PNLPNL

Jurnal VokasiJurnal Vokasi

Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memiliki peran penting dalam mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat. Namun, sebagian besar pelaku UMKM masih menghadapi permasalahan dalam pengelolaan keuangan, khususnya terkait pencatatan transaksi dan penyusunan laporan keuangan sederhana. Kondisi tersebut juga ditemukan pada UMKM di Kelurahan Tlogosari Kulon, Kecamatan Pedurungan, Kota Semarang, dimana sebagian besar pelaku usaha belum memiliki sistem pencatatan keuangan yang tertib dan masih mencampurkan keuangan pribadi dengan keuangan usaha. Oleh karena itu, kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas pencatatan keuangan UMKM melalui literasi akuntansi sederhana.

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat yang dilaksanakan pada Selasa, 19 Mei 2026 di Kelurahan Tlogosari Kulon, Kecamatan Pedurungan, Kota Semarang telah berjalan dengan baik dan mencapai tujuan yang telah ditetapkan.Kegiatan yang diikuti oleh 10 pelaku UMKM ini berhasil meningkatkan pemahaman peserta mengenai pentingnya literasi akuntansi dan pencatatan keuangan dalam pengelolaan usaha.Melalui penyuluhan, pelatihan, dan pendampingan, peserta memperoleh pengetahuan mengenai cara mencatat transaksi usaha, memisahkan keuangan pribadi dan usaha, serta menyusun laporan keuangan sederhana yang meliputi laporan arus kas dan pencatatan aset usaha.Hasil evaluasi menunjukkan bahwa peserta mampu memahami dan mempraktikkan penyusunan laporan keuangan sederhana menggunakan template yang diberikan oleh tim pengabdian.Kelebihan kegiatan ini adalah materi yang diberikan sesuai dengan kebutuhan pelaku UMKM, metode pelatihan yang bersifat praktis, serta adanya pendampingan langsung yang memudahkan peserta memahami proses pencatatan keuangan.Namun demikian, kegiatan ini masih memiliki keterbatasan, yaitu jumlah peserta yang relatif terbatas dan waktu pelaksanaan yang singkat sehingga belum memungkinkan pendampingan secara mendalam terhadap seluruh permasalahan keuangan yang dihadapi masing-masing UMKM.

Untuk meningkatkan kualitas tata kelola keuangan UMKM, disarankan agar pelaku UMKM secara konsisten menerapkan pencatatan keuangan sederhana dalam kegiatan usahanya sehari-hari serta memisahkan keuangan pribadi dan keuangan usaha agar informasi keuangan yang dihasilkan lebih akurat. Selain itu, pemerintah kelurahan dan instansi terkait dapat mendukung peningkatan kapasitas UMKM melalui program pelatihan lanjutan mengenai pengelolaan keuangan, perpajakan UMKM, serta pemanfaatan aplikasi keuangan digital. Perguruan tinggi juga dapat berperan dalam kegiatan pendampingan berkelanjutan dengan cakupan peserta yang lebih luas dan waktu pendampingan yang lebih panjang. Pengembangan program selanjutnya dapat diarahkan pada digitalisasi pencatatan keuangan dan penyusunan laporan keuangan berbasis aplikasi untuk meningkatkan efisiensi pengelolaan usaha UMKM.

  1. Pengaruh literasi keuangan terhadap kinerja dan keberlangsungan UMKM di Jawa Tengah | Jurnal Siasat Bisnis.... journal.uii.ac.id/index.php/JSB/article/view/4424Pengaruh literasi keuangan terhadap kinerja dan keberlangsungan UMKM di Jawa Tengah Jurnal Siasat Bisnis journal uii ac index php JSB article view 4424
  2. SMME Owners’ Financial Literacy and Business Growth | Mediterranean Journal of Social Sciences.... richtmann.org/journal/index.php/mjss/article/view/1528SMME OwnersAo Financial Literacy and Business Growth Mediterranean Journal of Social Sciences richtmann journal index php mjss article view 1528
Read online
File size670.69 KB
Pages11
DMCAReport

Related /

ads-block-test