UNDIPUNDIP
Jurnal Riset Kesehatan MasyarakatJurnal Riset Kesehatan MasyarakatPersonal Hygiene merupakan upaya individu atau kelompok dalam menjaga kesehatan melalui kebersihan. Upaya ini memiliki peran signifikan dalam pertumbuhan dan perkembangan anak karena anak sekolah dasar berusia 6 sampai 12 tahun memiliki tubuh yang rentan terhadap masalah kesehatan. Penelitian ini bertujuan menggambarkan pengetahuan dan perilaku Personal Hygiene siswa SDN 19 Temajuk, Kecamatan Paloh, Kabupaten Sambas. Penelitian ini merupakan studi deskriptif dengan populasi penelitian sebanyak 51 orang; sampel terdiri dari 47 responden siswa kelas IV dan V. Data dikumpulkan melalui pengisian kuesioner dan observasi. Hasil menunjukkan bahwa pengetahuan baik diperoleh pada 34 responden (72,34%), pengetahuan cukup pada 9 responden (19,15%), dan pengetahuan kurang pada 4 responden (8,51%). Sementara itu, perilaku cukup tercatat pada 25 responden (53,19%), perilaku baik pada 15 responden (31,91%), dan perilaku kurang pada 7 responden (14,9%). Kesimpulan menunjukkan bahwa pengetahuan Personal Hygiene siswa kelas IV dan V di SDN 19 Temajuk sebagian besar berada pada kategori baik, sedangkan perilaku Personal Hygiene masih berada pada kategori cukup.
Berdasarkan hasil penelitian yang diperoleh dapat ditarik kesimpulan bahwa pengetahuan Personal Hygiene siswa kelas 4 dan 5 di Sekolah Dasar Negeri 19 Temajuk sebagian besar berpengetahuan baik, dan perilaku Personal Hygiene siswa rata-rata masih dalam kategori cukup.Penulis menyarankan agar siswa dapat menerapkan perilaku Personal Hygiene yang lebih baik, dan pihak sekolah sebaiknya menyediakan fasilitas penunjang seperti tempat cuci tangan, sabun dan air bersih yang cukup.
Penelitian selanjutnya dapat mengevaluasi efektivitas program edukasi kebersihan terstruktur yang diberikan kepada siswa SDN 19 Temajuk dengan menggunakan desain pra‑dan pasca intervensi untuk melihat perubahan pengetahuan dan perilaku; selanjutnya, studi dapat meneliti dampak peningkatan fasilitas sanitasi sekolah, seperti penambahan tempat cuci tangan, sabun, dan air bersih, terhadap perilaku kebersihan pribadi serta kejadian penyakit terkait; terakhir, penelitian kualitatif‑kuantitatif dapat menggali peran keterlibatan orang tua dan lingkungan rumah dalam mempertahankan praktik kebersihan pribadi anak, sehingga dapat diidentifikasi faktor‑faktor pendukung dan hambatan yang mempengaruhi konsistensi perilaku tersebut.
| File size | 340.86 KB |
| Pages | 8 |
| DMCA | Report |
Related /
LPPM UNASMANLPPM UNASMAN Pendampingan keluarga DM berbasis health coaching lima pilar yang terintegrasi budaya Mandar berhasil dilaksanakan di Puskesmas Anreapi dan terbukti efektif.Pendampingan keluarga DM berbasis health coaching lima pilar yang terintegrasi budaya Mandar berhasil dilaksanakan di Puskesmas Anreapi dan terbukti efektif.
POLTEKKES SMGPOLTEKKES SMG Untuk mempertahankan dan meningkatkan cakupan imunisasi yang tinggi, diperlukan pendekatan holistik yang mengintegrasikan edukasi kesehatan, pembangunanUntuk mempertahankan dan meningkatkan cakupan imunisasi yang tinggi, diperlukan pendekatan holistik yang mengintegrasikan edukasi kesehatan, pembangunan
LLDIKTI13LLDIKTI13 Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil intervensi perilaku siswa bermain game di handphone-nya mengalami penurunan. Berdasarkan hasil tersebut menunjukkanHasil penelitian menunjukkan bahwa hasil intervensi perilaku siswa bermain game di handphone-nya mengalami penurunan. Berdasarkan hasil tersebut menunjukkan
GLOBALHEALTHSCIENCEGROUPGLOBALHEALTHSCIENCEGROUP Oleh karena itu, upaya pencegahan dan penanggulangan kebakaran diperlukan untuk masyarakat, terutama di lingkungan sekolah dengan gedung bertingkat. KegiatanOleh karena itu, upaya pencegahan dan penanggulangan kebakaran diperlukan untuk masyarakat, terutama di lingkungan sekolah dengan gedung bertingkat. Kegiatan
STFTKIJNESTFTKIJNE Kolaborasi antara gereja dan pemerintah diperlukan untuk mengedukasi masyarakat, menghentikan penggunaan dopis, dan melakukan rehabilitasi terumbu karangKolaborasi antara gereja dan pemerintah diperlukan untuk mengedukasi masyarakat, menghentikan penggunaan dopis, dan melakukan rehabilitasi terumbu karang
POLTEKKES SMGPOLTEKKES SMG Metode: Penelitian kuasi‑eksperimental dengan desain kelompok kontrol tidak ekuivalen. Variabel independen adalah edukasi kesehatan melalui media video,Metode: Penelitian kuasi‑eksperimental dengan desain kelompok kontrol tidak ekuivalen. Variabel independen adalah edukasi kesehatan melalui media video,
POLTEKKES MKSPOLTEKKES MKS Penelitian ini dilakukan di RSUD. Chasan Boesorie Kota Ternate, data penelitian ini diperoleh dari data primer dengan menggunakan metode deskriftif observasionalPenelitian ini dilakukan di RSUD. Chasan Boesorie Kota Ternate, data penelitian ini diperoleh dari data primer dengan menggunakan metode deskriftif observasional
UNIKOMUNIKOM Oleh karena itu, diperlukan intervensi sensitisasi yang lebih intensif serta pengembangan sistem surveilans dan manajemen informasi yang terintegrasi untukOleh karena itu, diperlukan intervensi sensitisasi yang lebih intensif serta pengembangan sistem surveilans dan manajemen informasi yang terintegrasi untuk
Useful /
UNDIPUNDIP Populasi penelitian terdiri dari 21 kantin sekolah di Kecamatan Gunung Talang. Data dikumpulkan melalui observasi. Kecoa dikumpulkan menggunakan perangkapPopulasi penelitian terdiri dari 21 kantin sekolah di Kecamatan Gunung Talang. Data dikumpulkan melalui observasi. Kecoa dikumpulkan menggunakan perangkap
UNDIPUNDIP Penelitian ini menyimpulkan bahwa Kelurahan Panggung memiliki kepadatan larva sedang (DF=4) dan RW dengan tingkat kepadatan tertinggi adalah RW 9 denganPenelitian ini menyimpulkan bahwa Kelurahan Panggung memiliki kepadatan larva sedang (DF=4) dan RW dengan tingkat kepadatan tertinggi adalah RW 9 dengan
UNDIPUNDIP Hasil penelitian menunjukkan hubungan antara usia (0. 025), jenis kelamin (0. 001), masa kerja (0,001), dan beban kerja fisik (0. 003) dengan kejadianHasil penelitian menunjukkan hubungan antara usia (0. 025), jenis kelamin (0. 001), masa kerja (0,001), dan beban kerja fisik (0. 003) dengan kejadian
UNDIPUNDIP Penggunaan aplikasi e-PPGBM di Kabupaten Timor Tengah Selatan menghadapi kendala signifikan dalam entri data, baik dari faktor internal seperti keterampilanPenggunaan aplikasi e-PPGBM di Kabupaten Timor Tengah Selatan menghadapi kendala signifikan dalam entri data, baik dari faktor internal seperti keterampilan