IARNIARN

Indonesia Accounting Research JournalIndonesia Accounting Research Journal

Penelitian ini bertujuan untuk menguji dan menganalisis pengaruh penghindaran pajak serta tata kelola perusahaan yang baik terhadap biaya utang pada perusahaan subsektor holding keuangan, perusahaan investasi, dan bank yang tercatat di Bursa Efek Indonesia selama periode 2018-2023. Penelitian mengadopsi pendekatan kuantitatif dengan metode regresi data panel. Sampel meliputi perusahaan sektor keuangan dengan sub‑sektor Holding Keuangan, Perusahaan Investasi, dan Bank & Perantara Perdagangan yang terdaftar di BEI pada tahun 2018‑2023. Analisis data panel dilakukan menggunakan model regresi panel dan perangkat lunak Eviews. Hasil penelitian diharapkan dapat memberikan pemahaman mengenai pengaruh penghindaran pajak dan tata kelola perusahaan yang baik terhadap biaya utang, serta implikasinya bagi perusahaan dan regulator di sektor keuangan. Penelitian ini memiliki beberapa keterbatasan, antara lain: hanya mencakup perusahaan sektor keuangan pada sub‑sektor tertentu yang terdaftar di BEI selama 2018‑2023, fokus hanya pada variabel penghindaran pajak dan tata kelola perusahaan, serta sumber data terbatas pada laporan keuangan audit perusahaan. Keterbatasan tersebut perlu dipertimbangkan dalam interpretasi hasil dan dapat menjadi dasar bagi penelitian lanjutan dengan ruang lingkup yang lebih luas.

Penelitian menunjukkan bahwa penghindaran pajak memberikan pengaruh negatif dan signifikan secara statistik terhadap biaya utang, karena mengurangi laba yang dilaporkan sehingga menurunkan risiko perusahaan.Selain itu, tata kelola perusahaan yang baik dengan proporsi kepemilikan institusional juga berpengaruh negatif dan signifikan terhadap biaya utang, karena pengawasan yang lebih efektif dari investor institusional menurunkan risiko manajerial.Kedua temuan tersebut menyiratkan bahwa peningkatan transparansi dan pengawasan dapat menurunkan biaya pendanaan utang perusahaan.

Penelitian selanjutnya dapat menyelidiki pengaruh penghindaran pajak terhadap biaya utang pada sektor non‑keuangan, seperti manufaktur, dengan menggunakan pendekatan data panel yang sama untuk membandingkan perbedaan antar‑sektor; selanjutnya, studi dapat memperluas analisis tata kelola perusahaan dengan memasukkan mekanisme lain seperti independensi dewan direksi, frekuensi rapat komite audit, dan kualitas audit untuk menilai kontribusi masing‑masing terhadap biaya utang; terakhir, penelitian dapat meneliti hubungan dinamis antara penghindaran pajak, tata kelola, dan biaya utang dalam jangka waktu yang lebih panjang (misalnya 2010‑2025) serta mengintegrasikan variabel makroekonomi seperti suku bunga dan pertumbuhan PDB untuk memahami bagaimana faktor eksternal memoderasi pengaruh variabel internal perusahaan.

  1. PENGARUH PENGHINDARAN PAJAK (TAX AVOIDANCE), MANAJEMEN LABA, DAN KEPEMILIKAN MANAJERIAL TERHADAP BIAYA... Doi.Org/10.26618/Jrp.V4i2.6329PENGARUH PENGHINDARAN PAJAK TAX AVOIDANCE MANAJEMEN LABA DAN KEPEMILIKAN MANAJERIAL TERHADAP BIAYA Doi Org 10 26618 Jrp V4i2 6329
  2. PENGARUH CORPORATE GOVERNANCE, KEPEMILIKAN KELUARGA, KEPEMILIKAN INSTITUSIONAL DAN UKURAN PERUSAHAAN... ejournal.uigm.ac.id/index.php/EGMK/article/view/233PENGARUH CORPORATE GOVERNANCE KEPEMILIKAN KELUARGA KEPEMILIKAN INSTITUSIONAL DAN UKURAN PERUSAHAAN ejournal uigm ac index php EGMK article view 233
Read online
File size462.57 KB
Pages10
DMCAReport

Related /

ads-block-test