IKTAIKTA

Al-Insyirah Midwifery: Jurnal Ilmu Kebidanan (Journal of Midwifery Sciences)Al-Insyirah Midwifery: Jurnal Ilmu Kebidanan (Journal of Midwifery Sciences)

Latar Belakang: Pandemi COVID-19 menimbulkan adanya gangguan dalam sistem pelayanan kesehatan, terutama pada pelayanan kesehatan reproduksi yang berfokus pada pelayanan KB. Munculnya kebijakan pembatasan perilaku sosial dan physical distancing menimbulkan perubahan kebiasaan pada perempuan akseptor KB selama masa pandemi. Terganggunya sistem pelayanan KB menimbulkan meningkatnya kejadian drop out alat kontrasepsi di masa pandemi COVID-19. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengalaman dan alasan ibu melakukan drop out alat kontrasepsi di masa pandemi COVID-19. Metode penelitian ini adalah penelitian kualitatif menggunakan pendekatan fenomenologi. Hasil: penelitian ini menunjukkan pengalaman ibu drop out alat kontrasepsi di masa pandemi COVID-19 bervariasi diantara nya merasa khawatir dan takut akan tertular COVID-19 dan karena rendahnya pengetahuan ibu terkait alat kontrasepsi. Simpulan: perasaan khawatir dan takut tertular COVID-19 menjadi alasan utama ibu memilih untuk melakukan drop out alat kontrasepsi di masa pandemi COVID-19. Oleh karena itu pemberian pelayanan KB yang komprehensif dan pemantauan secara berkala dalam kunjungan ulang akseptor KB menjadi fokus utama dan perhatian khusus.

Pengalaman ibu melakukan drop out alat kontrasepsi di masa pandemi COVID-19 bervariasi dan dipengaruhi oleh beberapa macam alasan yang menjadikan ibu memutuskan untuk melakukan drop out alat kontrasepsi di masa pandemi COVID-19.Perasaan khawatir dan takut tertular COVID-19 menjadi alasan utama ibu drop out alat kontrasepsi pada masa pandemi COVID-19.

Penelitian lanjutan dapat mengkaji (1) berapa persentase drop out alat kontrasepsi pada perempuan akseptor KB di wilayah yang lebih luas selama dan setelah pandemi COVID‑19, dengan menggunakan desain survei kuantitatif untuk mengidentifikasi faktor‑faktor risiko yang signifikan; (2) bagaimana efektivitas intervensi telekonseling berbasis aplikasi mobile dalam meningkatkan pengetahuan dan mengurangi rasa takut akan penularan COVID‑19 sehingga mengurangi keputusan drop out, melalui percobaan terkontrol secara acak; (3) apa peran kondisi sosio‑ekonomi dan akses transportasi terhadap keputusan drop out pada ibu yang berada di daerah terpencil, dengan pendekatan campuran yang menggabungkan analisis statistik dan wawancara mendalam; serta (4) sejauh mana kebijakan layanan KB yang fleksibel, termasuk layanan kunjungan ulang berbasis komunitas, dapat meningkatkan kepatuhan penggunaan kontrasepsi pasca‑pandemi, sehingga kebijakan tersebut dapat diadaptasi secara berkelanjutan dalam sistem kesehatan nasional.

  1. The impact of the COVID-19 crisis on... | Gates Open Research. impact covid crisis gates open research... gatesopenresearch.org/articles/4-102/v2The impact of the COVID 19 crisis on Gates Open Research impact covid crisis gates open research gatesopenresearch articles 4 102 v2
Read online
File size335.52 KB
Pages7
DMCAReport

Related /

ads-block-test