UNTARUNTAR

Phronesis: Jurnal Psikologi Industri/OrganisasiPhronesis: Jurnal Psikologi Industri/Organisasi

Penggunaan smartphone telah menjadi bagian integral dalam kehidupan remaja di era digital, khususnya di Jakarta, dengan tingkat kepemilikan smartphone yang terus meningkat. Smartphone menawarkan beragam manfaat, tetapi penggunaan yang berlebihan dapat memicu kecanduan, dikenal sebagai smartphone addiction, yang berpotensi memengaruhi subjective well-being seseorang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran smartphone addiction terhadap subjective well-being pada remaja di Jakarta. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif non- eksperimen dengan desain korelasional pada 349 remaja berusia 15 hingga 24 tahun yang belum menikah dan berdomisili di Jakarta yang dipilih dengan metode purposive sampling. Alat ukur yang digunakan dalam penelitian ini adalah Smartphone Addiction Scale - Short Version (SAS-SV) Indonesian Version dan Indonesian Well-Being Scale. Hasil analisis menggunakan regresi linier sederhana menunjukkan nilai T sebesar -8.350 dengan signifikansi 0.000 (<0.01), yang berarti adanya peran negatif yang signifikan antara smartphone addiction terhadap subjective well-being pada remaja di Jakarta. Temuan ini mengindikasikan bahwa penggunaan smartphone yang berlebihan dapat mengganggu kesejahteraan individu.

Penelitian ini menemukan bahwa smartphone addiction berpengaruh negatif signifikan terhadap subjective well-being remaja di Jakarta, dengan kontribusi sebesar 16,7% terhadap penurunan kesejahteraan (R² = 0,167).Semakin tinggi tingkat kecanduan, semakin rendah tingkat well-being yang dirasakan oleh remaja.Temuan ini menekankan pentingnya perhatian pada masalah kecanduan smartphone di kalangan remaja.

Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi faktor mediasi seperti dukungan sosial, strategi coping, atau kecerdasan emosional yang mungkin memoderasi hubungan antara smartphone addiction dan subjective well-being pada remaja, sehingga dapat menjawab pertanyaan: bagaimana peran dukungan sosial dalam mengurangi dampak negatif kecanduan smartphone terhadap kesejahteraan subjektif? Selain itu, studi longitudinal yang melibatkan sampel yang representatif dari berbagai provinsi di Indonesia, termasuk daerah perkotaan dan pedesaan, dapat menilai perubahan pola kecanduan smartphone dan well-being seiring waktu, untuk menjawab: apakah tren peningkatan penggunaan smartphone secara berkelanjutan mempengaruhi penurunan well-being secara kronologis pada populasi remaja? Terakhir, penelitian kualitatif dengan pendekatan wawancara mendalam atau focus group discussion dapat menggali persepsi remaja tentang pengalaman mereka dengan smartphone, sehingga dapat mengidentifikasi mekanisme psikologis dan sosial yang belum terdeteksi dalam model kuantitatif, menjawab pertanyaan: apa motivasi internal dan eksternal yang mendorong perilaku kecanduan smartphone di kalangan remaja Indonesia?.

  1. Development and Validation of a Smartphone Addiction Scale (SAS) | PLOS One. development validation smartphone... journals.plos.org/plosone/article?id=10.1371/journal.pone.0056936Development and Validation of a Smartphone Addiction Scale SAS PLOS One development validation smartphone journals plos plosone article id 10 1371 journal pone 0056936
  2. Development and Validation of the Smartphone Addiction Inventory (SPAI) | PLOS One. development validation... journals.plos.org/plosone/article?id=10.1371/journal.pone.0098312Development and Validation of the Smartphone Addiction Inventory SPAI PLOS One development validation journals plos plosone article id 10 1371 journal pone 0098312
Read online
File size323.97 KB
Pages11
DMCAReport

Related /

ads-block-test