ACEHPROVACEHPROV

Journal of Medical ScienceJournal of Medical Science

Pressure ulcer (PU) merupakan kondisi medis yang menyakitkan, dapat memperpanjang waktu rawat inap pasien, meningkatkan biaya pengobatan, bahkan menyebabkan kematian. Pasien dengan PU lebih lama dirawat di rumah sakit dibanding pasien tanpa PU, dengan biaya perawatan jauh lebih tinggi. Selain itu, PU dapat meningkatkan risiko infeksi seperti selulitis, abses, osteomyelitis, dan bakterimia, yang secara signifikan dapat menyebabkan kematian. Salah satu intervensi yang dapat dilakukan untuk mencegah terjadi perkembangan PU yaitu dengan menggunakan extra virgin olive oil (EVOO). Penelitian ini bertujuan untuk menilai efektivitas penggunaan EVOO terhadap pencegahan perkembangan PU grade II pada pasien di ruangan intensive care unit (ICU) RSUD dr.Zainoel Abidin Banda Aceh. Studi ini merupakan penelitian quasi experimental yang menggunakan metode kuantitatif dengan desain pre-test dan post-test one group. Intervensi yang diberikan berupa mengoleskan EVOO pada PU dua kali sehari selama 5 hari berturut-turut. Alat ukur yang digunakan untuk menilai keadaan PU yaitu Bates-Jensen Wound Assessment Tool (BWAT), dan selanjutnya dilakukan analisa data menggunakan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan terdapat perbedaan bermakna (p=0,000) nilai rata-rata PU sebelum dan sesudah penggunaan EVOO, yang berarti penggunaan EVOO berpengaruh terhadap pencegahan perkembangan PU.

Terdapat perbedaan bermakna (p=0,000) rata-rata antara nilai PU sebelum dan sesudah terhadap pencegahan penggunaan EVOO, yang berarti terdapat pengaruh signifikan perkembangan PU di ICU RSUDZA.Hasil penelitian ini dapat menjadi informasi sekaligus rekomendasi bagi pemberi asuhan keperawatan saat melakukan perawatan pasien di ruang perawatan intensif dan ruang rawat inap lainnya.Risiko terjadinya infeksi akibat luka yang bisa menambah masa rawatan juga dapat dihindari.Bahkan anggota keluarga yang merawat dan mendampingi pasien dapat mengaplikasikan EVOO, sehingga membantu mencegah perkembangan PU grade II.Karena tingginya angka kejadian PU, maka diperlukan penelitian lanjutan dengan jumlah sampel pasien tirah baring lama lebih banyak, kondisi PU dengan grade lebih tinggi, penggunaan EVOO atau alternatif bahan alami lainnya, serta pengamatan yang lebih lama.

Berdasarkan hasil penelitian ini, kami menyarankan beberapa arah penelitian lanjutan. Pertama, perlu dilakukan penelitian dengan sampel yang lebih besar dan beragam, termasuk pasien dengan kondisi PU yang lebih parah dan jangka waktu perawatan yang lebih lama. Kedua, penelitian dapat dilakukan untuk mengeksplorasi efektivitas penggunaan EVOO atau alternatif bahan alami lainnya dalam mencegah perkembangan PU pada pasien dengan kondisi spesifik, seperti pasien dengan diabetes atau penyakit kulit lainnya. Ketiga, penelitian lanjutan dapat fokus pada mekanisme kerja EVOO dalam mencegah perkembangan PU, termasuk studi tentang interaksi antara EVOO dengan kulit dan proses penyembuhan luka. Dengan memahami mekanisme kerja EVOO, kita dapat mengembangkan strategi perawatan kulit yang lebih efektif dan terarah. Penelitian lanjutan ini akan memberikan kontribusi penting dalam upaya pencegahan dan perawatan PU, terutama pada pasien yang rentan dan membutuhkan perawatan intensif.

  1. Tinjauan Literatur : EFEKTIFITAS MINYAK ZAITUN DALAM PENCEGAHAN ULKUS DEKUBITUS | Majalah Kesehatan.... doi.org/10.21776/ub.majalahkesehatan.2021.008.04.7Tinjauan Literatur EFEKTIFITAS MINYAK ZAITUN DALAM PENCEGAHAN ULKUS DEKUBITUS Majalah Kesehatan doi 10 21776 ub majalahkesehatan 2021 008 04 7
  2. ICU nurses’ pressure injury prevention knowledge & attitudes | RMHP | Dove Medical Press. icu... doi.org/10.2147/RMHP.S323839ICU nursesAo pressure injury prevention knowledge attitudes RMHP Dove Medical Press icu doi 10 2147 RMHP S323839
Read online
File size474.77 KB
Pages9
DMCAReport

Related /

ads-block-test