FEBI INAISFEBI INAIS

SahidBusinessJSahidBusinessJ

Informasi yang beredar tentang sertifikasi halal pada produk dapat mengubah pola aktivitas pembelian masyarakat yang semula tidak terlalu peduli mengenai produk berlabel halal menjadi peduli terhadap pentingnya produk berlabel halal. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh religiusitas dan budaya terhadap pemahaman masyarakat mengenai sertifikasi produk halal. Jenis penelitian ini bersifat kuantitatif. Metode analisis yang dipakai adalah analisis regresi linear berganda (multi linear regression) dengan menggunakan SPSS versi 25. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa faktor religiusitas dan budaya secara bersama-sama memiliki pengaruh nyata dan positif terhadap pemahaman masyarakat mengenai sertifikasi produk halal. Hal itu yang tercermin dalam penelitian yang berlokasi di Kecamatan Pamijahan dan Kecamatan Cibungbulang, Kabupaten Bogor. Peningkatan pemahaman religiusitas dan budaya pada masyarakat dapat mendorong peningkatan dalam pengembangan pemahaman sertifikasi produk halal pada masyarakat.

Penelitian menunjukkan bahwa religiusitas tidak berpengaruh signifikan secara parsial terhadap pemahaman sertifikasi halal masyarakat.Sebaliknya, budaya berpengaruh positif dan signifikan secara parsial.Selain itu, secara simultan religiusitas dan budaya bersama-sama memberikan pengaruh positif terhadap pemahaman sertifikasi halal.

Penelitian selanjutnya dapat mengkaji bagaimana paparan media, khususnya media sosial, memengaruhi pemahaman masyarakat terhadap sertifikasi halal serta apakah pengaruh tersebut dipengaruhi secara moderatif oleh tingkat religiositas dan budaya lokal; pertanyaan penelitian ini dapat dijawab dengan model analisis interaksi variabel menggunakan data survei online. Selanjutnya, penting untuk meneliti peran tingkat pendidikan sebagai variabel moderator yang mungkin memperkuat atau melemahkan hubungan antara religiositas, budaya, dan pemahaman sertifikasi halal, sehingga dapat dipetakan melalui analisis regresi berganda terstruktur. Selain itu, sebuah studi komparatif antara wilayah perkotaan dan pedesaan—misalnya antara Kecamatan Bogor Kota dan Kecamatan Pamijahan—dapat menggali perbedaan dinamika pengaruh religiositas dan budaya terhadap pemahaman sertifikasi halal, yang dapat memberikan wawasan kebijakan yang lebih tepat sasaran. Penelitian-penelitian tersebut diharapkan dapat memperluas pemahaman teoritis serta memberikan dasar empiris bagi pembuat kebijakan dalam meningkatkan efektivitas program sertifikasi halal di berbagai konteks sosial. Selain pendekatan cross‑sectional, penelitian longitudinal yang melacak perubahan persepsi masyarakat terhadap sertifikasi halal selama beberapa tahun dapat mengidentifikasi tren jangka panjang dan faktor‑faktor yang berkontribusi pada peningkatan pemahaman.

Read online
File size217.1 KB
Pages8
DMCAReport

Related /

ads-block-test