PNMPNM

DIKEMAS (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat)DIKEMAS (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat)

Latar belakang dari program ini adalah permasalahan pengelolaan sampah plastik di masyarakat. Kelompok pengelola bank sampah terus beroperasi secara pasif, terbatas pada penjualan sampah plastik kiloan tidak disertai pengolahan lebih lanjut. Kondisi tersebut berdampak pada rendahnya kontribusi terhadap peningkatan pendapatan warga yang melatarbelakangi permasalahan lingkungan. Solusi untuk mengatasi masalah tersebut dengan pengembangan model pemberdayaan masyarakat menggunakan metode PDCA (Plan-Do-Check-Act) yang mencakup observasi, pelatihan teknis dan manajemen usaha, pendampingan produksi, dan strategi pemasaran digital. Sampah diolah menggunakan mesin pencacah untuk menghasilkan ecogreen-furniture bernilai jual. Tujuan program ini adalah meningkatkan kapasitas warga, membentuk unit usaha kreatif berbasis daur ulang, dan menciptakan pendapatan aktif yang berkelanjutan. Hasil program ini menunjukan masyarakat kompeten memproduksi paving block dengan daya tahan baik dan furniture seperti meja, kursi, dan asbak. Produk tersebut dipasarkan secara offline atau online, khususnya pada kegiatan desa. Inovasi ini sejalan dengan SDGs 8 dan 17 terkait pekerjaan layak, pertumbuhan ekonomi, dan kemitraan untuk pembangunan berkelanjutan. Model pemberdayaan ini berpotensi direplikasi secara luas dan memberikan kontribusi nyata peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Sebagai respons terhadap permasalahan rendahnya pendapatan masyarakat akibat sampah plastik, Program PPK Ormawa di Desa Tambakmas hadir sebagai solusi pemberdayaan yang untuk mengubah limbah plastik menjadi produk yang ramah lingkungan dan memiliki nilai ekonomi.Melalui program ini, masyarakat tidak hanya diedukasi untuk peduli terhadap lingkungan, tetapi dilatih untuk memproduksi eco-green furniture dan teknologi tepat guna seperti paving block, asbak, papan kursi, dan meja.Dampak yang dihasilkan mencakup peningkatan kesadaran lingkungan, terciptanya sumber pendapatan baru, dan penguatan ekonomi kreatif berbasis lingkungan di Desa Tambakmas.

Untuk meningkatkan keberlanjutan dan dampak program, disarankan untuk melakukan pengembangan desain dan produksi ecogreen-furniture berbasis plastik, perluasan jaringan pemasaran, dan penguatan kapasitas kader lokal yang menjadi penggerak unit usaha desa. Pada tahun ketiga, fokus pada penjaminan kemandirian dan perluasan dampak melalui pembentukan pusat edukasi pengelolaan sampah, pelatihan untuk desa sekitar, inovasi dan diversifikasi produk, serta penguatan kelembagaan usaha desa dengan model bisnis yang terukur. Dengan sinergi antara masyarakat, pemerintah, akademisi, dan dunia usaha, Desa Tambakmas berpotensi menjadi contoh dalam pengelolaan limbah plastik menjadi produk ramah lingkungan yang berkelanjutan dan bernilai ekonomi tinggi.

  1. Pendekatan Circular Economy Dalam Pengelolaan Sampah Plastik di Karang Taruna Desa Baros, Kecamatan Baros,... doi.org/10.33753/ijse.v1i2.13Pendekatan Circular Economy Dalam Pengelolaan Sampah Plastik di Karang Taruna Desa Baros Kecamatan Baros doi 10 33753 ijse v1i2 13
  2. Analisis Pemanfaatan Sampah Plastik dengan Metode Buang, Pisah, dan Untung Menggunakan Sistem Barcode... doi.org/10.14710/jil.20.2.252-262Analisis Pemanfaatan Sampah Plastik dengan Metode Buang Pisah dan Untung Menggunakan Sistem Barcode doi 10 14710 jil 20 2 252 262
Read online
File size693.87 KB
Pages7
DMCAReport

Related /

ads-block-test