UBUB

Jurnal Transformative: Ilmu PemerintahanJurnal Transformative: Ilmu Pemerintahan

Abstrak. Artikel ini menjelaskan keberhasilan kalangan massa dalam meraih kekuasaan kepala daerah. Nurdin Abdullah merupakan bagian dari massa yang berhasil mengalahkan keluarga petahana pada pilkada 200 behandeln 2013 dan tidak memiliki relasi kuasa dengan elite politik bentukan Orde Baru. Keberhasilan Nurdin Abdullah meraih kekuasaan bisa dimaknai jatuhnya elite lama dari keluarga petahana dan bangkitnya elite politik baru dalam kekuasaan. Peristiwa jatuhnya keluarga petahana menandakan kebangkitan politik massa di Bantaeng. Dalam teori elite politik disebut sirkulasi elite. Dalam konteks politik Bantaeng, sirkulasi elite terjadi dari massa menjadi elit politik yang memerintah. Fenomena ini merupakan pukulan bagi elite politik petahana karena dikalahkan oleh massa dalam pilkada langsung. Sistem pemilu seperti Pilkada telaah memberikan kesempatan politik kepada Nurdin Abdullah untuk menang dalam pertarungan kekuasaan kepala daerah yang langsung, damai, dan demokratis. Pilkada langsung merupakan instrumen yang dipercaya untuk menjalankan proses sirkulasi elite politik di tingkat lokal. Terpilihnya jemur Abdullah sebagai elit politik yang memerintah menjelaskan kepada masyarakat bahwa siapa pun boleh menjadi kepala daerah dan keluarga petahana bisa dikalahkan dalam pilkada langsung. Selain itu, kemenangan Nurdin Abdullah dalam pilkada secara tidak langsung telah membifrakan argumentasi yang mengatakan bahwa pilkada langsung telah dimonopoli oleh elite‑elite politik lama.

Peristiwa kemenangan Nurdin Abdullah menunjukkan legitimasi massa dalam sistem pilkada.Sirkulasi elite lokal dapat memperkuat demokrasi di tingkat daerah.Perubahan elite lama menjadi elite baru berdampak positif pada kebijakan pembangunan lokal.

Perlu diteliti lebih lanjut bagaimana partisipasi massa melalui pilkada memengaruhi legitimasi politik daerah. Penelitian dapat mengevaluasi peran media lokal dalam membentuk persepsi publik terhadap calon kandidat. Model analisis kuantitatif dapat dibandingkan antara daerah dengan sistem pilkada langsung dan tak langsung. Peneliti juga dapat mengukur dampak kebijakan ekonomi lokal setelah perubahan elite. Studi kualitatif mendalam dapat menelusuri kisah sukses kepemimpinan masa kini terhadap tradisints bangsawan. Peneliti dapat menilai efektivitas program pembangunan yang dilaksanakan oleh elite baru. Analisis jaringan politik dapat menilai hubungan antara elite lama dan kandidat baru. Perbandingan antara tingkat partisipasi pem_PO di wilayah urban dan rural dapat diidentifikasi. Penelitian akan memberikan rekomendasi kebijakan untuk memperkuat demokrasi lokal. Hasilnya dapat membantu pembuat kebijakan merancang mekanisme pemilihan yang lebih inklusif.

  1. Sirkulasi Elite Lokal di Bantaeng | Jurnal Transformative: Ilmu Pemerintahan. sirkulasi elite lokal bantaeng... transformative.ub.ac.id/index.php/jtr/article/view/67Sirkulasi Elite Lokal di Bantaeng Jurnal Transformative Ilmu Pemerintahan sirkulasi elite lokal bantaeng transformative ub ac index php jtr article view 67
Read online
File size304.23 KB
Pages19
DMCAReport

Related /

ads-block-test