POLIBANPOLIBAN

INTEKNA Jurnal Informasi Teknik dan NiagaINTEKNA Jurnal Informasi Teknik dan Niaga

Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) berkontribusi 61% terhadap PDB nasional atau sekitar Rp 9.580 triliun serta menyerap 97% tenaga kerja. Kabupaten Sukoharjo memiliki 11.503 UMKM sektor jasa, termasuk industri pengecatan kendaraan bermotor yang berkembang di 12 kecamatan, dengan 45 bengkel cat bodi motor skala rumahan. Meskipun sektor ini berperan dalam perekonomian lokal, sebagian besar pelaku usaha masih menggunakan fasilitas kerja yang belum ergonomis, khususnya meja cat bodi motor. Penelitian ini bertujuan merancang meja cat bodi motor yang fungsional, ergonomis, dan sesuai preferensi pengguna menggunakan metode Kansei Engineering Tipe I. Data diperoleh dari 15 pelaku usaha pengecatan kendaraan bermotor di Kabupaten Sukoharjo melalui wawancara dan kuesioner. Hasil identifikasi menghasilkan sembilan kata kansei utama, yaitu kuat, stabil, kokoh, fungsional, fleksibel, nyaman, profesional, praktis, dan mudah dibersihkan. Hasil Conjoint Analysis menunjukkan atribut dengan nilai utilitas tertinggi adalah ketinggian meja dapat diatur ( 0,220), mudah dipindahkan ( 0,180), mudah digunakan ( 0,140), mudah dibersihkan ( 0,120), dan desain empat kaki ( 0,090), dengan total utilitas kombinasi terbaik sebesar 0,750. Berdasarkan hasil tersebut, dihasilkan desain meja cat dengan dimensi 70 × 70 cm, rentang pengaturan tinggi 70–120 cm, mekanisme putar berbasis bearing, konstruksi rangka besi hollow dan besi nako berlapis cat antikarat, serta bobot produk ±13 kg. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi Kansei Engineering dan Conjoint Analysis mampu menghasilkan desain meja cat yang lebih ergonomis, fleksibel, dan mudah dirawat dibanding meja konvensional, sehingga berpotensi meningkatkan kenyamanan operator, efisiensi kerja, dan kualitas hasil pengecatan pada UMKM bengkel cat bodi motor.

Berdasarkan hasil penelitian perancangan meja cat bodi motor dengan metode Kansei Engineering, diperoleh sembilan kata Kansei yang mencerminkan persepsi pengguna, yaitu kuat, stabil, kokoh, fungsional, fleksibel, nyaman, profesional, praktis, dan mudah dibersihkan.Uji validitas dan reliabilitas menunjukkan bahwa instrumen layak digunakan, dengan r hitung > r tabel (0,632) dan nilai Cronbachs Alpha sebesar 0,941.Selanjutnya, hasil Conjoint Analysis menunjukkan lima atribut utama yang memengaruhi preferensi pengguna yang diwujudkan dalam desain akhir meja cat.Atribut mudah digunakan ( 0,140) direalisasikan dengan dimensi ergonomis 70 cm × 70 cm dan permukaan datar yang dilengkapi mekanisme putar strategis.Atribut mudah dibersihkan ( 0,120) dicapai melalui penggunaan material logam berlapis anti karat dan cat halus untuk memudahkan perawatan.Atribut ketinggian meja yang dapat diatur ( 0,220) diterapkan dengan mekanisme pengatur 70–120 cm agar nyaman digunakan baik dalam posisi duduk maupun berdiri.Atribut kemudahan dipindahkan ( 0,180) diwujudkan dengan bobot ringan ±13 kg yang memungkinkan mobilitas tanpa alat bantu khusus.Sementara itu, atribut desain empat kaki ( 0,090) menggunakan besi hollow (HSS) dipilih untuk memberikan stabilitas tinggi terhadap getaran dan guncangan.Dengan demikian, tujuan penelitian untuk merancang meja cat yang sesuai dengan persepsi dan harapan pengguna melalui metode Kansei Engineering telah tercapai.Desain meja cat yang dihasilkan diharapkan mampu meningkatkan kenyamanan operator, efisiensi kerja, serta kualitas hasil pengecatan, khususnya pada UMKM bengkel cat bodi motor.

Berdasarkan hasil penelitian, disarankan untuk melakukan uji coba lapangan terhadap desain meja cat di bengkel untuk mengevaluasi kenyamanan, efisiensi, dan ketahanan dalam kondisi kerja nyata. Pelibatan pengguna akhir dalam proses evaluasi desain agar produk yang dihasilkan sesuai kebutuhan operator di lapangan. Penerapan metode Kansei Engineering dan Conjoint Analysis pada perancangan produk lain di sektor UMKM yang memerlukan peningkatan kenyamanan dan efisiensi kerja.

  1. Perancangan Sofa Multifungsi Dengan Metode Kansei Engineering | JURNAL TECNOSCIENZA. perancangan sofa... doi.org/10.51158/tecnoscienza.v6i2.670Perancangan Sofa Multifungsi Dengan Metode Kansei Engineering JURNAL TECNOSCIENZA perancangan sofa doi 10 51158 tecnoscienza v6i2 670
  2. PERANCANGAN DIPAN MINIMALIS MENGGUNAKAN MATERIAL KAYU JATI KOMBINASI DENGAN ROTAN DI DESA TAHUNAN BENDO... idm.or.id/JSCR/index.php/JSCR/article/view/457PERANCANGAN DIPAN MINIMALIS MENGGUNAKAN MATERIAL KAYU JATI KOMBINASI DENGAN ROTAN DI DESA TAHUNAN BENDO idm JSCR index php JSCR article view 457
Read online
File size1.5 MB
Pages14
DMCAReport

Related /

ads-block-test