POMPOM

Eruditio : Indonesia Journal of Food and Drug SafetyEruditio : Indonesia Journal of Food and Drug Safety

Stunting menjadi salah satu indikator dari permasalahan sosial dan ekonomi dalam suatu negara. Dalam rangka melakukan pencegahan stunting, salah satu upaya yang dapat dilakukan adalah pemberian obat tradisional. Pada penelitian ini dilakukan kajian proses registrasi produk obat tradisional untuk pencegahan stunting yang diajukan ke Badan Pengawas Obat dan Makanan (Badan POM) Indonesia selama periode 2021-2023. Sebanyak 900 produk telah didaftarkan dengan tren peningkatan tahunan, menunjukkan tingginya minat pelaku usaha dalam memproduksi dan mendaftarkan produk tersebut. Meskipun kesadaran akan pentingnya registrasi produk untuk memastikan keamanan dan mutu telah meningkat, masih terdapat masalah signifikan terkait dengan ketidaklengkapan dokumen yang diperlukan. Penelitian ini menunjukkan bahwa rata-rata 77% dari pengajuan produk masih belum lengkap dan kelompok usaha yang paling banyak mengajukan adalah Usaha Kecil Obat Tradisional (UKOT). Dari kelompok UKOT, pengajuan yang belum lengkap mencapai 90%. Analisis ini menemukan bahwa aspek mutu dan penandaan sering kali tidak memenuhi Peraturan Kepala BPOM Nomor 25 tahun 2023 tentang Kriteria dan Tata Laksana Registrasi Obat Bahan Alam. Penelitian ini menyarankan bahwa penyederhanaan prosedur registrasi dan intervensi yang lebih ditargetkan, seperti penyediaan materi sosialisasi dan pelatihan lebih intensif, dapat membantu mengatasi masalah ini. Selain itu, penelitian merekomendasikan survei lebih lanjut untuk mengidentifikasi secara spesifik hambatan yang dihadapi pelaku usaha, membantu dalam merancang kebijakan yang lebih efektif untuk mendukung peningkatan kualitas dan kecepatan proses registrasi produk di masa depan.

Penelitian ini menunjukkan peningkatan jumlah pengajuan produk obat herbal untuk pencegahan stunting di Indonesia selama periode 2021-2023, yang mencerminkan kesadaran yang meningkat di kalangan pelaku usaha akan pentingnya registrasi produk.Namun, tantangan signifikan tetap ada dalam memenuhi persyaratan dokumentasi, dengan tingkat ketidaklengkapan berkisar antara 75% hingga 80%.Tingkat ketidaklengkapan tertinggi ditemukan pada kelompok UKOT, berkisar antara 88% hingga 91%.Hal ini kemungkinan disebabkan oleh pemahaman yang terbatas tentang regulasi, serta keterbatasan sumber daya manusia dan teknologi.Penelitian ini menekankan bahwa memenuhi persyaratan administratif, keamanan, efektivitas, dan kualitas tetap menjadi hambatan utama dalam memperoleh izin pemasaran, terutama terkait dengan penyediaan data berkualitas tinggi.Namun, kepatuhan terhadap persyaratan ini sangat penting untuk menjamin keamanan, kualitas, dan efektivitas produk.Oleh karena itu, intervensi harus berfokus pada pendidikan praktis bagi pelaku usaha, seperti program kesadaran yang ditargetkan yang menekankan dokumentasi kualitas dan klinik bimbingan berkelanjutan.Pengembangan panduan saku yang menggambarkan prosedur dan persyaratan registrasi, dilengkapi dengan sampel dokumen, juga direkomendasikan untuk memfasilitasi kepatuhan.

Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melakukan survei dan wawancara langsung dengan pelaku usaha sebagai metode pengumpulan data. Hal ini akan memungkinkan untuk memahami secara mendalam tantangan yang dihadapi oleh pelaku usaha dalam proses registrasi produk obat tradisional. Selain itu, mengukur dampak percepatan izin pemasaran produk obat herbal untuk pencegahan stunting diperlukan untuk menilai efektivitasnya dalam mengurangi tingkat stunting sebagai bagian dari proses evaluasi. Penelitian selanjutnya juga dapat fokus pada pengembangan strategi intervensi yang lebih efektif, seperti pelatihan dan sosialisasi yang ditargetkan, untuk meningkatkan kepatuhan pelaku usaha terhadap persyaratan registrasi. Selain itu, penelitian dapat mengeksplorasi peran teknologi dalam proses registrasi dan bagaimana teknologi dapat digunakan untuk memfasilitasi kepatuhan dan meningkatkan efisiensi.

  1. Profile of Herbal Medicine Registration Documents Compliance in 2021–2023 for Stunting Prevention... doi.org/10.54384/eruditio.v5i2.219Profile of Herbal Medicine Registration Documents Compliance in 2021Ae2023 for Stunting Prevention doi 10 54384 eruditio v5i2 219
  2. Stunting Prevention Program in Indonesia: A SYSTEMATIC REVIEW | Media Gizi Indonesia. stunting prevention... doi.org/10.20473/mgi.v17i3.281-292Stunting Prevention Program in Indonesia A SYSTEMATIC REVIEW Media Gizi Indonesia stunting prevention doi 10 20473 mgi v17i3 281 292
  3. Impact of Stunting on Development of Children between 1-3 Years of Age | Ethiopian Journal of Health... ajol.info/index.php/ejhs/article/view/226231Impact of Stunting on Development of Children between 1 3 Years of Age Ethiopian Journal of Health ajol index php ejhs article view 226231
Read online
File size803.29 KB
Pages10
DMCAReport

Related /

ads-block-test