STIKESMEDISTRA INDONESIASTIKESMEDISTRA INDONESIA

Jurnal Ayurveda Medistra: Jurnal Ilmiah KesehatanJurnal Ayurveda Medistra: Jurnal Ilmiah Kesehatan

Hubungan antara orang tua dan anak di mulai sejak mulai dalam kandungan, pada saat bayi (awal masa nifas), usia anak balita bahkan anak menjelang dewasa. Adanya interaksi antara orang tua dan bayi yang baik secara terus menerus dapat meningkatkan bounding attachment. Interaksi tersebut dapat dilakukan melalui pemijatan oleh orang tua terhadap bayi. Tujuan penelitian ini adalah menggambarkan distribusi frekuensi bounding attachment antara orang tua dan bayi sebelum dan setelah pemijatan. Mengetahui pengaruh pijat bayi terhadap bounding attachment orang tua dan bayi. Jenis penelitian ini merupakan penelitian deskriptif komparatif dan pendekatan waktu menggunakan pendekatan cross sectional. Variabel penelitian adalah pijat bayi dan bounding attachment antara orang tua dan bayi. Populasi penelitian adalah semua bayi dengan umum 0-6 bulan berjumlah 12 bayi. Metode pengumpulan data dilakukan melalui survei menggunakan kuesioner. Penentuan sampel menggunakan purposive sampling. Analisis univariat menggunakan distribusi frekuensi dan analisis bivariate menggunakan uji paired T test. Hasil penelitian yaitu distribusi frekuensi pada bounding attachment sebelum pemijatan, nilai mean sebesar 47, skor terendah 45, skor tertinggi 49. Distribusi frekuensi pada bounding attachment setelah pemijatan, nilai mean sebesar 49, dengan skor terendah 46 dan skor tertinggi 52. Nilai koefisien korelasi (correlation) sebesar 0.687 dengan nilai signifikansi sebesar 0.028 (nilai sig < 0.05), maka hasil penelitian yaitu ada pengaruh antara pijat bayi terhadap peningkatan bounding attachment orang tua dan bayinya.

Distribusi frekuensi pada bounding attachment sebelum pemijatan, untuk nilai mean sebesar 47, dengan skor terendah 45, skor tertinggi 49, dan standar deviasi 1,449.Distribusi frekuensi pada bounding attachment setelah pemijatan, untuk nilai mean sebesar 49, dengan skor terendah 46, skor tertinggi 52, dan standar deviasi sebesar (correlation) 1,874.028 lebih kecil dari nilai probabilitas 0.05 maka dapat dikatakan bahwa ada pengaruh antara pijat bayi terhadap peningkatan bounding attachment orang tua dan bayinya.

Penelitian selanjutnya dapat meneliti pengaruh variasi teknik pijat bayi (misalnya pijat lembut vs pijat tekanan sedang) dan frekuensi penerapannya terhadap peningkatan bounding attachment selama periode enam bulan untuk memahami efek jangka panjang; selanjutnya, studi dapat mengeksplorasi peran ayah dalam proses pijat bayi dengan membandingkan hasil attachment antara kelompok yang melibatkan ayah secara aktif dan kelompok yang hanya melibatkan ibu, guna menilai kontribusi gender dalam ikatan emosional; terakhir, penelitian dapat mengkaji dampak pijat bayi terhadap perkembangan neurokognitif anak menggunakan alat ukur standar seperti Bayley Scales, sehingga dapat menghubungkan peningkatan attachment dengan hasil perkembangan kognitif dan motorik yang lebih komprehensif.

Read online
File size169.81 KB
Pages6
DMCAReport

Related /

ads-block-test