AIRAAIRA

Mumtaz: Jurnal Ekonomi dan Bisnis IslamMumtaz: Jurnal Ekonomi dan Bisnis Islam

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh krisis produktivitas kinerja di PT Dyandra Promosindo, yang dipicu oleh isu ketimpangan kompensasi pada saat peak season serta lemahnya eksekusi budaya tim di lapangan. Studi ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh kompensasi dan budaya kerja terhadap kinerja karyawan, serta menguji peran kepuasan kerja sebagai variabel mediasi. Menggunakan pendekatan kuantitatif, data dikumpulkan dari 100 responden melalui metode sensus dan dianalisis menggunakan Partial Least Squares-Structural Equation Modeling (PLS-SEM). Hasil penelitian mengungkapkan bahwa budaya kerja merupakan pendorong utama yang berdampak positif dan paling signifikan terhadap kinerja karyawan. Sebaliknya, kompensasi dan kepuasan kerja terbukti tidak memberikan pengaruh langsung yang signifikan terhadap capaian kinerja. Selain itu, kepuasan kerja juga ditemukan tidak mampu (gagal) memediasi hubungan antara kompensasi maupun budaya kerja terhadap kinerja karyawan. Sebagai implikasi manajerial, perusahaan disarankan untuk memperkuat otonomi lapangan dan kolaborasi lintas fungsi guna memacu kinerja. Sementara itu, perbaikan skema insentif tetap diperlukan untuk menjaga kepuasan kerja, namun harus selalu diiringi dengan sistem coaching yang ketat agar rasa puas tersebut dapat bertransformasi secara terukur menjadi hasil kerja yang produktif.

Penelitian ini menginvestigasi krisis produktivitas di PT Dyandra Promosindo dengan mengevaluasi pengaruh kompensasi dan budaya kerja terhadap kinerja karyawan, serta menguji peran kepuasan kerja sebagai variabel mediasi.Menggunakan pendekatan kuantitatif melalui metode sensus terhadap 100 responden yang dianalisis dengan PLS-SEM, studi ini menemukan bahwa budaya kerja merupakan pengungkit paling dominan dan signifikan dalam mendorong peningkatan kinerja operasional sekaligus mendongkrak kepuasan kerja.Sebaliknya, kompensasi hanya terbukti signifikan dalam meningkatkan kepuasan kerja sebagai penjaga stabilitas psikologis karyawan, namun tidak memberikan dampak langsung terhadap capaian kinerja teknis di lapangan.Lebih lanjut, kepuasan kerja juga terbukti tidak berpengaruh langsung terhadap produktivitas dan gagal berfungsi sebagai pemediator antara kompensasi maupun budaya kerja terhadap kinerja.Dalam perspektif Islam, kompensasi yang adil, budaya kerja yang berlandaskan nilai amanah, disiplin, profesionalisme (itqan), dan kerja sebagai bentuk ibadah menjadi faktor penting dalam membangun kepuasan dan kinerja karyawan.Islam menekankan pentingnya keadilan, tanggung jawab, serta pemberian penghargaan yang layak kepada pekerja sebagai bagian dari etika organisasi dan kemaslahatan bersama.Oleh karena itu, penerapan nilai-nilai Islam dalam sistem manajemen sumber daya manusia dapat menjadi strategi efektif dalam meningkatkan loyalitas, produktivitas, dan kualitas kinerja karyawan di PT Dyandra Promosindo.Perusahaan juga direkomendasikan untuk memperkuat otonomi lapangan dan sistem coaching, sementara penelitian lanjutan disarankan untuk mengeksplorasi faktor kepemimpinan proaktif atau adopsi teknologi acara guna melengkapi sisa 46,9% variasi kinerja di luar model yang telah diuji secara optimal ini.

Berdasarkan hasil penelitian, disarankan untuk melakukan penelitian lanjutan dengan fokus pada faktor kepemimpinan proaktif dalam meningkatkan kinerja karyawan. Selain itu, perlu juga dieksplorasi bagaimana adopsi teknologi acara dapat meningkatkan produktivitas dan kepuasan kerja. Penelitian lanjutan juga dapat dilakukan untuk menguji pengaruh variabel manajerial lain di luar model yang telah diuji dalam penelitian ini, seperti pelatihan dan pengembangan karyawan, serta budaya organisasi secara keseluruhan.

  1. Job Satisfaction in Contemporary Organizations : theoretical study | Social Empowerment Journal. job... journals.lagh-univ.dz/index.php/sej/article/view/4288Job Satisfaction in Contemporary Organizations theoretical study Social Empowerment Journal job journals lagh univ dz index php sej article view 4288
  2. Sharia Compensation Schemes and Employee Performance in Contemporary Islamic Economics | MILRev: Metro... doi.org/10.32332/milrev.v4i2.11192Sharia Compensation Schemes and Employee Performance in Contemporary Islamic Economics MILRev Metro doi 10 32332 milrev v4i2 11192
  3. DAMPAK SERTIFIKASI KOMPETENSI TERHADAP EFEKTIVITAS KERJA SDM MICE | JURNAL LENTERA BISNIS. sertifikasi... plj.ac.id/ojs/index.php/jrlab/article/view/1508DAMPAK SERTIFIKASI KOMPETENSI TERHADAP EFEKTIVITAS KERJA SDM MICE JURNAL LENTERA BISNIS sertifikasi plj ac ojs index php jrlab article view 1508
  4. Employee Performance: Exploring the Nexus of Nonstandard Services, Psychological Contracts, and Knowledge... doi.org/10.1155/2024/6746963Employee Performance Exploring the Nexus of Nonstandard Services Psychological Contracts and Knowledge doi 10 1155 2024 6746963
Read online
File size986.92 KB
Pages16
DMCAReport

Related /

ads-block-test