OPENCOMSERVOPENCOMSERV

Open Community Service JournalOpen Community Service Journal

Latar belakang: Kekerasan pada remaja meningkat seiring dengan perkembangan kemampuan remaja dalam bersosialisasi dengan teman sebaya. Penggunaan bahasa yang tidak baik, umpatan, perilaku merusak diri sendiri seperti penggunaan narkoba, alkohol dan seks bebas serta kaburnya persepsi tentang moral yang baik dan buruk, pola asuh orang tua yang tidak mendukung semakin mendukung perilaku kekerasan pada remaja. Tujuan: Tujuan dari PKM (Pengabdian Kepada Masyarakat) ini adalah memberikan edukasi mengenai kekerasan pada remaja untuk menanamkan nilai-nilai perilaku moral yang baik yang dapat membentuk karakter remaja yang positif. Metode: Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan pada tanggal 23 November 2024 di SMPN 3 Gondang Kabupaten Mojokerto dengan responden sebanyak 30 siswa SMPN 3 Gondang Mojokerto kelas 7 dan 8. Pemberian pendidikan dilakukan dengan metode bermain, ceramah, dan diskusi. Media yang digunakan adalah alat peraga permainan, media informasi Presentasi Power Point, dan leaflet. Instrumen kuesioner tentang kekerasan diberikan sebelum dan sesudah pemberian edukasi, untuk mengetahui tingkat pengetahuan siswa.

Berdasarkan hasil dari kegiatan PKM (Pengabdian Kepada Masyarakat) dapat disimpulkan adanya peningkatan pengetahuan tentang kekerasan pada remaja setelah dilakukan edukasi.Edukasi pada remaja dilakukan dengan pendekatan bermain menggunakan game puzzle dan bernyanyi.Perlunya upaya menjaga keberlanjutan dari pengetahuan yang telah didapat baik oleh pihak sekolah dan para orang tua untuk tetap memantau sikap perilaku anak-anak baik di sekolah maupun di lingkungan sekitar rumah.

Untuk penelitian selanjutnya, dapat dilakukan studi lebih mendalam tentang pengaruh pola asuh orang tua dan lingkungan masyarakat terhadap pembentukan karakter remaja, khususnya dalam mencegah perilaku kekerasan. Selain itu, penelitian dapat fokus pada pengembangan model pembelajaran berbasis permainan yang lebih interaktif dan menarik, serta mengeksplorasi potensi game-based learning dalam meningkatkan kualitas pengajaran dan pembentukan karakter positif pada remaja. Terakhir, penelitian juga dapat menyelidiki peran guru dan komunitas dalam membentuk karakter remaja, serta bagaimana kolaborasi antara orang tua, guru, dan komunitas dapat menciptakan lingkungan yang mendukung perkembangan karakter positif pada remaja.

  1. PENGARUH PEER-GROUP TERHADAP PERKEMBANGAN SELF-ESTEEM REMAJA The Influence of Peer Groups on the Development... jurnal.unpad.ac.id/jppm/article/view/49286PENGARUH PEER GROUP TERHADAP PERKEMBANGAN SELF ESTEEM REMAJA The Influence of Peer Groups on the Development jurnal unpad ac jppm article view 49286
  2. Pembentukan Karakter Positif pada Remaja melalui Sosialisasi Pencegahan Bullying di SMP Dharma Utama... doi.org/10.61132/reflection.v1i4.144Pembentukan Karakter Positif pada Remaja melalui Sosialisasi Pencegahan Bullying di SMP Dharma Utama doi 10 61132 reflection v1i4 144
  3. Membangun Karakter Remaja Bebas Dari Kekerasan: Pendekatan Pendidikan Berbasis Permainan di SMPN 3 Gondang... opencomserv.com/index.php/OCSJ/article/view/159Membangun Karakter Remaja Bebas Dari Kekerasan Pendekatan Pendidikan Berbasis Permainan di SMPN 3 Gondang opencomserv index php OCSJ article view 159
Read online
File size465.26 KB
Pages8
DMCAReport

Related /

ads-block-test