WPCPUBLISHERWPCPUBLISHER

Majalah Cendekia MengabdiMajalah Cendekia Mengabdi

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan di Panti Asuhan Muhammadiyah Al-Maun Palangkaraya pada 11 Maret 2026 melalui kolaborasi Universitas Muhammadiyah Palangkaraya, Pengurus Wilayah Nasyiatul Aisyiyah Kalimantan Tengah, dan pihak panti asuhan. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman anak asuh tentang airborne disease serta mengembangkan kreativitas mereka melalui pelatihan pembuatan aksesoris masker. Metode yang digunakan adalah Participatory Action Research (PAR), yang mencakup tahap penyuluhan, praktik, pendampingan, dan evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan dan keterampilan peserta; sekitar 90% anak asuh mampu membuat aksesoris masker secara mandiri. Selain mendorong kreativitas, kegiatan ini juga menumbuhkan kesadaran kewirausahaan. Secara keseluruhan, program kolaboratif ini berdampak positif terhadap penguatan kemandirian anak asuh.

Program pengabdian kolaboratif ini berhasil mengembangkan keterampilan tangan anak-anak asuh di Panti Asuhan Muhammadiyah Al-Maun.Kolaborasi antara organisasi kepemudaan, perguruan tinggi, dan lembaga sosial menciptakan suasana pembelajaran yang menarik, menyenangkan, dan memberikan manfaat nyata bagi peserta.Program ini terbukti mampu menghadirkan peningkatan kemandirian dan kesadaran kewirausahaan pada anak asuh.

Penelitian selanjutnya dapat menyelidiki sejauh mana pelatihan pembuatan aksesoris masker berdampak pada perkembangan kewirausahaan anak asuh dalam jangka panjang, misalnya dengan melakukan studi longitudinal untuk menilai perubahan perilaku bisnis dan pendapatan. Selain itu, dapat dilakukan perbandingan efektivitas pendekatan Participatory Action Research dengan metode pembelajaran lain, seperti pembelajaran berbasis proyek, dalam meningkatkan pengetahuan kesehatan dan keterampilan motorik halus pada anak-anak di panti asuhan. Selanjutnya, penelitian dapat memperluas skala program ke beberapa panti asuhan di wilayah berbeda untuk mengevaluasi variabilitas hasil dan mengidentifikasi faktor-faktor kontekstual yang mempengaruhi keberhasilan intervensi, sehingga menghasilkan model replikasi yang lebih adaptif dan berkelanjutan. Penelitian juga dapat meneliti perbedaan dampak pelatihan antara anak laki-laki dan perempuan, serta mengkaji peran faktor sosial budaya dalam memotivasi partisipasi dan keberlanjutan kegiatan kreatif. Dengan demikian, hasil penelitian diharapkan dapat memberikan rekomendasi kebijakan bagi lembaga pendidikan dan organisasi kemanusiaan dalam merancang program pemberdayaan yang lebih efektif.

  1. Empowering the Creativity of Children at the Al-Ma'Un Orphanage Through Mask Accessory Making Training:... wpcpublisher.com/jurnal/index.php/majalahcendekiamengabdi/article/view/1402Empowering the Creativity of Children at the Al MaUn Orphanage Through Mask Accessory Making Training wpcpublisher jurnal index php majalahcendekiamengabdi article view 1402
Read online
File size581.68 KB
Pages5
DMCAReport

Related /

ads-block-test