IPBIPB

Journal of Tropical SilvicultureJournal of Tropical Silviculture

Desa Sungai Cemara di Kabupaten Tanjung Jabung Timur, Provinsi Jambi, merupakan bagian dari Cagar Alam Hutan Bakau Pantai Timur dan berbatasan langsung dengan Taman Nasional Berbak Sembilang. Kawasan ini memiliki ekosistem mangrove seluas ±300 ha yang berperan penting dalam perlindungan garis pantai dan menjadi habitat bagi berbagai spesies satwa, termasuk burung migran dan harimau sumatera. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis struktur vegetasi dan karakteristik habitat ekosistem mangrove di desa tersebut. Metode yang digunakan meliputi survei vegetasi pada lima transek dengan total 100 plot, mencakup tiga tingkat pertumbuhan: semai, pancang, dan pohon. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Rhizopora sp merupakan spesies dominan dengan nilai Indeks Nilai Penting (INP) tertinggi pada semua tingkat tegakan (81,88% semai; 80,79% pancang; 145,68% pohon). Parameter lingkungan mendukung pertumbuhan mangrove, dengan suhu 28–30°C, salinitas 23–25 ppt, pH tanah dan air 6–7, serta substrat berlumpur. Temuan ini menunjukkan bahwa ekosistem mangrove di Desa Sungai Cemara memiliki kondisi regeneratif yang baik dan mendukung upaya konservasi berbasis ekologi.

Ekosistem mangrove di Desa Sungai Cemara didominasi oleh Rhizophora sp dengan nilai INP 81,88% (semai), 80,79% (pancang), dan 145,68% (pohon), serta Avicennia sp dengan INP 62,50% (semai), 63,31% (pancang), dan 85,67% (pohon).Tingginya nilai INP kedua spesies menunjukkan kemampuan adaptasi dan regenerasi yang kuat pada kondisi lingkungan optimal (suhu 28–30 °C, salinitas 23–25 ppt, pH 6–7, substrat berlumpur), sehingga keduanya berperan sebagai spesies kunci dalam menjaga keberlanjutan ekosistem mangrove di kawasan ini.

Berdasarkan hasil penelitian, saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan adalah: (1) Menganalisis lebih lanjut faktor abiotik seperti salinitas dan kualitas air untuk memahami dinamika populasi mangrove di kawasan ini. (2) Meneliti pengaruh kerapatan mangrove terhadap perubahan garis pantai dan intrusi air laut, serta mengidentifikasi strategi konservasi yang efektif untuk menjaga ekosistem mangrove. (3) Melakukan studi tentang regenerasi alami mangrove dan potensi rehabilitasi berbasis masyarakat, dengan tujuan meningkatkan keberlanjutan ekosistem mangrove di pesisir Indonesia.

  1. Client Challenge. client challenge javascript disabled browser please enable proceed required part site... link.springer.com/article/10.1007/s00442-010-1705-2Client Challenge client challenge javascript disabled browser please enable proceed required part site link springer article 10 1007 s00442 010 1705 2
  2. Ecosystem Service Valuations of Mangrove Ecosystems to Inform Decision Making and Future Valuation Exercises... journals.plos.org/plosone/article?id=10.1371/journal.pone.0107706Ecosystem Service Valuations of Mangrove Ecosystems to Inform Decision Making and Future Valuation Exercises journals plos plosone article id 10 1371 journal pone 0107706
  3. Client Challenge. client challenge javascript disabled browser please enable proceed required part site... doi.org/10.1007/s40641-015-0002-xClient Challenge client challenge javascript disabled browser please enable proceed required part site doi 10 1007 s40641 015 0002 x
Read online
File size715.59 KB
Pages8
DMCAReport

Related /

ads-block-test