UNITAUNITA
PublicianaPublicianaProvinsi Banten menjadi provinsi dengan jumlah pengangguran terbesar, yaitu 7,52 persen. Angka pengangguran di Kota Tangerang mengalami penurunan setiap tahunnya, namun masih menunjukkan angka yang cukup tinggi sehingga masih menjadi perhatian pemerintah. Pemerintah Kota Tangerang melalui Dinas Ketenagakerjaan dan lembaga terkait terus berupaya mengurangi tingkat pengangguran melalui berbagai program, seperti mengadakan pelatihan berbasis kompetensi yang berorientasi kewirausahaan yang bertujuan untuk mengurangi angka pengangguran di kota Tangerang dengan meningkatkan keahlian dan produktivitas sumber daya manusia. Tujuan dari penelitian ini adalah mendeskripsikan dan menganalisis nilai publik (public value) program pelatihan berorientasi kewirausahaan di unit pelaksana teknis (UPT) balai latihan kerja kota Tangerang. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif, dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Penelitian ini menggunakan teori Mark Moore (1995) strategic triangle yang terdiri dari 3 aspek yaitu legitimasi dan dukungan, kapasitas operasional, dan nilai substansial.
Berdasarkan hasil penelitian di lapangan, program pelatihan berbasis kewirausahaan di Unit Pelaksana Teknis (UPT) Balai Latihan Kerja Kota Tangerang terdapat tiga aspek yang dapat disimpulkan.Program pelatihan berbasis kewirausahaan mendapat dukungan dari masyarakat, serta didukung dengan dasar hukum yang sah.Landasan hukum diciptakannya program ini ialah Undang-Undang Nomor 13 tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan yang tertuang pada Bab V mengenai pelatihan kerja, Peraturan Pemerintah Nomor 31 tahun 2006 tentang Sistem Pelatihan Kerja Nasional, dan Peraturan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi Nomor 8 Tahun 2014 tentang pedoman penyelenggaraan pelatihan berbasis kompetensi.Bentuk dukungan dan peran pemerintah ialah terdapatnya lembaga pengelola Program Pelatihan Berbasis Kewirausahaan ialah Balai Latihan Kerja yang menjadi pelaksana program sesuai dengan Peraturan Menteri Ketenagakerjaan Nomor 8 tahun 2017 tentang Standar Balai Latihan Kerja.Kapasitas operasional dalam program pelatihan berbasis kewirausahaan di Unit Pelaksana Teknis (UPT) Balai Latihan Kerja Kota Tangerang telah diketahui dengan adanya sumber dana yang berasal dari APBD Kota Tangerang serta pengelokasiannya yang cukup baik.Lalu mengenai sumber daya manusia pada pengelola program ini telah memenuhi kebutuhan, serta instruktur pelatih yang memadai karena sudah sesuai dengan kompetensi dan kualifikasi yang sesuai dengan pendidikan dan pengalaman dibidang kejuruan yang dilatih.Dalam segi sarana & prasarana yang ada di Balai Latihan Kerja Kota Tangerang sudah memadai untuk menunjang keberlangsungan pelatihan berbasis kewirausahaan, meskipun memang masih ada beberapa yang memerlukan perbaikan.Contohnya seperti mesin-mesin pelatihan yang memerlukan perbaikan atau pembaharuan, karena adanya kerusakan atau pembahauan pada mesin.Dan perlu adanya perbaikan pada ruangan pelatihan agar lebih nyaman dan memadai, serta perlunya perbaikan pada fasilitas umum seperti mushola.Nilai substansial pada program pelatihan berbasis kewirausahaan di Unit Pelaksana Teknis (UPT) Balai Latihan Kerja Kota Tangerang terdapat nilai ekonomi seperti program ini mampu meringankan ekonomi peserta pelatihan secara tidak langsung, peserta pelatihan tidak dipungut biaya sedikitpun baik dari proses pendaftaran hingga tahap pelaksanaan, peserta diberikan pelatihan serta ilmu pengetahuan mengenai dunia wirausaha agar peserta pelatihan dapat membuka usaha sendiri di kemudian hari.Pada nilai sosial dan budaya, dengan adanya program pelatihan ini peserta pelatihan jadi menambah kenalan dan memperluas jaringan mereka dengan antar peserta pelatihan lainnya yang bisa saja berpeluang menjadi partner bisnis.Pada nilai politik, adanya program pelatihan ini masyarakat terlibat menjadi peserta pelatihan dan media promosi.Pada nilai pendidikan, dengan adanya program pelatihan ini masyarakat mendapatkan ilmu, pengetahuan, dan wawasan melalui pendidikan di luar sekolah.Masyarakat jadi memiliki kompetensi dan keahlian baru, serta semua ilmu yang diajarkan di BLK pun mampu membuat masyarakat mempelajari hal baru dalam meningkatkan produktivitas mereka.Pada nilai ekologi, program pelatihan berbasis kewirausahaan ini tidak memiliki dampak negatif terhadap lingkungan, tetapi adanya pelatihan inipun tidak dapat membantu permasalahan lingkungan yang ada seperti pembangunan keberlanjutan, mengurangi polusi, pemanasan global, dan permasalahan sampah.
Berdasarkan hasil penelitian, berikut adalah saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan:. . 1. Mengembangkan program pelatihan berbasis kewirausahaan dengan fokus pada peningkatan keterlibatan masyarakat dalam program pelatihan. Hal ini dapat dilakukan dengan melibatkan masyarakat secara aktif dalam proses pelatihan, seperti memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk memberikan masukan dan saran terkait jenis pelatihan yang diinginkan, serta meningkatkan komunikasi dan interaksi antara peserta pelatihan dengan masyarakat setempat.. . 2. Meningkatkan kualitas sarana dan prasarana pelatihan, terutama dalam hal pemeliharaan dan perbaikan mesin-mesin pelatihan serta fasilitas umum seperti mushola. Hal ini penting untuk menciptakan lingkungan pelatihan yang nyaman dan memadai, sehingga peserta pelatihan dapat fokus dan termotivasi dalam mengikuti pelatihan.. . 3. Melakukan penelitian lebih lanjut mengenai dampak program pelatihan berbasis kewirausahaan terhadap peningkatan produktivitas dan kemampuan berwirausaha peserta pelatihan. Penelitian ini dapat dilakukan dengan mengukur tingkat keberhasilan peserta pelatihan dalam membuka usaha sendiri, serta menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi kesuksesan mereka dalam berwirausaha.
| File size | 102.32 KB |
| Pages | 9 |
| DMCA | Report |
Related /
YPIDATHUYPIDATHU Studi kasus mengungkapkan bahwa emoji dapat meningkatkan kohesi tim, kepuasan, dan penyelesaian konflik dalam konteks profesional, memperluas aplikasinyaStudi kasus mengungkapkan bahwa emoji dapat meningkatkan kohesi tim, kepuasan, dan penyelesaian konflik dalam konteks profesional, memperluas aplikasinya
InstiperInstiper Rekomendasi strategi meliputi penguatan kemitraan jangka panjang, adopsi teknologi tepat guna, pengembangan produk/kemasan, optimalisasi pemasaran digital,Rekomendasi strategi meliputi penguatan kemitraan jangka panjang, adopsi teknologi tepat guna, pengembangan produk/kemasan, optimalisasi pemasaran digital,
WASTUKANCANAWASTUKANCANA PT. X merupakan salah satu perusahaan sepeda motor di Indonesia, sudah banyak motor dengan kualitas baik yang diproduksi dan dipasarkan di Indonesia. AdaPT. X merupakan salah satu perusahaan sepeda motor di Indonesia, sudah banyak motor dengan kualitas baik yang diproduksi dan dipasarkan di Indonesia. Ada
UINSAIDUINSAID 23/2019. Strategi kunci termasuk formulasi kebijakan, pengembangan budaya organisasi yang sadar risiko, peningkatan sumber daya manusia, dan segmentasi23/2019. Strategi kunci termasuk formulasi kebijakan, pengembangan budaya organisasi yang sadar risiko, peningkatan sumber daya manusia, dan segmentasi
STTIASTTIA Hasilnya menunjukkan bahwa masalah sosial merupakan bagian integral dari tanggung jawab gereja dalam menjalankan misi Allah. Sebagaimana Allah berkaryaHasilnya menunjukkan bahwa masalah sosial merupakan bagian integral dari tanggung jawab gereja dalam menjalankan misi Allah. Sebagaimana Allah berkarya
STKIPKUSUMANEGARASTKIPKUSUMANEGARA Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 26 Oktober 2024 dan diikuti oleh empat orang pengurus panti. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta menunjukkanKegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 26 Oktober 2024 dan diikuti oleh empat orang pengurus panti. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta menunjukkan
PUBLINEPUBLINE Dengan penerapan strategi yang tepat, Stand-Up Comedy Lombok dapat menjadi atraksi budaya khas yang memperkuat sektor pariwisata regional sekaligus meningkatkanDengan penerapan strategi yang tepat, Stand-Up Comedy Lombok dapat menjadi atraksi budaya khas yang memperkuat sektor pariwisata regional sekaligus meningkatkan
POLTEKKES PADANGPOLTEKKES PADANG Namun tidak terdapat hubungan yang signifikan antara ketersediaan sarana prasarana dan peran petugas kesehatan dengan perilaku penjamah makanan jajananNamun tidak terdapat hubungan yang signifikan antara ketersediaan sarana prasarana dan peran petugas kesehatan dengan perilaku penjamah makanan jajanan
Useful /
STTIASTTIA Keilahian Yesus yang tercermin dalam penyembuhan, kebangkitan, pekerjaan mesianis, pengetahuan isi hati, dan pengampunan dosa memberikan dasar bagi gerejaKeilahian Yesus yang tercermin dalam penyembuhan, kebangkitan, pekerjaan mesianis, pengetahuan isi hati, dan pengampunan dosa memberikan dasar bagi gereja
STTIASTTIA Dimana dengan sikap ini mendorong siswa untuk menghormati orang lain sebagai sesama ciptaan Tuhan. Siswa akan menunjukkan sikap sopan, memahami perbedaan,Dimana dengan sikap ini mendorong siswa untuk menghormati orang lain sebagai sesama ciptaan Tuhan. Siswa akan menunjukkan sikap sopan, memahami perbedaan,
UBTUBT Fakta bahwa lebih dari 90% penduduk Indonesia mengonsumsi beras menjadi buktinya. Mengkonsumsi beras organik akan menjauhkan seseorang dari resiko mengkonsumsiFakta bahwa lebih dari 90% penduduk Indonesia mengonsumsi beras menjadi buktinya. Mengkonsumsi beras organik akan menjauhkan seseorang dari resiko mengkonsumsi
JURNALFTIJAYABAYAJURNALFTIJAYABAYA Dan diperoleh prosentase penurunan kadar Mangan (Mn) terbesar 10,43% pada kondisi operasi 50 gram/1L dengan lama adsorbsi 30 menit. Dari percobaan danDan diperoleh prosentase penurunan kadar Mangan (Mn) terbesar 10,43% pada kondisi operasi 50 gram/1L dengan lama adsorbsi 30 menit. Dari percobaan dan