LSPRLSPR

LSPR JournalLSPR Journal

Pengelolaan wirausaha mandiri produk kue tradisional berbasis digital Koperasi Serba Usaha (KSU) Berlian, Kelurahan Pisangan, Ciputat Timur, Tangerang Selatan, Banten bertujuan meningkatkan manajemen pengelolaan produk‑produk kue tradisional anggota KSU Berlian yang meliputi pelatihan dan pendampingan metode pengemasan dan merek, teknik penjualan dan manajemen pemasaran serta kewirausahaan bagi para anggota dan pengurus koperasi yang berbasis digital untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Permasalahan yang ditemukan adalah desain kemasan produk yang kurang menarik, dan pemasaran yang belum dikelola dengan baik, dengan memanfaatkan teknologi komunikasi. Solusi untuk menghadapi permasalahan yang ditawarkan oleh Tim Pengabdian adalah pembinaan yang diberikan kepada masyarakat dalam bentuk program hard skill meliputi pelatihan desain kemasan produk agar menarik dan memiliki nilai jual serta pelatihan pengembangan pemasaran yang terdiri dari merek, penjualan dan pelayanan berbasis digital. Program pelatihan dilaksanakan pada tanggal 26 Mei 2023 dan 23 Juni 2023. Kegiatan yang dilakukan mampu meningkatkan manajemen pengelolaan produk‑produksi kue tradisional anggota KSU Berlian yang meliputi pelatihan dan pendampingan metode pengemasan dan merek, teknik penjualan dan manajemen pemasaran serta kewirausahaan bagi para anggota dan pengurus koperasi yang berbasis digital untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Program pengabdian masyarakat telah berjalan sesuai rencana dengan beberapa penyesuaian waktu dan kegiatan, di mana peran serta kontribusi mitra dan koordinator sangat mempengaruhi kelangsungan dan kelancaran pelaksanaan.Kerjasama antara tim pengabdian dan mitra menghasilkan output yang baik serta meningkatkan kesadaran mitra akan manfaat pelatihan, sehingga dapat dilanjutkan melalui program selanjutnya.Keberlanjutan program dapat dicapai dengan memperluas pelatihan desain produk dan kemasan, penggunaan digital marketing, serta penyusunan E‑Katalog untuk mengoptimalkan area yang belum tergarap.

Penelitian selanjutnya dapat mengkaji bagaimana penggunaan teknologi augmentasi realitas (AR) pada platform digital marketing dapat meningkatkan interaksi konsumen dan penjualan produk kue tradisional yang diproduksi oleh UMKM, dengan membandingkan tingkat konversi sebelum dan sesudah penerapan AR. Selain itu, diperlukan studi yang menilai efektivitas platform micro‑learning berbasis seluler untuk meningkatkan literasi digital serta kemampuan desain kemasan bagi anggota koperasi, dibandingkan dengan metode pelatihan tatap muka tradisional, guna menentukan pendekatan pembelajaran yang paling efisien dan berkelanjutan. Selanjutnya, penelitian dapat mengeksplorasi pembentukan jaringan e‑katalog kolaboratif antar‑KSU di wilayah Tangerang Selatan, mengidentifikasi faktor‑faktor penghambat dan pendukung dalam adopsi sistem tersebut, serta mengukur dampaknya terhadap perluasan pasar dan pencapaian skala ekonomi bagi UMKM. Ketiga arah studi ini diharapkan dapat memberikan insight yang lebih mendalam bagi pengembangan strategi pemberdayaan digital yang terpadu, memperkuat daya saing produk kue tradisional, serta memastikan keberlanjutan program pelatihan dalam jangka panjang. Hasil temuan tersebut dapat menjadi dasar kebijakan publik dalam memperluas dukungan teknologi bagi UMKM di tingkat regional.

Read online
File size1.68 MB
Pages13
DMCAReport

Related /

ads-block-test