TRISAKTITRISAKTI

Jurnal Pengabdian Masyarakat TrimedikaJurnal Pengabdian Masyarakat Trimedika

Nyeri punggung bawah dengan radikulopati sering membatasi aktivitas dan menurunkan kualitas hidup, dan Hernia Nukleus Pulposus (HNP) merupakan salah satu penyebab tersering. Pendekatan kedokteran keluarga memungkinkan identifikasi menyeluruh terhadap faktor biologis, psikologis, sosial, perilaku, lingkungan, spiritual, dan keluarga yang memengaruhi pasien. Laporan kasus berbasis kunjungan rumah ini menganalisis seorang perempuan berusia 55 tahun dengan nyeri punggung bawah yang menjalar ke tungkai kanan sejak delapan bulan dan dicurigai radikulopati, melalui hasil anamnesis, pemeriksaan fisik, observasi lingkungan rumah, dan wawancara keluarga, yang dilanjutkan dengan kegiatan edukasi kesehatan bagi pasien dan keluarga. Faktor risiko yang ditemukan meliputi obesitas derajat II, hipertensi derajat I yang belum terkontrol, aktivitas yang membebani lumbal, serta lingkungan rumah yang kurang ergonomis, sedangkan fungsi keluarga sangat baik dengan skor APGAR 10. Edukasi mencakup informasi gejala radikular, tanda bahaya yang memerlukan evaluasi medis, ergonomi, modifikasi aktivitas, aktivitas fisik bertahap, pengendalian berat badan, kepatuhan obat antihipertensi, modifikasi lingkungan rumah, dan dukungan keluarga. Segera setelah edukasi, skor pengetahuan pasien meningkat dari 70% menjadi 90%, sedangkan skor anggota keluarga meningkat dari 80% menjadi 100%. Pendekatan kedokteran keluarga memungkinkan identifikasi faktor risiko yang komprehensif, sedangkan edukasi meningkatkan pengetahuan pasien dan keluarga sebagai modal yang berpotensi mendukung pengelolaan penyakit jangka panjang.

Edukasi yang melibatkan pasien dan keluarga diikuti peningkatan segera skor pengetahuan pasien dari 70% menjadi 90% dan anggota keluarga dari 80% menjadi 100%, sehingga indikator keberhasilan yang ditetapkan tercapai.Hasil tersebut menunjukkan peningkatan pemahaman jangka pendek, tetapi belum membuktikan perubahan perilaku atau perbaikan klinis.Tindak lanjut diperlukan untuk mengevaluasi nyeri, fungsi, pemeriksaan neurologis, kepatuhan, faktor risiko kardiometabolik, dan penerapan modifikasi lingkungan rumah.Kegiatan serupa disarankan dilanjutkan dengan pendampingan berkala dan koordinasi bersama puskesmas setempat agar perubahan yang dianjurkan dapat dipertahankan.

Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melakukan studi yang melibatkan lebih banyak pasien dengan keluhan serupa di wilayah yang sama, dengan penilaian ulang pada interval waktu tertentu. Integrasi kegiatan dengan program puskesmas setempat dapat membantu menjaga keberlanjutan intervensi setelah kegiatan mahasiswa berakhir. Selain itu, penelitian dapat fokus pada evaluasi jangka panjang efektivitas intervensi dan perubahan perilaku pasien, serta dampak edukasi kesehatan terhadap penurunan intensitas nyeri, perbaikan fungsi fisik, penurunan berat badan, dan pengendalian tekanan darah. Studi lanjutan juga dapat mengeksplorasi peran keluarga dalam mendukung modifikasi aktivitas dan lingkungan rumah, serta dampak keterlibatan keluarga dalam proses edukasi dan pengelolaan penyakit jangka panjang.

  1. EDUKASI KESEHATAN MELALUI PENDEKATAN KEDOKTERAN KELUARGA PADA PASIEN DENGAN KECURIGAAN RADIKULOPATI LUMBOSAKRAL... e-journal.trisakti.ac.id/index.php/abdimastrimedika/article/view/27463EDUKASI KESEHATAN MELALUI PENDEKATAN KEDOKTERAN KELUARGA PADA PASIEN DENGAN KECURIGAAN RADIKULOPATI LUMBOSAKRAL e journal trisakti ac index php abdimastrimedika article view 27463
  2. Impact of Obesity on Lumbar Disc Herniation | Journal of Islamabad Medical & Dental College. impact... doi.org/10.35787/jimdc.v12i2.934Impact of Obesity on Lumbar Disc Herniation Journal of Islamabad Medical Dental College impact doi 10 35787 jimdc v12i2 934
Read online
File size829.08 KB
Pages14
DMCAReport

Related /

ads-block-test