INTERNATIONALPUBLISHERINTERNATIONALPUBLISHER

Neo Journal of economy and social humanitiesNeo Journal of economy and social humanities

Artikel ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh literasi digital dan literasi keuangan terhadap kinerja Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kota Depok dengan mengintegrasikan perspektif Resource-Based View (RBV) dan Technology Acceptance Model (TAM). Studi ini berangkat dari fenomena pertumbuhan kuantitatif UMKM yang belum sepenuhnya diikuti oleh penguatan kemampuan internal, khususnya dalam penggunaan teknologi digital dan pengelolaan keuangan bisnis. Studi ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei terhadap 100 pelaku UMKM yang dipilih melalui teknik sampling cluster di 11 kecamatan di Kota Depok. Analisis data dilakukan menggunakan regresi linier berganda. Hasil menunjukkan bahwa literasi digital dan literasi keuangan, baik secara parsial maupun simultan, memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja UMKM (p < 0,05). Literasi keuangan memiliki pengaruh yang lebih dominan daripada literasi digital. Nilai Adjusted R² sebesar 0,747 menunjukkan bahwa 74,7% variasi kinerja UMKM dapat dijelaskan oleh kedua variabel tersebut. Temuan ini mengonfirmasi bahwa kemampuan intangible berbasis literasi merupakan determinan strategis kinerja UMKM di daerah perkotaan yang sedang mengalami transformasi digital. Studi ini memberikan kontribusi empiris dengan memperkuat model integratif literasi digital dan literasi keuangan sebagai sumber keunggulan kompetitif UMKM.

Studi ini menganalisis pengaruh literasi digital dan literasi keuangan terhadap kinerja Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kota Depok.Hasil menunjukkan bahwa kedua variabel tersebut memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja UMKM, baik secara parsial maupun simultan.Literasi keuangan memiliki pengaruh yang lebih dominan daripada literasi digital.Temuan ini mengonfirmasi bahwa kemampuan intangible berbasis literasi merupakan determinan strategis kinerja UMKM di daerah perkotaan yang sedang mengalami transformasi digital.Studi ini memberikan kontribusi empiris dengan memperkuat model integratif literasi digital dan literasi keuangan sebagai sumber keunggulan kompetitif UMKM.Secara teoritis, temuan ini memperkuat perspektif Resource-Based View (RBV) yang menyatakan bahwa kemampuan internal intangible, seperti literasi digital dan literasi keuangan, merupakan sumber daya strategis yang dapat menciptakan keunggulan kompetitif dan meningkatkan kinerja organisasi.Integrasi kedua kemampuan ini terbukti berkontribusi signifikan terhadap variasi kinerja UMKM.Selain itu, hasil studi ini juga mendukung kerangka Technology Acceptance Model (TAM), di mana literasi digital meningkatkan persepsi kemudahan dan kegunaan teknologi, sehingga mendorong adopsi teknologi digital dalam kegiatan bisnis, yang pada gilirannya meningkatkan efisiensi dan perluasan pasar.Secara praktis, studi ini implikasinya adalah program pemberdayaan UMKM tidak hanya fokus pada digitalisasi, tetapi juga terintegrasi dengan penguatan literasi keuangan yang sistematis dan berkelanjutan.Pendekatan kebijakan holistik memiliki potensi untuk menghasilkan perbaikan kinerja bisnis yang lebih optimal, terutama di daerah perkotaan berkembang.Studi ini terbatas pada pelaku UMKM di tiga sektor utama (kuliner, fashion, dan jasa), sehingga hasilnya tidak dapat digeneralisasikan ke seluruh UMKM di Kota Depok.Penelitian lebih lanjut direkomendasikan untuk memperluas cakupan sektor dan wilayah, menambah variabel penelitian, dan menggunakan pendekatan longitudinal untuk memperoleh pemahaman yang lebih komprehensif tentang faktor-faktor yang mempengaruhi kinerja UMKM.

Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk memperluas cakupan sektor dan wilayah, sehingga hasilnya dapat digeneralisasikan ke seluruh UMKM di Kota Depok. Selain itu, penelitian dapat menambahkan variabel lain yang mungkin mempengaruhi kinerja UMKM, seperti inovasi produk, strategi pemasaran, dan akses permodalan. Pendekatan longitudinal juga dapat diterapkan untuk menganalisis perubahan kinerja UMKM dalam jangka panjang. Dengan demikian, penelitian lanjutan dapat memberikan pemahaman yang lebih komprehensif tentang faktor-faktor yang mempengaruhi kinerja UMKM dan membantu dalam merancang kebijakan yang lebih efektif untuk mendukung pertumbuhan dan keberlanjutan UMKM di Kota Depok.

  1. Search | IKRA-ITH ABDIMAS. search ikra ith abdimas skip main content navigation menu site footer results... doi.org/10.37817/ikra-ithabdimas.v6i1.2369Search IKRA ITH ABDIMAS search ikra ith abdimas skip main content navigation menu site footer results doi 10 37817 ikra ithabdimas v6i1 2369
  2. The Influence of Digital Literacy and Financial Literacy on the Performance of MSMEs: (An Empirical Study... internationalpublisher.id/journal/index.php/Nejesh/article/view/418The Influence of Digital Literacy and Financial Literacy on the Performance of MSMEs An Empirical Study internationalpublisher journal index php Nejesh article view 418
Read online
File size1009.76 KB
Pages13
DMCAReport

Related /

ads-block-test