UPDMUPDM

Jurnal Pustaka KomunikasiJurnal Pustaka Komunikasi

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi humas LLDikti Wilayah III dalam mempertahankan citra lembaga di era digital. Perkembangan arus informasi yang semakin cepat serta meningkatnya tuntutan transparansi publik menuntut humas pemerintah untuk mampu mengadaptasi strategi komunikasi yang efektif di ruang digital. Penelitian ini menggunakan kerangka P.E.N.C.I.L.S (Publication, Event, News, Community Involvement, Identity Media, Lobbying, dan Social Responsibility) sebagai pendekatan analisis dalam memahami praktik komunikasi humas lembaga. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan paradigma post-positivisme. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi, dan studi dokumentasi terhadap informan kunci yang terlibat dalam pengelolaan humas LLDikti Wilayah III. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan unsur‑unsur P.E.N.C.I.L.S secara terpadu mampu meningkatkan kredibilitas lembaga, memperkuat keterlibatan pemangku kepentingan, serta mendukung keberlanjutan reputasi institusi di ruang publik digital. Penelitian ini menyimpulkan bahwa strategi humas yang adaptif dan terintegrasi menjadi faktor penting dalam mempertahankan citra positif lembaga pemerintah di era digital.

Penelitian ini menemukan bahwa strategi humas LLDikti Wilayah III yang mengintegrasikan unsur‑unsur P.S secara terpadu dapat meningkatkan kredibilitas, visibilitas, dan legitimasi institusi dalam era digital.Implementasi media massa dan digital secara bersamaan memperkuat citra lembaga serta memperluas jangkauan komunikasi kepada publik.Dengan pendekatan komunikasi yang adaptif dan strategis, lembaga pemerintah dapat menjaga reputasi dan kepercayaan masyarakat di lingkungan komunikasi publik yang semakin kompleks.

Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi perbandingan strategi humas antar wilayah LLDikti untuk mengidentifikasi praktik terbaik dan variasi kontekstual yang memengaruhi citra lembaga, sehingga pertanyaan penelitian yang dapat diajukan adalah: bagaimana perbedaan implementasi kerangka P.E.N.C.I.L.S antara wilayah III dan wilayah lainnya memengaruhi persepsi publik? Selain itu, studi longitudinal yang melacak efek jangka panjang strategi humas digital selama periode lima tahun dapat memberikan wawasan tentang keberlanjutan reputasi institusi, sehingga dapat diteliti apakah integrasi media digital secara terus‑menerus meningkatkan kredibilitas lembaga seiring perubahan teknologi. Terakhir, penelitian dapat meneliti peran teknologi kecerdasan buatan dalam meningkatkan efektivitas komunikasi humas pemerintah, misalnya dengan menguji apakah penggunaan analisis sentimen berbasis AI dapat mempercepat respons terhadap isu‑isu krisis dan memperkuat engagement stakeholder. Ketiga arah studi ini akan memperkaya literatur public relations pemerintah dan memberikan rekomendasi praktis bagi LLDikti dalam mengoptimalkan strategi komunikasi di era digital.

Read online
File size766.49 KB
Pages13
DMCAReport

Related /

ads-block-test