STAIN KEPRISTAIN KEPRI

RUSYDIAH: Jurnal Pemikiran IslamRUSYDIAH: Jurnal Pemikiran Islam

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan merumuskan model komunikasi dakwah kultural Raja Ali Haji yang dibangun melalui integrasi nilai-nilai Islam dan tradisi sastra Melayu klasik dalam naskah Syair Abdul Muluk (1824 bait naskah). Dengan menggunakan metode kualitatif deskriptif yang didukung oleh pendekatan sejarah, hermeneutika sastra, serta sosiologi kebudayaan, penelitian ini mengeksplorasi kandungan teologis yang sengaja disisipkan di dalam struktur naratif fiksi kepahlawanan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Syair Abdul Muluk mengintegrasikan 12 pilar nilai Islam yang mencakup dimensi teologis (akidah/tawakal), syariat (ibadah), dan akhlak (etika kepemimpinan adil serta emansipasi gender syari). Model komunikasi dakwah dalam ini mengejawantahkan sebuah strategi dakwah kultural yang sistematis, di mana estetika sastra berfungsi sebagai saluran pelunak doktrin keagamaan agar adaptif bagi khalayak Melayu tradisional. Kajian ini juga menemukan fungsi purifikasi teks yang mengoreksi praktik sinkretisme lokal, seperti pergeseran fungsi ritus sesajen dalam tradisi lisan pertunjukan Dulmuluk, ke arah doa selamat syari. Implikasi penelitian ini menegaskan kontribusi penting sastra klasik abad ke-19 sebagai basis metodologis dakwah kontemporer yang persuasif, inklusif, dan mengedepankan keluhuran moral.

Berdasarkan analisis teoritis, historis, dan hermeneutik yang komprehensif, penelitian ini menyimpulkan bahwa Syair Abdul Muluk karya Raja Ali Haji bukan sekadar karya sastra fiksi romantik‑heroik, melainkan instrumen komunikasi dakwah kebudayaan yang dirancang secara sistematis dan memiliki dampak luas di dunia Melayu.Syair tersebut berhasil menyisipkan dua belas pilar nilai Islam ke dalam rima puisi klasik Melayu, sekaligus menyediakan model inculturasi dakwah melalui media fiksi yang dapat membersihkan praktik sinkretik lokal seperti sesajen menjadi doa sharia.Meskipun penelitian ini terbatas pada hermeneutika tekstual historis, temuan ini membuka peluang untuk studi penerimaan empiris pada penonton Dulmuluk modern serta perbandingan struktural dengan puisi abad ke‑19 lainnya.

Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi (1) bagaimana penonton Dulmuluk kontemporer merespons nilai‑nilai Islam yang terkandung dalam Syair Abdul Muluk, dengan menggunakan metode survei kombinasi wawancara mendalam dan analisis respons emosional untuk mengukur efektivitas strategi komunikasi dakwah budaya; (2) melakukan perbandingan struktural antara Syair Abdul Muluk dan puisi‑puisi klasik lain dari abad ke‑19 di wilayah Riau‑Lingga, guna mengidentifikasi pola penyisipan nilai‑nilai keagamaan serta variasi strategi inculturasi yang mungkin dipengaruhi oleh konteks politik dan sosial masing‑masing; serta (3) melakukan etnografi performatif pada kelompok teater Dulmuluk yang masih aktif, meneliti proses adaptasi dramaturgi, perubahan teks secara lisan, serta interaksi antara seniman, penonton, dan institusi budaya lokal dalam rangka menilai bagaimana model dakwah inculturasi dapat dipertahankan atau dimodifikasi di era digital. Penelitian‑penelitian ini akan memperkaya pemahaman tentang dinamika komunikasi dakwah melalui sastra dan pertunjukan tradisional, serta memberikan dasar empiris untuk kebijakan pelestarian budaya yang lebih inklusif.

  1. Development of Islamic Character Education Through The Naqsyabandiyah Qadiriyah Order Among The Sasak... jipp.unram.ac.id/index.php/jipp/article/view/2827Development of Islamic Character Education Through The Naqsyabandiyah Qadiriyah Order Among The Sasak jipp unram ac index php jipp article view 2827
  2. Pembelajaran Teater Tradisional Melalui Metode Sosiodrama Pada Kelas X SMA Islam Az-Zahrah Palembang... doi.org/10.31851/sitakara.v8i2.12830Pembelajaran Teater Tradisional Melalui Metode Sosiodrama Pada Kelas X SMA Islam Az Zahrah Palembang doi 10 31851 sitakara v8i2 12830
  3. HRMARS - The Success of Da'wah in Integrating Islamic Values into the Cultural Heritage of Terengganu.... doi.org/10.6007/IJARBSS/v14-i12/24312HRMARS The Success of Dawah in Integrating Islamic Values into the Cultural Heritage of Terengganu doi 10 6007 IJARBSS v14 i12 24312
  4. Epistemology of Tafsīr, Ta'wīl, and Hermeneutics: Towards an Integrative Approach | Journal of... doi.org/10.32350/jitc.141.08Epistemology of Tafsr Tawl and Hermeneutics Towards an Integrative Approach Journal of doi 10 32350 jitc 141 08
  5. Praxis International Journal of Social Science and Literature: Women's Role in the Cultural Transmission... doi.org/10.51879/PIJSSL/071201Praxis International Journal of Social Science and Literature Womens Role in the Cultural Transmission doi 10 51879 PIJSSL 071201
Read online
File size339.34 KB
Pages17
DMCAReport

Related /

ads-block-test