POLTEKKESKUPANGPOLTEKKESKUPANG

JKP (Jurnal Kesehatan Primer)JKP (Jurnal Kesehatan Primer)

Latar belakang: Hipertensi merupakan penyakit tidak menular utama yang meningkatkan risiko morbiditas dan mortalitas akibat komplikasi kardiovaskular. Meskipun akupuntur telah digunakan dalam penatalaksanaan hipertensi, bukti ilmiah yang ada masih tidak konsisten. Tujuan: Menilai efektivitas akupuntur secara terukur dan berbasis bukti dalam menurunkan tekanan darah. Metode: Penelitian pre‑eksperimental dengan desain satu grup pre‑test dan post‑test melibatkan 40 pasien hipertensi yang dipilih secara accidental sampling. Akupuntur diberikan selama 30 menit pada titik Taichong (LR3), Neiguan (PC6), Hegu (LI4), Shenmen (HT7), dan Sanyinjiao (SP6). Tekanan darah diukur sebelum dan sesudah intervensi, kemudian dianalisis dengan uji Wilcoxon Signed Rank Test. Hasil: Tekanan sistolik menurun dari Md=152 mmHg menjadi Md=140 mmHg, dan tekanan diastolik dari Md=93 mmHg menjadi Md=84 mmHg setelah intervensi. Analisis statistik menunjukkan perbedaan signifikan (p < 0,001; Z = 4,7; r = 0,52), yang menunjukkan bahwa terapi akupuntur memiliki efek sedang hingga kuat dalam menurunkan tekanan darah. Kesimpulan: Akupuntur efektif sebagai terapi komplementer untuk menurunkan tekanan darah pada pasien hipertensi dan dapat menjadi alternatif strategis dalam meningkatkan manajemen hipertensi.

Berdasarkan data penelitian, akupuntur memberikan pengaruh signifikan terhadap penurunan tekanan darah pada pasien hipertensi dengan nilai p < 0,001.sebagai terapi pelengkap, akupuntur terbukti potensial dalam pengendalian tekanan darah.integrasi akupuntur ke dalam layanan kesehatan dapat menjadi pendekatan alternatif yang efektif untuk meningkatkan pengelolaan hipertensi.

Penelitian selanjutnya dapat menguji efektivitas kombinasi akupuntur dengan terapi antihipertensi standar dalam uji coba terkontrol secara acak dengan sampel yang lebih besar untuk memperkuat bukti klinis; selain itu, diperlukan studi longitudinal yang menilai dampak akupuntur selama enam bulan atau lebih terhadap tekanan darah serta outcome kardiovaskular, guna memahami manfaat jangka panjangnya; selanjutnya, penelitian dapat menyelidiki variasi respons akupuntur berdasarkan titik yang digunakan, usia, dan jenis kelamin, sehingga dapat disusun protokol yang lebih terpersonalisasi dan optimal untuk berbagai subkelompok pasien hipertensi.

  1. Acupuncture in the Treatment of Resistant Hypertension: A Narrative Review of Efficacy and Safety | Pancasakti... journal.unpacti.ac.id/index.php/pjphsr/article/view/2004Acupuncture in the Treatment of Resistant Hypertension A Narrative Review of Efficacy and Safety Pancasakti journal unpacti ac index php pjphsr article view 2004
Read online
File size337.26 KB
Pages9
DMCAReport

Related /

ads-block-test