UINMADURAUINMADURA

IQTISHADIA Jurnal Ekonomi & Perbankan SyariahIQTISHADIA Jurnal Ekonomi & Perbankan Syariah

Indonesia merupakan negara yang memiliki potensi di sektor pariwisata. Dalam konteks pariwisata berbasis ekonomi kreatif, Sumenep, salah satu kabupaten di Madura, memiliki potensi untuk dikembangkan secara optimal. Namun, isu-isu seperti produksi produk syariah, bahan baku dan pemasaran produk telah menjadi tantangan bagi pengusaha ekonomi kreatif di wilayah ini. Penelitian ini dilakukan untuk mengkaji perkembangan ekonomi kreatif untuk pariwisata halal di Sumenep dengan berfokus pada tantangan nyata yang dihadapi oleh pengusaha ekonomi kreatif, khususnya di sektor kerajinan. Data yang dikumpulkan kemudian dianalisis menggunakan analisis tematik. Analisis ini menghasilkan tiga temuan utama. Pertama, menerapkan konsep pengembangan ekonomi kreatif untuk pariwisata halal harus sejalan dengan kriteria Tim Percepatan Pengembangan Pengembangan Pariwisata Halal (TP3H). Kedua, sembilan tantangan yang dihadapi pengusaha ekonomi kreatif di Sumenep adalah kualitas dan kuantitas sumber daya manusia, permodalan, produk syariah, pesaing dari luar daerah, bahan baku, strategi pemasaran, infrastruktur informasi dan teknologi, serta kebijakan Pemerintah. Kompetitor dari luar daerah menjadi tantangan utama yang dihadapi pengusaha ekonomi kreatif Sumenep. Ketiga, strategi pelatihan, bantuan modal ventura, inovasi produk, pengembangan sistem pemasaran, kemitraan bisnis, dan pembentukan pusat konsultasi dan pengembangan dapat diterapkan untuk menghadapi tantangan ini, dengan kerja sama pengusaha dan pemerintah.

Diskusi pada bab ini menjelaskan bahwa studi ini telah menjawab semua pertanyaan penelitian dan mencapai ketiga tujuan yang digariskan.Temuan penelitian juga berkontribusi pada pengembangan pengetahuan tentang ekonomi kreatif dan pariwisata halal.Namun, masih ada lebih banyak area penelitian yang dapat dipelajari untuk memperkuat penelitian yang telah dilakukan guna membangun pengetahuan terkait ekonomi kreatif dan pariwisata halal.

Melihat tantangan yang dihadapi oleh pengembangan ekonomi kreatif untuk pariwisata halal di Sumenep, terdapat beberapa arah penelitian lanjutan yang menarik untuk dieksplorasi. Pertama, perlu adanya studi mendalam mengenai bagaimana menciptakan dan memasarkan produk kerajinan yang inovatif, namun tetap mematuhi prinsip syariah, seperti menghindari motif makhluk hidup, tanpa mengurangi daya tarik pasar. Penelitian ini dapat melibatkan eksperimen desain produk baru atau survei preferensi konsumen untuk motif yang lebih sesuai syariah namun tetap modern dan diminati wisatawan halal. Kedua, mengingat keterbatasan modal dan kurangnya pemanfaatan teknologi, sebuah studi intervensi tentang dampak program pelatihan digital marketing yang komprehensif dan berkelanjutan bagi pelaku UMKM kerajinan di Sumenep akan sangat bermanfaat. Penelitian ini bisa mengukur peningkatan penjualan, jangkauan pasar, dan adopsi teknologi setelah program tersebut. Lebih jauh lagi, dapat diteliti potensi dan model pengembangan platform e-commerce bersama atau koperasi digital yang khusus mengakomodasi produk kerajinan Sumenep, sehingga pelaku usaha dapat bersaing lebih efektif dengan kompetitor dari luar daerah dan mengurangi ketergantungan pada distributor tradisional. Ketiga, tantangan bahan baku dan permodalan juga membuka peluang penelitian tentang model rantai pasok yang lebih berkelanjutan dan efisien untuk industri kerajinan di Sumenep. Misalnya, studi kelayakan untuk mengembangkan sumber bahan baku lokal secara terintegrasi dengan masyarakat, atau model kemitraan modal ventura yang lebih mudah diakses dan berpihak pada keberlanjutan usaha kecil. Tujuan akhirnya adalah membangun ekosistem ekonomi kreatif yang tangguh, mandiri, dan berdaya saing global, dengan tetap menjaga nilai-nilai lokal dan syariah sebagai identitas utama. Hal ini akan memperkuat posisi Sumenep sebagai destinasi pariwisata halal yang unik dan berkelanjutan.

  1. DAMPAK COVID-19 TERHADAP PERLAMBATAN EKONOMI SEKTOR UMKM | Jurnal Ners. covid perlambatan ekonomi sektor... journal.universitaspahlawan.ac.id/index.php/ners/article/view/1023DAMPAK COVID 19 TERHADAP PERLAMBATAN EKONOMI SEKTOR UMKM Jurnal Ners covid perlambatan ekonomi sektor journal universitaspahlawan ac index php ners article view 1023
  2. An Econometric Analysis of Global Muslim Travel Index: A Study on the Perspectives of Permitted Tourism... econjournals.com/index.php/ijefi/article/view/8537An Econometric Analysis of Global Muslim Travel Index A Study on the Perspectives of Permitted Tourism econjournals index php ijefi article view 8537
  3. Ethnobotany of Homegarden in The Island of Gili Iyang, Sumenep Regency | Journal of Indonesian Tourism... jitode.ub.ac.id/index.php/jitode/article/view/470Ethnobotany of Homegarden in The Island of Gili Iyang Sumenep Regency Journal of Indonesian Tourism jitode ub ac index php jitode article view 470
  4. Making Indonesia as Integrated Halal Zone and World Halal Sector Hub Through the Implementation of Halal... doi.org/10.18196/jiebr.v1i1.11529Making Indonesia as Integrated Halal Zone and World Halal Sector Hub Through the Implementation of Halal doi 10 18196 jiebr v1i1 11529
Read online
File size650.63 KB
Pages24
DMCAReport

Related /

ads-block-test