MINDAMASMINDAMAS

INSANCITAINSANCITA

Makalah ini, dengan menggunakan metode sejarah dan pendekatan kualitatif, mencoba membahas sejarah dan tujuan pendirian Yayasan Sultan Haji Hassanal Bolkiah (YSHHB) di Brunei Darussalam. Selama periode 1992 hingga 2012, YSHHB telah memberikan berbagai kontribusi kepada pihak-pihak yang membutuhkan. Makalah ini berfokus pada skema bantuan perumahan yang disediakan oleh YSHHB dalam bentuk perkampungan di Kampung Bolkiah dan rumah bantuan untuk saudara-saudara baru atau orang-orang kurang mampu. Bantuan perumahan ini merupakan keprihatinan pribadi dan kontribusi dari KDYMM (Kebawah Duli Yang Maha Mulia) terhadap kesejahteraan rakyatnya, terutama mereka yang kurang beruntung, miskin, kurang mampu, dan tertimpa bencana. Kontribusi ini sejalan dengan ajaran Islam, yang menekankan dan menjaga kesejahteraan umatnya. Oleh karena itu, pemberian bantuan perumahan memiliki hubungan dengan konsep Melayu Islam Beraja (MIB) di Brunei Darussalam.

Bantuan perumahan yang disediakan oleh YSHHB dalam bentuk perkampungan dan rumah bantuan individu menunjukkan kepedulian KDYMM terhadap kesejahteraan rakyatnya, terutama mereka yang kurang beruntung, lemah, kurang mampu, dan tertimpa bencana.Meskipun kontribusi ini memakan biaya yang besar, hal ini sejalan dengan ajaran agama Islam.Hal ini menggambarkan bahwa Islam adalah agama yang menekankan dan menjaga kesejahteraan umatnya.Oleh karena itu, pemberian bantuan perumahan memiliki hubungan dengan konsep MIB, karena ketiga komponen dalam konsep tersebut ada dalam rancangan tersebut.Dari segi Raja, KDYMM sendiri sebagai Kepala Negara Brunei Darussalam, yang selalu peduli dan melindungi kesejahteraan rakyatnya.Pada saat yang sama, baginda adalah seorang Melayu dan Muslim.Sementara itu, bantuan diberikan kepada rakyatnya yang mayoritas adalah masyarakat Muslim Melayu.Dengan sifat dermawan baginda, Allah SWT (Subhanahu Wa-Taala) tentu akan memberikan ganjaran pahala yang besar dan rahmat di Hari Kiamat kepada KDYMM, seperti yang dikatakan dalam sebuah hadits oleh Rasulullah Muhammad SAW (Salallahu Alaihi Wassalam).Barangsiapa yang melepaskan seorang Mukmin dari kesulitan dunia, nescaya Allah akan melepaskannya dari kesulitan di Hari Kiamat.Barangsiapa yang mempermudah bagi orang susah, nescaya Allah akan mempermudahkan baginya di dunia dan di akhirat. Rakyat juga mendapatkan nikmat dan rahmat dengan memiliki rumah sendiri yang kokoh, teratur, dan nyaman sebagai tempat berlindung dan berteduh.Hal ini memberikan kehidupan yang lebih baik dan cerah di masa depan yang dapat dinikmati secara turun-temurun, karena rumah tersebut dibangun dengan kuat dan kokoh.Hal ini dapat memperkuat persatuan antara Raja dan rakyat, yang dapat menciptakan suasana yang lebih harmonis dan aman bagi Raja, agama, bangsa, dan negara.

Berdasarkan latar belakang, metode, hasil, dan keterbatasan penelitian, berikut adalah saran penelitian lanjutan:. . 1. Mengkaji lebih lanjut tentang dampak bantuan perumahan YSHHB terhadap kesejahteraan dan kualitas hidup masyarakat penerima bantuan, serta bagaimana bantuan tersebut berkontribusi pada pengembangan masyarakat dan negara Brunei Darussalam.. . 2. Meneliti bagaimana YSHHB dapat terus mengembangkan dan memperluas skema bantuan perumahan, terutama bagi masyarakat yang kurang mampu dan tertimpa bencana, serta bagaimana skema tersebut dapat disesuaikan dengan kebutuhan dan tantangan masa depan.. . 3. Melakukan studi komparatif tentang konsep MIB di Brunei Darussalam dengan negara-negara lain yang memiliki konsep serupa, seperti Malaysia atau Indonesia, untuk memahami perbedaan dan kesamaan dalam penerapan konsep tersebut dan bagaimana hal itu mempengaruhi kesejahteraan masyarakat dan pembangunan negara.

Read online
File size461.11 KB
Pages20
DMCAReport

Related /

ads-block-test