UNAIM WAMENAUNAIM WAMENA

Jurnal HonaiJurnal Honai

Keterisolasian berbagai informasi dan komunikasi yang sulit dijangkau oleh kelompok informasi masyarakat (KIM) di Distrik Walelagama, menyebabkan terhambatnya perkembangan dan daya saing masyarakat dalam berbagai hal. Dengan adanya keterbatasan sarana dan prasarana penunjang membuat masyarakat Distrik Walelagama tidak dapat bersaing secara luas, cepat, mudah, dan efektif. Peranan strategis Dinas Informasi dan Komunikasi Kabupaten Jayawijaya merupakan bentuk pendampingan dari pemerintah daerah dalam hal ini dinas terkait, sebagai upaya pemberdayaan kepada kelompok informasi masyarakat, yang nantinya akan meningkatkan kemampuan dan menambah sumber pengetahuan masyarakat. Salah satu kelompok informasi masyarakat dengan komoditi unggulan yaitu budidaya lebah madu. Komoditi ini akan dijadikan studi banding dengan sampel tujuh orang dan menggunakan metode deskriptif-kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah dengan melakukan observasi partisipan, wawancara, dan dokumentasi. Sedangkan teknik analisa data yang digunakan adalah reduksi data, penyajian data, dan menarik kesimpulan.

Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan, maka dapat ditarik kesimpulan sebagai berikut.- Koordinasi yang terjadi antara KIM peternak lebah madu dengan pemerintah daerah terjalin dengan baik.- KIM peternak lebah madu pernah mengikuti bimbingan teknis dan pameran, tetapi frekuensinya masih kurang.- Masih terbatasnya saluran dan jaringan informasi sehingga KIM peternak lebah madu sangat terbatas dalam mengakses internet.- Sarana dan prasarana yang dimiliki oleh KIM peternak lebah madu diperoleh melalui hasil swadaya, bukan dari pemberian pemerintah daerah.

Untuk meningkatkan daya saing dan perkembangan masyarakat Distrik Walelagama, perlu dilakukan upaya-upaya sebagai berikut:. . 1. Memperkuat koordinasi antara pemerintah daerah dengan kelompok informasi masyarakat (KIM) peternak lebah madu, dengan meningkatkan frekuensi bimbingan teknis dan pendampingan. Hal ini dapat membantu KIM dalam mengembangkan usaha dan meningkatkan produktivitas.. . 2. Meningkatkan akses informasi dan komunikasi di Distrik Walelagama dengan menyediakan sarana dan prasarana yang memadai, seperti jaringan internet. Hal ini akan memudahkan KIM dalam mempromosikan dan menjual produk madu secara online, serta meningkatkan daya saing mereka di pasar.. . 3. Memberikan dukungan dana atau bantuan biaya kepada KIM peternak lebah madu untuk pengembangan usaha dan peningkatan kapasitas. Dengan demikian, KIM dapat memiliki sumber daya yang lebih baik untuk bersaing di pasar dan meningkatkan kesejahteraan anggotanya.

  1. Pemberdayaan Kelompok Informasi Masyarakat Peternak Lebah Distrik Walelagama oleh Dinas Kominfo Jayawijaya... doi.org/10.61578/honai.vol3.no1.art6Pemberdayaan Kelompok Informasi Masyarakat Peternak Lebah Distrik Walelagama oleh Dinas Kominfo Jayawijaya doi 10 61578 honai vol3 no1 art6
Read online
File size186.77 KB
Pages5
DMCAReport

Related /

ads-block-test