Anxiety in pregnancy: prevalence and... doi.org/10.1590/S1980-220X2016048003253Brazil Anxiety in pregnancy prevalence and associated factors Anxiety in pregnancy prevalence and doi 10 1590 S1980 220X2016048003253
Read online
File size4.57 MB
Pages8
DMCAReport

Related /

ads-block-test